Inventarisasi Tugu Pancasila Nglorok Perkuat Pelestarian Sejarah Ideologi di Pacitan (Dana Indonesiana 2025)
PRABANGKARANEW.COM, Pacitan – Kegiatan Inventarisasi dan Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) Kabupaten Pacitan kembali dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026 dengan fokus pendataan situs bersejarah di wilayah Kecamatan Ngadirojo. Salah satu objek yang dikaji adalah Tugu Pancasila Nglorok, sebuah situs yang merekam dinamika sejarah ideologi negara pada masa pemerintahan Orde Baru. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya lokal yang memiliki nilai sejarah, edukasi, dan simbolik bagi masyarakat.
Dalam proses inventarisasi tersebut, tim melakukan pendataan terhadap bangunan dan situs yang telah berusia lebih dari 50 tahun serta memiliki nilai historis. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menegaskan pentingnya pelestarian unsur kebudayaan, termasuk bangunan bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan bangsa dan perkembangan ideologi negara.
Tugu Pancasila Nglorok diperkirakan dibangun pada dekade 1970–1980-an pada masa pemerintahan Soeharto. Pendirian tugu tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang mendorong pembangunan simbol-simbol Pancasila di berbagai lingkungan pemerintahan hingga tingkat kecamatan. Kebijakan itu bertujuan memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara di tengah kehidupan masyarakat.
Keberadaan tugu tidak hanya berfungsi sebagai elemen fisik ruang publik, tetapi juga sebagai media edukasi ideologis. Melalui simbol tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenal, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penempatannya di depan Kantor Kawedanan Nglorok dipilih karena lokasinya strategis, terbuka, dan mudah diakses masyarakat sehingga pesan ideologis dapat hadir secara nyata di ruang publik.
Pada periode yang sama, pemerintah Orde Baru juga menjalankan program Penataran P4 sebagai bagian dari strategi nasional penanaman nilai-nilai Pancasila. Program tersebut dilaksanakan secara luas melalui pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi ideologi negara di berbagai daerah di Indonesia. Tugu Pancasila Nglorok menjadi salah satu penanda sejarah dari kebijakan ideologis negara pada masa tersebut.
Dengan demikian, Tugu Pancasila Nglorok tidak hanya dipahami sebagai bangunan monumental semata, tetapi juga sebagai simbol sejarah ideologi bangsa yang memiliki nilai penting dalam perjalanan sosial-politik Indonesia. Inventarisasi dan kajian terhadap situs ini diharapkan dapat memperkaya dokumentasi sejarah lokal Pacitan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya dan sejarah bangsa.
Penulis: Amat Taufan, Agoes Hendriyanto
