kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestieSekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah PemudaBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIYAloha4daloha4daloha4daloha4dbimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dpanduan tempo digital konsistenstrategi pola dan ritmeanalisis rng digital modernstrategi waktu aktivitas optimalanalisis pola aktivitas digitalintegrasi data adaptif modernobservasi sistem statistik digitalpemetaan frekuensi simbol digitalcara membaca pola digitalanalisis pola visual modernbonus dinamis dan stabilitas performamomentum aktivitas dan pola interaksipendekatan modern dan hasil adaptifperilaku pengguna dan efektivitas aktivitaspola adaptif dan efisiensi hasilputaran terstruktur dan konsistensi performarespons visual dan performa aktivitasritme interaksi dan pola adaptasitiming aktivitas dan performa terukurvalidasi rtp dan strategi adaptifputaran nonkonvensional dan stabilitas rtprespons adaptif dan variasi rtpsiklus aktivitas dan stabilitas performasimbol dinamis dan konsistensi performasinkronisasi aktivitas dan performa efisienadaptasi komunitas dan ritme aktivitasbonus berulang dan konsistensi hasilinteraksi visual dan aktivitas adaptifkoneksi stabil dan efisiensi aktivitas pola progresif dan kinerja jangka panjangintegrasi analisis mikro makro strategioptimalisasi modal terbatas berbasis probabilitasevaluasi pola dalam peluang adaptifpemanfaatan rtp dan analisis polaparlay dalam strategi terstrukturtiming terukur untuk hasil konsistensinergi manajemen modal untuk performapergerakan odds indikator sentimen pasarstrategi efisiensi bermain ritmedisiplin strategis untuk hasil optimalkontrol timing adaptif stabilitas performadisiplin operasional konsistensi hasilintegrasi manajemen modal dan statistikpemahaman rtp untuk keputusan dataoptimalisasi peluang dalam beragam skenariopergerakan odds dinamika kompetitifanalisis pola dan efektivitas permainanstrategi parlay modal terbataskesesuaian permainan pendukung pengalaman efisienpendekatan mikro makro strategi konsistenpenelitian aktivitas digital terlewatfrekuensi interaksi jam tertentuperilaku modern konsistensi stabiladaptasi lebih penting prediksifokus dan stabilitas aktivitasdata real time pola bergeserpola beruntun perolehan besarkarakteristik aktivitas dinamis modernfrekuensi dan ritme aktivitasadaptasi bertahap pemain seniordurasi aktivitas dan momentum efektiffrekuensi interaktif dan strategi adaptifgaya bermain dan variasi hasilmikrostruktur rtp dan performa aktivitaspola visual dan stabilitas performaritme biologis dan keputusan adaptifsimbol digital dan bonus konsistentiming aktivitas dan efektivitas bermaintiming aktivitas dan konsistensi hasiltren rtp dan pengamatan komunitasdistribusi simbol dan stabilitas hasilgerakan mikro dan performa interaktifkebiasaan pengguna dan performa optimalkeputusan adaptif dan konsistensi performamomentum digital dan pola aktivitaspendekatan bertahap dan return adaptifpresisi strategi dan hasil stabilrtp dan dinamika interaksistatistik aktivitas dan performa terukurstrategi terstruktur dan frekuensi bonusdisiplin strategis capai hasil optimalanalisis pola untuk keputusan adaptifmanajemen modal dan statistik optimalpemahaman rtp untuk strategi dataintegrasi analisis pengambilan keputusananalisis pergerakan odds pra pertandingantiming optimal penentu efektivitas konsistensistrategi permainan untuk hasil berkelanjutanpendekatan mikro makro evaluasi dinamikastrategi parlay modal terbatasbonus dinamis dan performa berkelanjutaninteraksi visual dan variasi rtpmekanisme digital dan efektivitas operasionalpendekatan terstruktur dan konsistensi hasilpola aktivitas dan performa terukurritme aktivitas dan performa adaptifstrategi adaptif dan aktivitas konsistenstruktur sistem dan efisiensi kinerjatiming pagi dan efisiensi performavalidasi rtp dan variasi hasilPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacor Pola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorstatistik sederhana hasil berubahkomunitas dan kebiasaan berulangsiklus aktivitas jangka panjangfrekuensi digital efisiensi waktukarakteristik perubahan dinamis modernmomen produktif terstruktur modernfrekuensi digital indikasi besarperubahan aktivitas jam tertentudistribusi bonus dan probabilitassiklus konsisten observasi longitudinaldurasi aktivitas dan momentum efektiffrekuensi interaktif dan strategi adaptifgaya bermain dan variasi hasilmikrostruktur rtp dan performa aktivitaspola visual dan stabilitas performaritme biologis dan keputusan adaptifsimbol digital dan bonus konsistentiming aktivitas dan efektivitas bermaintiming aktivitas dan konsistensi hasiltren rtp dan pengamatan komunitasalgoritma adaptif dan bonus berkelanjutanefisiensi aktivitas dan strategi adaptifinteraksi digital dan efektivitas kinerjakecerdasan buatan dan interaksi digitalperilaku pemain dan aktivitas populerputaran dinamis dan adaptasi sistemrisiko terukur dan stabilitas performasimbol dinamis dan stabilitas performasinyal visual dan perubahan rtptiming aktivitas dan konsistensi performaanalisis bonus adaptifanalisis pembelajaran adaptifeksperimen transisi performaevaluasi konsistensi jangka menengahkajian rtp adaptifmodel kecerdasan adaptifpendekatan big data rtp dinamispenelitian performa datariset timing aktivitas digitalstrategi interaksi digitalanalisis momentum bonusanalisis performa adaptifevaluasi konsistensi performakajian bonus dinamispenelitian putaran adaptifstrategi momentum aktivitasstrategi pengurangan kesalahanstrategi stabilitas performastrategi timing aktivitas digitalstudi perilaku keputusandata dinamis dan variasi rtpeksperimen real time dan efisiensi performakebiasaan digital dan konsistensi hasilpendekatan matematis dan aktivitas stabilperilaku pengguna dan pola mikroputaran awal dan aktivitas konsistenritme adaptif dan efisiensi performasistem adaptif dan dinamika bonussistem terstruktur dan efektivitas aktivitasstrategi awal dan adaptasi performaobservasi terukur momen efektifdinamika performa momentum berubahkarakteristik fase produktif modernkebiasaan harian hasil baikmomentum konsistensi aktivitas modern frekuensi terukur indikasi menarikstatistik pencapaian performa tinggifrekuensi momentum berkala modernadaptasi dinamis performa rasionalpola frekuensi ritme modernhubungan posisi reel analisisjejak scatter hujan emaskilau scatter pertamasimbol scatter wild reelmomen pecahan reel maxwinpergerakan simbol reelpola scatter wild emasrahasia perkalian berantaiscatter wild kilauan emasstruktur reel jadi sorotananalisis rtp strategi adaptifanalisis simulasi sistemanalisis sistem adaptifevaluasi psikologi digitalmetode aktivitas singkatpenelitian bonus dinamispenelitian bonus performapola perilaku digitalstrategi rtp dinamisstudi perilaku berbasis dataanalisis pergerakan odds pra pertandinganintegrasi modal dan statistik kompetitifevaluasi pola dalam strategi bermaintiming strategis efektivitas pengambilan keputusanoptimalisasi peluang berbasis probabilitasdisiplin operasional untuk performa jangka panjangpendekatan multidimensi membaca dinamika peluangfondasi efisiensi strategi bermainoptimalisasi modal terbatas strategi adaptifpemahaman rtp dan pola rasionalpeneliti digital mulai menyoroti perubahan pola hiburan modernkomunitas online ramai membahas fenomena virtual yang terus berkembangaktivitas digital malam hari mulai menarik perhatian banyak kalangantren baru dunia interaktif membentuk kebiasaan generasi masa kinifenomena hiburan modern ini menjadi sorotan komunitas siberbanyak pengguna mulai tertarik dengan sistem digital yang dinamiskajian perilaku virtual mengungkap kebiasaan baru generasi onlinekomunitas maya mulai mengikuti perkembangan tren interaktif terkinidunia hiburan digital menghadirkan pengalaman yang semakin berbedaaktivitas virtual modern kini menjadi bagian gaya hidup barustrategi adaptif dengan rtp dan polafaktor pendukung pengalaman bermain efisienintegrasi observasi dan analisis makropergerakan odds indikator sentimen pasarstrategi praktis optimalisasi peluangsinergi modal dan statistik efektifstrategi parlay dengan pendekatan sistematisevaluasi pola dalam perspektif adaptasidisiplin strategis kunci pertumbuhan performatiming optimal menuju keputusan terarahdata modern dan strategi adaptiffrekuensi aktivitas dan konsistensi bonusinteraksi terstruktur dan return optimalkarakter akun aktif dan hasil optimalmekanisme pengembalian dan peluang optimalpendekatan konsisten dan pengembalian jangka panjangprobabilitas dan pendekatan terukurritme aktivitas dan lonjakan hasilstrategi adaptif dan efektivitas rtptiming bermain dan stabilitas hasilaktivitas visual pola tersembunyianalisis pola interaktif bonusanalisis probabilistik ritme bonusfaktor pemicu bonus takterdugaperubahan ritme simbol dinamispola digital timing tepatpola visual dan peluang bonustiming bermain hasil konsistentiming efektif performa stabilvariabel interaktif bonus konsisten analisis data rp87 jutaanalisis pola reel adaptifanalisis strategi perkaliandinamika simbol modernfenomena sinkronisasi simbolkajian probabilistik simbolobservasi struktur visualpola statistik momentumstudi frekuensi putaran gratisstudi probabilitas ritme simbolperilaku pemain pola konsistenritme digital dan fokuskarakteristik aktivitas harian modernperforma harian dan efisiensipola dan frekuensi modernalasan pemain lebih konsistenprobabilitas dan frekuensi bonusstatistik modern faktor performafenomena statistik pemain proritme acak karakteristik teramatianalisis performa terukuranalisis prediktif modernanalisis stabilitas dinamikakajian bonus dinamispenelitian pola klik adaptifpenelitian timing perilaku digitalstrategi evaluasi rtp dinamisstrategi rtp adaptifstudi interaksi digital efektifstudi putaran adaptifbonus berfrekuensi tinggi dan respons sistembonus dinamis dan aktivitas berkelanjutanmodel matematis dan stabilitas aktivitasperilaku pengguna dan aktivitas populerpola adaptif dan konsistensi performaputaran berbasis frekuensi dan momentumrtp adaptif dan strategi observasirtp dan perilaku adaptiftiming digital dan perubahan performatiming terukur dan pendekatan observatifstudi ritme aktivitasanalisis teknologi performaevaluasi pendekatan matematispanduan lingkungan digitalpenelitian adaptif aktivitas efektifpenelitian timing sistematispola konsistensi permainanstrategi bonus dinamisstrategi pola adaptifstrategi stabilitas rtpanalisis bonus adaptifevaluasi ritme aktivitas harianfitur dinamis potensi performakajian data bonus berkelanjutankajian rtp berbasis simulasipola adaptif stabilitas performastrategi interaksi komunitas adaptifstrategi stabilitas jangka pendekstrategi timing efektifstudi karakter aktivitasanalisis bonus adaptifanalisis pengambilan keputusananalisis performa konsistenpenelitian bonus dinamisrespons visual penggunaritme interaksi digitalsimulasi pendekatan terukurstrategi aktivitas terstrukturstrategi stabilitas performatiming aktivitas presisi efisienanalisis frekuensi adaptifanalisis pola adaptifbonus dinamis optimalpenelitian ritme aktivitasstrategi konsistensi performastrategi performa berkelanjutanstrategi pola berulangstrategi rtp dan performastrategi timing aktivitasstudi aktivitas efisienpanduan parlay analisis probabilitas efektifoptimalisasi rtp untuk strategi modern transformasi strategi adaptif berbasis dataprofitabilitas berkelanjutan secara sistematis terukurdinamika parlay dalam peluang strategisanalisis ritme pendukung keputusan adaptifpengaruh timing operasional jangka pendekoptimalisasi modal terbatas secara rasionalmodel integrasi statistik kompetitifefektivitas skema bermain terstruktur stabilitas hasilstrategi evaluasi peluang modalrtp pendukung keputusan efektifstrategi adaptif momentum kompetisi globalperencanaan strategis dukung profitabilitas berkelanjutanmodel parlay sistematis untuk evaluasi peluangpendekatan rasional mengidentifikasi peluang potensialanalisis ritme strategi adaptiftransformasi keputusan strategi adaptifintegrasi statistik dan probabilitas strategitiming operasional untuk optimalisasi hasilalgoritma adaptif titik kritisalgoritma statistik modernanalisis korelasi aktivitasanalisis pola aktivitas unikevaluasi peluang strategisevaluasi statistik harianmodel prediktif momentumstrategi aktivitas optimalstrategi ritme efektifteori peluang simbol menarikanalisis data temporalanalisis stabilitas aktivitas harianfrekuensi aktivitas momentumindikator performa konsistenkajian data harianperubahan frekuensi aktivitassimulasi komputasional perubahan polastrategi algoritma momentumtemuan distribusi dinamisuji statistik konsistensi hasilbonus adaptif dinamisdinamika return jangka pendekefektivitas multivariabel hasilevaluasi stabilitas performafaktor kognitif manajemen waktuinvestigasi bonus dinamismekanisme probabilistik efektivitaspanduan interval dan aktivitasstrategi momentum digitaltren komunitas dan performaPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorpendekatan sederhana untuk konsistensi performaevaluasi strategi parlay kompetisi globaltiming operasional dukung efektivitas bermaintransformasi pola bermain lebih sistematispendekatan awal untuk profitabilitas berkelanjutanmodel parlay edukatif untuk pemulastrategi adaptif membaca dinamika digitalevaluasi rasional pengalaman bermain rtpintegrasi statistik dan analisis datapendekatan adaptif menghadapi dinamika fluktuatifpendekatan sistematis untuk fokus keputusanmodel parlay terstruktur peluang strategispemanfaatan rtp untuk evaluasi berbasis datastrategi adaptif modern memahami dinamika transformasi keputusan analitis berkelanjutanoptimalisasi modal untuk profitabilitas konsistentiming operasional indikator efektivitas bermainintegrasi statistik strategi parlay rasionalpendekatan adaptif menghadapi variabilitas modernoptimalisasi strategi parlay adaptifanalisis data dan performa konsistenbonus dinamis dan konsistensi aktivitasmodel probabilistik dan performa berkelanjutanpola interaksi dan respons sistemputaran otomatis dan performa terukurrtp adaptif dan keputusan efektifrtp dan perilaku penggunaskema adaptif dan aktivitas efektifstatistik terapan dan strategi populertiming aktivitas dan pola berulangbonus adaptif dan interaksi digitalbonus berjenjang dan respons sistempola observasional dan potensi perolehanpola temporal dan momentum aktivitasputaran terukur dan stabilitas aktivitasrtp adaptif dan konsistensi hasilrtp berbasis data dan respons dinamisstatistik modern dan efisiensi aktivitastiming dinamis dan performa optimaltiming multivariat dan dinamika aktivitaspemodelan probabilistik dan peluang terukura href="https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/viewFile/9759/30797">pendekatan data dan evaluasi ritmepola simbol dan hasil optimalprediksi rtp dan frekuensi eventputaran terbaru dan kombinasi bernilaiskema statistik dan hasil bertahaptiming digital dan pola scattertiming modern dan strategi adaptiftren putaran dan ritme unikanalisis aktivitas optimalanalisis modern putaran konsistenanalisis momentum konsistenanalisis variabilitas datafaktor putaran gratisobservasi indikator stabilpendekatan statistik modernpenelusuran data real timepola kombinasi berulangpola perubahan ritmedata historis dan return stabildurasi aktivitas dan efisiensi rtpfrekuensi dan putaran terukurpendekatan bertahap dan hasil konsistenpengaturan waktu dan respons adaptifperiode optimal dan konsistensi bonusritme terstruktur dan rasio pengembaliansimulasi modern dan pendekatan adaptifstrategi sistematis dan peningkatan hasiltiming aktivitas dan stabilitas pengembalian

Review Buku Denny JA: Jalan Demokrasi dan Kebebasan untuk Dunia Muslim

Review Buku Denny JA: Jalan Demokrasi dan Kebebasan untuk Dunia Muslim
SHARE

Prabangkaranews.com – JALAN TERJAL KAUM MUSLIM DEMOKRAT- Oleh Prof Ali Munhanif Ph.D

Mengamati dengan seksama pergolakan sosial dan politik di Dunia Islam dewasa ini, segera kita tersentak oleh sejumlah teka-teki tentang masa depan negara-negara Islam.

Proses politik yang terjadi dalam dalam transisi menuju demokrasi seakan terganjal oleh tantangan struktural yang tidak mudah. Solusi atau penyelesaian politik seperti apa yang akan diambil oleh negara-negara yang saat ini dilanda tragedi kemanusiaan yang paling mengerikan di awal abad 21 ini?

Buku Jalan Demokrasi dan Kebebasan untuk Dunia Islam: Indonesia sebagai Model? yang ditulis Denny JA ini boleh jadi lahir dalam konteks keprihatinan itu. Negara-negara lain di dunia, khususnya yang telah memiliki sistem pemerintahan demokrasi yang mapan, boleh jadi menunjukkan pengalaman tidak jauh berbeda dalam memperjuangan demokrasi.

Tapi mengapa negara-negara di Dunia Islam seolah ingin mengulang tragedi kemanusiaan bahkan melebihi apa yang terjadi di Eropa, Amerika bahkan negara-negara lain di Asia? Saat ini peristiwa kemanusiaan seperti perang saudara, arus pengungsi, hancurnya tatanan politik, kemiskinan, penistaan perempuan dan kekerasan sedang terjadi—mungkin akan terus mengemuka hingga beberapa dekade ke depan—dalam proses perubahan di Dunia Islam.

Kombinasi Kultural dan Struktural

Apa yang menarik—mungkin yang menjadi pesan penting dari buku ini—adalah kehendak penulisnya untuk menyuguhkan penelusuran perbandingan tentang pengalaman demokratisasi dan perjuangan kebebasan negara-negara lain. Denny menampilkan fakta-fakta historis dari pengalaman yang bervariasi bahwa jalan menuju demokrasi dan kebebasan tidak selalu bergerak mulus (Bab 2).

Demokratisasi di Eropa dan Amerika pada awal abad 19, di Amerika Latin era 1980an, atau negara-negara Komunis pada 1990an, menghadapi tantangan yang muncul dari berbagai lapisan struktur sosial, pergulatan sejarah, melekat dalam perjalanan kebangsaannya.

Di sinilah Denny mengajak pembaca untuk memahami bahwa, meskipun prasyarat kultural dan struktural bagi demokrasi telah terpenuhi, tanpa adanya komitmen yang kredibel dari aktor-aktor politik untuk membangun institusi kenegaraan yang membantu tumbuhnya spirit kebebasan, demokrasi akan berbelok arahnya.

Fenomena munculnya fasisme Jerman pada Perang Dunia II (h. 49), bangkitnya demokrasi sektarian India (h. 78), dan segegrasi rasial Amerika (h. 55), menunjukkan bahwa perjalanan demokrasi sering berbuah tragedi.

Tesis Denny seakan menggaungkan kembali para teoritisi politik modern tentang pentingnya menciptakan struktur politik modern yang menjadi fondasi kultural bagi terbentuknya tatanan demokrasi. Bagi kalangan yang akrab dengan teori demokrasi, apa yang digaungkan itu bukanlah sesuatu yang baru.

Tetapi jika ditempatkan dalam melihat perjalanan berdemokrasi negara-negara Islam, pesan Denny ini terdengar sangat kuat: Struktur sosial politik yang dipenuhi dengan aktor-aktor demokrat akan membentuk budaya demokrasi; bukan sebaliknya.

Di negara mayoritas muslim, tidak cukupnya kelas sosial yang menopang ide-ide kebebasan dan demokrasi menjadi tantangan tersendiri. Di Timur Tengah, misalnya, satu dekade setelah mengalami ketegangan revolusioner sejak Musim Semi Arab 2011, kita patut pesimis demokrasi akan menjadi egenda perubahan di negara-negara itu. Struktur sosial negara Islam tampaknya akan terus menjadi hambatan serius akan sulitnya Dunia Arab menerima demokrasi.

Baca Juga  Fachrul Razi Mengutuk Keras Aksi Injak Kepala Seorang Pemuda Papua

Meskipun sejumlah krisis dan gejolak sosial-ekonomi menimpa kawasan ini (bahkan untuk ini sudah berjalan hampir satu abad) pola hidup masyarakat tradisional, dalam bentuk politik Islamisme seperti di Mesir dan Tunisia, atau sektarianisme agama (Irak, Suriah, Lebanon, dan Bahrain) dan tribalisme (Libya, Kuwait dan Yaman), terlihat sangat menonjol dan relevan dalam proses-proses politik untuk menyelesaikan krisis tadi.

Apa yang terjadi pada Musim Semi Arab—berbeda dari analisis yang diajukan oleh media dan akademisi—bukan kisah tentang benturan antara kekuatan demokrasi dan otokrasi, atau antara kekuatan reformasi melawan otoritarianisme.

Pergulatan yang sesungghunya adalah benturan antara kekuatan tradisional melawan orang-orang yang mewakili modernitas, yang pada kedua kubu itu tidak memiliki kultur demokrat sejati. Sejauh kultur demokrasi yang genuin ini belum tersemai di kalangan elite negara-negara tadi, sulit mengharapkan terbangunnya tatanan politik yang bersandar pada cita-cita demokrasi dan menganut prinsip-prinsip keadaban.

Ambil contoh yang terjadi di Mesir. Revolusi sosial sepanjang 2010 hingga 2013, telah memunculkan kelompok politik yang di mata pengamat disebut “liberal, demokrat, dan sekuler”. Bahkan dalam konflik melawan Ikhwanul Muslimin, militer juga sering kali dipandang mewakili liberal, meskipun tidak sepenuhnya sekuler. Hal ini keliru: banyak elite dan masyarakat terpelajar Mesir yang dianggap liberal itu masih terbelenggu dalam struktur masyarakat politik yang tradisional.

Sedari awal, pada minggu-minggu pertama setelah Mubarak jatuh, menyadari tidak punya peluang melawan kaum Islamis—khususnya Ikhwan—dalam kompetisi yang adil, kelompok kelas menengah yang liberal berupaya membujuk militer lewat Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF), agar menunda pemilu, yang menurut rencana bakal menjadi lembaga yang bertugas menyusun konstitusi baru.

Mesir saat itu dalam tahap awal menuju demokrasi. Tetapi kaum liberal lebih menempuh jalan “otoriter” dengan cara mondorong tentara memegang kendali pemerintahan. Hal ini dilakukan karena mereka sadar bahwa kaum liberal tidak akan mengalahkan Ikhwan dalam Pemilu.

Pihak tentara, SCAF, yang masih terikat dalam perjanjian dengan Ikhwan, tidak memedulikan tuntutan kaum liberal dan tetap melangkah mengadakan referendum konstitusi pada Maret 2011.

SCAF juga menyelenggarakan pemilu majelis tingkat-rendah Parlemen dari November 2011 hingga Januari 2012, dan akhirnya membuka jalan berlangsungnya pemilihan Majelis Tinggi (Shura Council, setingkat MPR) pada Februari 2012. Terakhir, SCAF tetap bersikeras mengadakan Pemilihan Presiden pada Juni 2012.

Di semua proses itu, Islamis mengalahkan lawan-lawan politiknya, dengan pengecualian pada pemilihan presiden, di mana Muhammad Morsi menang dengan selisih tipis: yakni 51,7 persen. Pada tingkat inilah, kelompok liberal-sekuler Mesir yang dibangga-banggakan di Dunia Arab sekalipun, menempuh jalan yang illiberal.

Baca Juga  Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Berkunjung ke Sektor 2 Satgas Citarum

Dengan absennya kaum liberal di masa transisi, ada dua kekuatan utama dalam politik Mesir, yang dua-duanya tidak memiliki kultur demokrat sejati. Satu adalah Ikhwanul Muslimin, yang sejauh ini merupakan partai politik terbesar dan paling terorganisir di Mesir. Yang lainnya adalah militer, yang tidak hanya ditopang oleh angkatan bersenjata, tetapi juga menguasaia ekonomi nasional melalui berbagai jaringan usaha konglomerasi.

Pada awalnya, tentara berpihak pada Ikhwan, karena tidak ada alasan mencegah mereka. Kalkulasinya adalah sejauh tidak mengganggu preferansi status militer, anggaran, atau pekerjaan-pekerjaan kecil lainnya, Ikhwan yang di atas angin itu dibiarkan melenggang berkuasa dalam pemerintahan Mesir.

Tetapi dinamika selanjutnya justru berjalan berbalik. Tidak lama setelah memenangkan pemilu, Ikhwan dan para pemimpinnya menjelma menjadi kelompok politik tradisional. Yaitu ketika Presiden Morsi, melalui cara-cara yang diktator, hendak memaksakan pandangan Islamnya dalam konsitusi nasional. Ikhwan juga hendak memonopoli semua lembaga pemerintahan Mesir, termasuk tentara. Bahkan ketika Morsi—sebagai Presiden dan pejuang demokrat—menunjukkan tidak kompeten dalam menjalankan roda pemerintahan, tetap tidak bersedia kompromi dengan lawan-lawannya.

Mesir akhirnya dilanda krisis ekonomi, kekacauan hukum, pembangkangan, dan kegagalan mengendalikan keamanan.

Tampak bahwa, setelah berkuasa, Ikhwanul Muslimin berubah menjadi kelompok yang tidak punya komitmen mengawal transisi secara demokratis. Koalisi anti-Ikhwan pun bergolak, termasuk yang mengaku “liberal”, Salafi, Kristen Koptik dan—yang terpenting—tentara.

Pada Juni 2013, gerakan anti-Morsi membesar dan menggelar aksi demonstrasi di kota-kota besar Mesir. Dari titik inilah kudeta militer yang dipimpin Jenderal Al-Sisi menemukan momentumya. Didukung oleh gerakan “pembangkangan”, kudeta itu berhasil menumbangkan pemerintahan demokratis pertama Mesir. Hingga detik ini, tak seorang pun bisa meramalkan, kapan peluang demokrasi akan datang lagi.

Potret masyarakat muslim di Dunia Arab merupakan pemandangan lazim dari struktur sosial dan konfigurasi elite di Dunia Islam. Politik agama, militer dan sebagian besar dari apa yang disebut “kelas menengah liberal” sebenarnya masih tersandera oleh kultur kehidupan masyarakat yang tidak demokratis.

Model Indonesia?

Bagaimana dengan Indonesia? Di sinilah pesan penting Denny JA mengemuka. Negara dengan penduduk muslim terbesar ini perlahan tapi pasti akan menjadi model politik untuk perjuangan demokrasi Dunia Islam, karena kemampuannya mengatasi tantangan-tantangan struktural untuk mempersiapkan tumbuhnya tatanan sosial politik yang mendukung demokrasi dan kebebasan.

Dewasa ini, Indonesia barangkali merupakan satu-satunya negara mayoritas muslim yang telah bergerak maju merayakan demokrasi dan kebebasan. Bukan saja berhasil mengkonsolidasikan praktik politik demokrasinya, tetapi juga munculnya kekuatan-kekuatan sosial, budaya, pendidikan dan politik yang terus hendak membangun “model politik Islam yang beradab”, daulah madaniyah; sebuah model yang digaungkan para demokrat muslim era 1980an seperti Cak Nur dan Gus Dur tentang institusi kenegaraan “sekular” tapi memberi ruang nilai-niali agama mengambil peran.

Baca Juga  Tip Persiapan Menghadapi Coffee Interview

Tetapi sejujurnya, pada poin penting tentang gagasan kebebasan yang dikaitkan dengan spirit agama inilah Denny JA enggan mengelaborasi lebih jauh. Padahal, sejak awalnya, buku ini membuka perbincangan kebebasan yang mengarah pada petuah terkenal yang pernah ditulis seorang sastrawan Prancis abad 19, Victor Hugo: “Jauh lebih kuat dari seribu tentara, adalah ide yang masanya telah tiba”.

Pada kesempatan inilah saya hendak memperlihatkan, bagaimana ide-ide tentang kebebasan dan demokrasi pada intelektual muslim 1970an mempunyai kekuatan politik tersendiri untuk menopang pergerakan agenda pembangunan institusi politik reformasi di era 2000an.

Kenyataan inilah yang menjadikan Indonesia—untuk membandingkannya dengan Tukri atau Mesir—sebagai model dalam menyelesaikan ketegangan segitiga antara Islam (agama), negara modern, dan kebebasan.

Diperlukan usaha-usaha serius untuk menciptakan ekuilibrium politik di Dunia Islam akan beroperasinya sistem politik-hukum dalam konstitusi yang menjamin tata kelola pemerintahan yang baik, dengan menjamin peran agama di ruang publik. Ini penting karena hanya dengan cara itulah negara-negara mayoritas muslim mampu keluar dari jebakan sekularisme politik, sekaligus menghindarkan diri dari sektarianisme agama.

Pelajaran penting tentang sektarianisme demokrasi ini tercermin dari Revolusi Islam Iran 1979. Revolusi yang mulanya mencita-citakan terbangunnya politik demokrasi, akhirnya jatuh melahirkan otoritarianisme baru atas nama agama. Shah Iran adalah penguasa otoriter, tetapi revolusi yang menumbangkannya memproduksi otoritarinisme baru yang berupa pelembagaan otoritas Syiah dan mengubur kembali fondasi sistem demokrasi yang sesungguhnya, yaitu kebebasan.

Perjuangan menegakkan demokrasi tidak akan tumbuh sampai muncul sekelompok kaum demokrat dengan karakter yang beraspirasi kebebasan untuk mewujudkannya.

*

Prof. Ali Munhanif, Ph.D

Guru besar di bidang Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Pria kelahiran Blora, 12 Desember, 1965 ini, pernah menjadi Kepala Program Studi Ilmu Politik di fakultas tersebut (2011-2015).

Pada periode yang sama, ia menjabat Direktur Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM). Sejak 2019, Ali dipercaya menjadi Dekan FISIP UIN Jakarta. Ali menyelesaikan PhD-nya di Department of Political Science, McGill University, Kanada (2009).

Dikenal sebagai penulis masalah-masalah sosial, politik dan keagamaan, Ali menerbitkan beberapa karyanya di jurnal ilmiah Studia Islamika, “Ties that Would Divide: Explaining NU’s Exit from Masyumi in 1952” (2012); “Forms of Cultural Mobilization in Aceh Rebellions” (2015); di al-Jamiah: Journal for Islamic Studies, “Lineages of Islamic Extremism in Egypt: Islam, State Violence and the Origins of Radical Politics” (2018).

Saat ini Ali sedang menuntaskan penelitiannya tentang, “Pathways to Democracy: Ideas and Politics in the Making of Muslim Democrats in Egypt, Turkey, and Indonesia”.

-000-

Buku Denny JA: Jalan Demokrasi dan Kebebasan Untuk Dunia Muslim,

dapat dibaca melalui klik:

https://www.facebook.com/groups/970024043185698/permalink/1324597131061719/