PRABANGKARANEWS.COM || TNI – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI dan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Mabes TNI, bertempat di Subden Merdeka Barat Denma Mabes TNI, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2020).
Penulis: prabangkara
PRABANGKARANEWS.COM || BREBES – Untuk mengantisipasi jumlah kendaraan yang diprediksi akan mengalami kenaikan selama libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhamad SAW, mulai 28 Oktober-1 November 2020, hari ini Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melaksanakan pengecekan di Exit Tol Brebes, Selasa (27/10/2020)
PRABANGKARANEWS.COM || JAKARTA, Selasa, 27 Oktober 2020 – Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Sumatera Utara dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 27 Oktober 2020. Bersama rombongan terbatas, Kepala Negara lepas landas menuju Kabupaten Tapanuli Utara dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekira pukul 07.00 WIB.
PRABANGKARANEWS.COM || Manokwari. kasuari18 – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr(Han) yang didampingi Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Ferry Zein, Kakumdam XVIII/Kasuari, dan Waasintel Kasdam XVIII/Kasuari, menerima kunjungan Delegasi Regional Komite Internasional Palang Merah ( International Comittee of the Red Cross/ICRC) untuk Indonesia dan Timor Leste yang dikepalai Mr. Alexander Faite, Senin (26/10/2020) di Markas Kodam XVIII/Kasuari, Trikora Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.
PRABANGKARANEWS.COM || INTAN JAYA – Hari ini, Senin (26/10/2020) Tim Gabungan TNI Polri melakukan penindakan terhadap kelompok KKSB di Kp Jalai Distrik Sugapa Kab Intan Jaya. Ini merupakan hasil pengembangan pasca penghadangan TGPF oleh KKSB 9 Okt 2020 lalu. Dari hasil pengembangan dan pengumpulan informasi dari masyarakat diperoleh informasi akurat bahwa salah satu kelompok KKSB bermarkas di Kp Jalai Distrik Sugapa.
Salah Ketik (Typo) Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik
Opini oleh : Jerry Massie*
Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan ketidakprofesionalnya lembaga negara dalam membuat regulasi. Berkelit salah ketik menjadi alasan klasik dalam membuat sesuatu. Sejauh ini, senjata utama ala Typo atau salah ketik. Alasannya saya nilai lantaran kurang koordinasi, kurang keterbukaan dan kurang sosialisasi ke publik.
