kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestieSekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah PemudaBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIYAloha4daloha4daloha4daloha4dbimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacoraktivitas berkelanjutan dan stabilitas putaranbonus dinamis dan respons periodekarakter aktivitas dan variasi rtppola adaptif dan performa objektifriset data dan performa terukurritme putaran dan aktivitas konsistenrtp adaptif dan tren performastatistik modern dan efisiensi aktivitassinkronisasi timing dan bonustiming digital dan stabilitas hasilanalisis karakter bonus sistememosi fokus objektifevaluasi aktivitas digital berkelanjutanpola konsistensi performastabilitas performa adaptifstrategi adaptif konsistenstrategi momentum terukurstrategi pengambilan keputusanstrategi psikologis modernstudi rtp faktor pendukung ekonomi perilaku dan aktivitas efisienfaktor performa dan data historispengalaman pengguna dan hasil tak terdugapreferensi pengguna dan pilihan utamaritme interaktif dan performa konsistenrtp adaptif dan momentum optimalscatter adaptif dan peluang digitalsinkronisasi keputusan dan performasistem interaktif dan strategi virtualvariabel acak dan pola tersembunyievaluasi data karakteristik unikevaluasi variabel acakmomentum efisiensi aktivitas digitalritme harian performartp adaptif jangka panjangstrategi disiplin adaptifstrategi modal terukurstrategi probabilitas bertahapstudi bonus dinamisstudi probabilitas moderndata jangka pendek dan performa konsistenkarakteristik unik dan data komputasionalperilaku digital dan deteksi anomaliprobabilitas real time dan keputusan akuratsimbol dinamis dan stabilitas hasilsimulasi numerik dan strategi terukurstatistik modern dan frekuensi bonusstruktur visual dan pengamatan datavariabel dinamis dan strategi bertahapvolatilitas modern dan ritme efektifevaluasi sistem interaktiffaktor efektivitas bonus berkalapola dan efisiensi keputusansimulasi dinamis ritme aktivitasstrategi adaptif probabilistikstrategi konsistensi performa digitalstrategi perolehan bertahapstrategi pola adaptif modernstudi respons sistem moderntiming aktivitas dan stabilitaspenelitian perilaku digital menemukan fenomena baru dalam pengambilan keputusan modernstudi ilmiah mengungkap alasan manusia tertarik pada pola yang tidak terdugaanalisis psikologi modern menyoroti perubahan cara berpikir generasi digitalpenelitian terbaru menemukan hubungan unik antara perhatian dan pengambilan keputusankajian akademik mengungkap bagaimana manusia merespons ketidakpastian secara alamistudi perilaku manusia menemukan pola adaptasi yang jarang disadari publikpenelitian kognitif mengungkap mekanisme tersembunyi di balik keputusan spontananalisis ilmiah menemukan fenomena baru dalam perilaku pengguna era digitalstudi psikologi digital menyoroti perubahan kebiasaan pada masyarakat modernpenelitian modern mengungkap mengapa perhatian manusia mudah bergeser secara cepatdeteksi peluang dini keputusan strategistarget profit bertahap konsistensi performaprediksi parlay berbasis data objektifpendekatan sederhana meningkatkan akurasi pembacaanadaptasi strategis untuk hasil kompetitifvariasi ritme temporal strategi efektifdinamika kompetisi global bernilai tinggistrategi operasional modern minimalkan keputusanstatistik harian untuk strategi efisienekstraksi nilai data untuk presisi evaluasiteknik evaluasi peluang jangka panjangdinamika odds perspektif probabilitasstatistik harian kelola risiko peluangpola aktivitas harian konsistensi performaanalisis formasi modern untuk peluangtarget profit realistis dukung keputusanpendekatan statistik strategi parlay sistematisefisiensi operasional strategi berbasis datavariasi ritme temporal dan momentumadaptasi strategis mikro penentu konsistensiputaran otomatis untuk sesi terarahstatistik rtp baca pola analitismemahami pola dengan lebih cermatpola bermain panduan waktu stabilrotasi fitur bantu baca momentum teknik dan pola harian terarahupgrade gaya bermain dan ritmeputaran gratis uji pola agresiftransisi game bantu baca momenpola dan respons cepat adaptifdata dan konsistensi hasilperforma digital dan jalur terukurperilaku interaktif dan data rtppola adaptif dan keputusan modernprobabilitas modern dan bonus optimalputaran adaptif dan stabilitas hasilritme aktivitas dan performa konsistensistem pengganda dan bonus berkelanjutanstatistik adaptif dan teknik terukurtiming digital dan momentum performaanalisis efektivitas interaksi digitaleksplorasi variabel acakkajian data adaptif objektifobservasi numerik transisi ritmepanduan sinkronisasi digitalpenelitian karakter dinamisstatistik eksperimental konsistensi responsstrategi probabilitas adaptifstruktur dinamis menariktelaah data empiris modernanalisis faktor bonusanalisis momentum aktivitasmetode observasi rtppendekatan keuangan rasionalsimulasi perubahan ritmestrategi kesabaran stabilstudi pola responstiming aktivitas positiftransformasi perilaku capaianstrategi variabilitas sistemanalisis ritme pengambilan keputusansinkronisasi waktu dengan strategi individualmentalitas kompetitif dukung strategi efektifintegrasi rtp dan timing adaptifpemilihan permainan fondasi profitabilitas berkelanjutanoptimalisasi modal terbatas dengan strategi terukurtransformasi risiko untuk konsistensi performadiversifikasi modal kendali risiko operasionalmodel parlay berbasis datapemahaman unsur permainan dan strategiPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorekonomi perilaku dan aktivitas efisienfaktor performa dan data historispengalaman pengguna dan hasil tak terdugapreferensi pengguna dan pilihan utamaritme interaktif dan performa konsistenrtp adaptif dan momentum optimalscatter adaptif dan peluang digitalsinkronisasi keputusan dan performasistem interaktif dan strategi virtualvariabel acak dan pola tersembunyialgoritma adaptif dan efisiensi aktivitasbonus observatif dan momentum terukurfokus terstruktur dan strategi stabilkesalahan mikro dan keputusan efektifperilaku digital dan perolehan sistematispola adaptif dan stabilitas performapsikologi dan matematika modernputaran berbasis data dan konsistensitiming real time dan respons adaptifvariabel acak dan sistem pengganda analisis strategi rp95 jutadampak dinamika lingkunganfenomena digital stabilitas performaindikator pergeseran lapanganpanduan siklus interaktifpenelitian respons visualpengujian berulang sistemritme dan efektivitasstrategi adaptasi berbasis datafaktor bantu baca cepatanalisis modal terbatasanalisis momentum aktivitasanalisis sistem adaptifobservasi skema adaptifprobabilitas dinamis keputusan terukurriset tren digitalstrategi kombinasi konsistenstrategi perilaku penggunastudi performa historistiming aktivitas stabilitas performaadaptasi server dan peluang optimalnavigasi visual dan performa stabilpendekatan data dan potensi optimalpengendalian emosi dan strategi efektifperilaku digital dan faktor adaptifpola modern dan strategi adaptifprobabilitas terapan dan pencapaian terukurputaran dinamis dan keputusan psikologisscatter adaptif dan bonus berkelanjutantiming interaktif dan respons konsistenbonus dinamis dan efisiensi aktivitasnumerik modern dan efisiensi keputusanperilaku adaptif dan konsistensi hasilpola interaktif dan strategi observasiprobabilistik sederhana dan performa stabilritme putaran dan perolehan terukurrtp live dan momentum objektifrtp real time dan akurasi prediktifstatistik mobile dan aktivitas terukurtiming responsif dan keputusan akuratbonus adaptif dan pencapaian bertahapfaktor adaptif dan performa konsistenfenomena interaktif dan perubahan sistemkognitif modern dan keputusan adaptifmekanisme adaptif dan dinamika sistemperilaku digital dan respons penggunaputaran dinamis dan struktur variabelstatistik data dan respons modernstrategi terukur dan hasil stabiltiming aktivitas dan strategi efektifanalisis data efisienanalisis stabilitas rngevaluasi statistik performa stabilfenomena scatter dan peluangpola rtp adaptif konsistenpsikologi bermain santairitme permainan dan responsstrategi bonus digitalstrategi respons sistem cepatstrategi taruhan efektifanalisis momentum positifanalisis perubahan trenanalisis rtp jangka panjangbonus adaptif penggunamomentum perubahan kecilobservasi stabilitas performapola interaksi konsistenstrategi perilaku digitalstrategi terukur efisiensi waktustudi indikator menarikbonus adaptif dan respons sistemfaktor performa dan pencapaian bertahapfluktuasi mikro dan timing responspengelolaan emosi dan aktivitas digitalperilaku konsisten dan stabilitas hasilpola dinamis dan respons real timepsikologi adaptif dan keputusan konsistenputaran berulang dan respons interaktifrtp adaptif dan sistem digital visual interaktif dan pendekatan bertahapdata historis dan indikator berulangperilaku digital dan keputusan adaptifpola adaptif dan indikator bonusprobabilitas dinamis dan efisiensi aktivitasrtp real time dan momentum aktivitassiklus sirkadian dan fokus aktivitassimulasi jangka panjang dan pembacaan momentumstatistik modern dan stabilitas hasilstruktur kombinasi dan respons penggunatiming aktivitas dan respons sistemfaktor performa dan efisiensi aktivitaskomunitas digital dan konsistensi aktivitaskomunitas digital dan respons adaptifmetode manual dan pendekatan terukurperilaku digital dan pencapaian bertahappola dinamis dan rtp adaptifputaran modern dan respons penggunateknik sederhana dan keputusan stabilteknologi interaktif dan mekanisme rtpvariabel adaptif dan hasil konsistentransformasi pola pikir untuk konsistensisinergi probabilitas dan stabilitas mentalefektivitas manajemen modal berkelanjutanalokasi modal terukur keputusan rasionalevaluasi strategi modern optimalisasi peluanganalisis unsur permainan berbasis datasinkronisasi waktu bermain dengan pengguna adaptifeksplorasi ritme untuk strategi dinamispemilihan permainan faktor kunci strategiintegrasi rtp dan timingtransformasi mindset untuk performa berkelanjutananalisis pengambilan keputusan strategiskontrol risiko dan kesabaran adaptifsegmentasi modal pengelolaan risikopemilihan permainan ritme profitabilitas jangka panjangintegrasi rtp dan momentum strategi dataevaluasi kombinasi parlay untuk stabilitassinkronisasi waktu dengan strategi individualanalisis ritme peluang adaptifoptimalisasi modal terbatas strategis terukuranalisis perilaku penggunaevaluasi momentum dinamiskajian ritme interaktifmetode komparatif stabilpanduan perubahan strukturpenelitian efisiensi aktivitaspenelusuran penyebab pergeseranpengamatan tren berkelanjutanriset visual adaptifstrategi capaian rp67 jutabonus adaptif dan pencapaian terukurfaktor adaptif dan respons digitalobservasi data dan dinamika sistempengaturan waktu dan efisiensi strategipola temporal dan variasi performaprobabilitas dan stabilitas hasilrtp adaptif dan stabilitas hasilstatistik modern dan keputusan terukurtiming aktivitas dan respons sistemtiming interaktif dan tren aktivitasputaran otomatis untuk sesi terarahstatistik rtp bantu baca polamemahami pola dengan lebih cermatpanduan waktu mengurangi fluktuasi hasilrotasi fitur bantu baca momentumteknik dan pola harian terarahupgrade gaya bermain lebih mudahputaran gratis uji pola agresiftransisi game tepat baca momen krusialpengamatan pola dan respons cepat

Dokter Itu Mencapai Puncak Gunung

Dokter Itu Mencapai Puncak Gunung
SHARE

Sebuah Cerpen Esai (1)

Kematian itu bukan sekadar angka dalam tabel statistik. Itulah responku ketika membaca berita sudah lebih dari 100 dokter di Italia wafat karena terpapar virus corona (2). Atau di Indonesia, dinyatakan sudah 24 dokter meninggal terkena Covid-19 (3).

Dokter itu tak hanya data. Ia punya keluarga. Ia punya istri dan anak yang menyanginya. Ia punya adik seperti aku ini yang sangat dekat padanya.

Sudah dua minggu aku berkerja di rumah. Itu hal yang tak sulit. Tapi kehilangan Cahya, kakak kandungku, dokter yang penuh pengabdian, sungguh menyentak. Dua malam sudah tidurku tak nyenyak.

Ketika Cahya wafat, dari rumah sakit, ia langsung dibawa ke pemakaman. Aku hanya bisa melihat dari jauh, bersama istri, anaknya dan cucunya.

Sejak seminggu ia diisolasi, aku tak melihat wajahnya. Ketika wafat, ia juga dibungkus kantong plastik. Tak pernah kubayangkan, berpisah dengan kakakku dalam suasana seperti itu.

Di hari ketiga kematiannya, kami tahlilan seadanya. Dokter Bambang sahabatnya iku hadir. Bambang ikut merawat kakakku ketika diisolasi.

Setelah tahlilan, Bambang berbisik padaku. “Jak, ada pesan dari kakakmu.” Aku kaget. “Ya, mas Bambang. Pesan apa ya?” Ujar Bambang: “Tak terlalu jelas. Ia terbata-bata. Hanya terdengar seperti “Tolong sampaikan ke Jaka. Aku mencapai puncak gunung.”

Aku terdiam. Itu kalimat yang sering ia ulang-ulang di masa kami remaja. Kini usiaku 57 tahun. Usia Cahya 59 tahun. Jarak usia kami hanya dua tahun.

Walau kakak-adik, kami juga kawan bermain. Banyak kawanku menjadi kawannya. Atau kawannya menjadi kawanku.

Sejak kematiannya, aku tidur sangat larut malam. Datang kembali memori bersama sejak masa kecil.

Ujarku dalam hati. “Cahya, kakakku sayang. Banyak yang aku sesali justru di babak akhir hidupmu. Kau seperti dulu. Keras kepala. Nekad.”

“Jika masih ada yang aku syukuri, itu karena kau mendapatkan harapanmu sejak dulu. Dirimu merasa sudah mencapai puncak Gunung.

-000-

Teringat saat aku kelas 1 SMA. Cahya kelas 3 SMA. Paman Beni sering berkunjung ke rumah. Paman sangat pandai bercerita dan mengugah semangat. Banyak pelajaran hidup kami peroleh dari paman. Ia seorang tentara.

Baca Juga  Desain Surat Suara Pilpres 2024

“Tak ada kebahagiaan yang lebih tinggi bagi seorang tentara,“ ujar Paman, “Kecuali, ia mati dalam tugas. Manusia yang hidup untuk berjuang, hidupnya lebih bermakna. Ibarat pendaki, ia sudah sampai di puncak gunung.”

Inilah pertama kali aku mendengar istilah perlunya manusia sampai di puncak gunung. Kakakku Cahya sangat senang dengan istilah itu. Berkali-kali ia ulang: “Hidupku harus sampai di puncak gunung.”

Ia berkata kepada Paman Beni. “Paman, saya juga senang untuk sampai di puncak gunung. Tapi saya tak ingin berjuang seperti tentara yang kadang harus membunuh orang.”

“Saya ingin menjadi pejuang perdamaian yang menyembuhkan orang. Dokter akan menjadi profesi saya. Dedikasi saya nanti dalam melayani pasien sama tingginya seperti Mozart ketika main piano. Sama intensnya seperti Van Gogh ketika melukis.”

Keluarga kami banyak membaca. Sejak SMA, kami tahu Mozart, Van Gogh, Sigmun Freud, hingga William Shakepeare. Paman Beni juga yang banyak mempengaruhi.

Kakak mulai suka profesi dokter karena setiap Kamis malam ia mengikuti serial Dr. Kildare di TVRI. (4) Ini dokter muda yang pintar, ganteng, banyak disukai terutama pasien wanita.

Jika datang jam tayang serial itu, kakak tak bisa diganggu. Bahkan ia seringkali memaksaku ikut menonton menemaninya. Richard Chamberlien membintangi film itu.

Aku tak ingat lagi detail ceritanya. Tapi ada satu adegan yang aku ingat. Saat itu Dr. Kildare memeriksa wanita muda cantik yang agak genit. “Sakit apa yang kamu rasakan?” tanya Dr. Kildare. Gadis muda itu menjawab, “Aku bersedia menyatakan sakit apa saja asal bisa menjadi pasienmu.”

Aku dan kakak tertawa. Dr Kildare menjadi idola kakak. Suatu kali ia berkata: “Jaka, bagiku dokter itulah tentara di masa damai. Perangnya melawan penyakit.”

“Dokterpun bisa mati dalam tugas. Itu sama mulianya dengan tentara yang mati dalam tugas. Mereka sama-sama mencapai puncak gunung.”

-000-

Tahun 2020, usia Cahya sudah 59 tahun. Bulan Januari awal ia sudah pensiun sebenarnya. Apalagi yang mau ia cari?

Ia memiliki rumah sakit ukuran sedang. Ini sudah memberikan kenyamanan penghasilan walau ia tak bekerja lagi. Ia beberapa kali mendapatkan penghargaan di bidangnya, ahli paru-paru.

Baca Juga  Misi Rahasia “Agen” Justin Hubner, Naturalisasi Senyap Dimulai di Liga Belanda

Namun Febuari 2020, ketika isu virus corona muncul, ia niatkan aktif kembali menjadi dokter. Kembali ia ingin menjumpai pasien.

Istri, anak dan cucunya protes. “Ayah, banyak tenaga muda di luar sana. Ayah tak lagi muda. Imunitas Ayah jauh berkurang. Ayah mau bunuh diri?”

Cahya hanya tertawa memeluk putri tersayang yang selalu bertindak menjadi komandan pengawas. “Sayang,” ujar Cahya, “Tenaga medis sangat kurang sekali. Ahli paru-paru seperti Ayah dibutuhkan.”

“Virus Corona itu seperti musuh yang masuk ingin menguasai negara kita. Dokter itu seperti tentara. Ia berada di garis depan. Ini musuh datang di depan mata, kok Ayah malah sembunyi?”

“Bagaimana jika Ayah terpapar Virus Corona,” tanya putrinya lagi. “Sayang,” ujar Cahya, “Ayahmu ini ahli paru-paru. Tahulah Ayah cara melindungi diri.”

Seperti biasa, ketika berkehendak, Cahya tak bisa dihalangi.

-000-

Cahya kembali bertugas. Hampir setiap hari ia curhat padaku. Lebih sering ia menelfonku hanya untuk melepas ketidak-puasannya.

Sebagai dokter senior, beberapa kali ia kecewa dengan pernyataan Menteri Kesehatan. Sang menteri banyak membuat pernyataan yang tak perlu dan blunder. Misalnya, ia menantang ahli dari Harvard untuk masuk ke Indonesia. Ia meyakini Indonesia bebas Virus Corona. (4)

Tak lama kemudian, Jokowi sendiri mengumumkan virus corona sudah menelan korban. Bahkan saat itu angka kematian akibat Virus Corona di Indonesia termasuk paling tinggi.

Cahya juga mengeluh kurangnya fasilitas dan alat kesehatan di rumah sakit rujukan. Ada satu ruang isolasi luasnya hanya 3 x 4 m2. Ruang itu diisi oleh enam orang. (5)

Padahal keenam orang itu belum diketahui pasti apakah positif atau tidak tertular virus. Bisa jadi, di ruang itu malah mereka saling menularkan.

Ada beberapa pasien yang sudah ditest darah dan thorax. Hasilnya baik. Tapi ia belum ditest Swab. Alatnya belum ada. Akibatnya, masih belum diketahui, ia positif atau negatif terpapar Virus Corona.

Pasien itu diminta menunggu berhari-hari di rumah sakit. Ia dilarang pulang. Jangan-jangan justru karena di rumah sakit, ia akhirnya terpapar.(6)

Cahya sendiri bekerja penuh dedikasi. “Tapi Jaka, jumlah tenaga medis tak cukup untuk melayani. Aku kadang harus menginap di rumah sakit. Hanya tidur 2-3 jam saja. (7) Bahkan ada dokter yang kelelahan dan tidur di lantai.” (8)

Baca Juga  Lestarikan Warisan Budaya, Perpustakaan Boyolali Gelar Sosialisasi Identifikasi dan Penelusuran Naskah Kuno 2026

Dugaanku ketika Cahya lelah dan lengah, saat itulah ia terpapar oleh pasiennya sendiri.

-000-

Ketika masuk ruang isolasi pertama kali, Cahya mengirimkan pesan WhatsApp di japri.”Jaka, aku titip Rani.”

Teks itu lima hari sebelum kematiannya. Aku menduga ia sudah punya data dan firasat.

Rani adalah cucu kesayangannya berusia baru 8 tahun. Ayah dan Ibu Rani wafat kecelakaan mobil. Rani tinggal bersama Cahya dan Istri. Dua anak Cahya lainnya sudah menikah dan tinggal di rumah berbeda.

Hari itu, kuajak Rani main ke rumahku. Kutanya ia ingin menjadi apa besar nanti. “Aku ingin menjadi seperti kakek Cahya, menjadi dokter,” ujar Rani.

“Dengar ya sayang,” kataku kepada Rani. “Pilih saja, apapun yang berdetak di hatimu. Tapi apapun yang dirimu pilih, upayakan dirimu sampai ke puncak gunung.” Kuulangi berkali-kali kalimat favorit kakeknya.

“Ya, kakek Jaka,” jawab Rani senang.

Kupeluk Rani. “Ya, Allah, serasa aku memeluk jiwa kakakku.” (*)

April 2020

Catatan

1). Catatan kaki sangat sentral posisinya dalam cerpen esai. Ia sumber pokok cerita. Teks di atasnya hanya dramatisasi agar kisah sebenarnya lebih menyentuh.

Kisah dalam cerpen ini semata fiksi. Namun ia mengembangkan spirit seorang dokter senior di Perancis, Usia 68 tahun. Ia seharusnya sudah pensiun. Tapi ia ingin kembali aktif membantu kolega. Perancis menurutnya membutuhkan lebih banyak tenaga medis. Akhirnya, ia sendiri terpapar dan wafat. https://www.google.co.id/amp/s/amp.theguardian.com/world/2020/mar/22/he-sacrificed-himself-tributes-to-first-french-doctor-to-die-from-coronavirus

2). Jumlah dokter yang wafat karena Virus Corona di Itali melampaui angka 100. https://www.google.co.id/amp/s/www.thelocal.it/20200409/more-than-100-doctors-have-now-died-in-italys-coronavirus-outbreak/amp

3). Jumlah dokter yang wafat karena Virus Corana berjumlah 24. https://www.indozone.id/amp/0ysxeX/tangani-pasien-virus-corona-24-dokter-di-indonesia-meninggal-dunia

4). Menteri kesehatan menantang ahli dari Harvard masuk ke Indonesia. Menururnya Indonesia bebas Corona, antara lain karena banyak berdoa. https://m.liputan6.com/health/read/4177135/menkes-terawan-tantang-harvard-cek-virus-corona-di-indonesia

5). Sarana medis di Rumah Sakit rujukan tidak memadai. https://megapolitan.kompas.com/read/2020/03/16/11543851/rsud-rujukan-pemerintah-untuk-tangani-virus-corona-kurang-memadai-ini?page=all#page4

6). Lihat catatan kaki no 5

7). Dokter kurang istirahat. https://www.google.co.id/amp/s/news.okezone.com/amp/2020/04/01/525/2192620/curhat-dokter-saat-pandemi-corona-beban-kerja-bertambah-tidur-tak-bisa-nyenyak

8). Bahkan ada dokter yang tidur di lantai rumah sakit. https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/d-4881579/kelelahan-tangani-pasien-virus-corona-dokter-di-china-tidur-di-lantai-rs

Penulis: Deny JA