Presiden Joko Widodo; Meresmikan Bendungan Tukul Pacitan Jawa Timur

Presiden Joko Widodo; Meresmikan  Bendungan Tukul Pacitan Jawa Timur
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Presiden Joko Widodo didampingi t Menteri Sekretaris Negara Pratikno tiba di lokasi sekitar pukul 11.50 WIB yang langsung disambut oleh Menteri Pekerjaan Umum  Basuki Hadimuljono dan juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Bupati Pacitan Indartato, Forkopimda Jawa Timur, Komisi 5 DPR RI, Bupati Pacitan  meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur  secara resmi diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Minggu (14/02/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah menyampaikan laporan bahwa di  Jawa Timur terdapat enam bendungan yang dibangun oleh Pemerintah Pusat.  Salah satunya yang diresmikan hari ini Bendungan Tukul.  Pembangunan Bendungan Tukul telah dimulai sejak tahun 2015 sampai 2021.  Bendungan Tukul menghabiskan anggaran 916 Milyar, dengan kapasitas mengairi sawah 600 Ha, dengan kapasitas untuk penyediaan air baku 300 liter / detik, diharapkan dapat bermanfaat bagi warga Pacitan.

Baca Juga  Fachrul Razi; Dukung Pengangkatan Status Honorer Pendamping Desa Jadi PPPK

“Bendungan lain adalah Bendungan Tugu dan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Bendungan Gongseng Di Kabupaten Bojonegoro serta Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk. Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pembangunan bendungan merupakan bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ” ujar Khofifah.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Bendungan Tukul merupakan bagian dari pembangunan 65 Bendungan di seluruh Indonesia.  Fungsinya pembangunan Bendungan Tukul untuk mencegah terjadinya banjir, menjadi bahan baku bagi air bersih warga Pacitan, serta untuk pengairan sawah 600 ha.

Presiden Jokowi meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk memaksimalkan keberadaan Bendungan Tukul untuk kesejahteraan masyarakat. Bendungan Tukul dengan kapasitas daya tampung 8,7 juta meter kubik. Semoga bisa dimanfaatkan oleh warga Kabupaten Pacitan dalam meningkatkan indeks pertanaman. 

Baca Juga  Wakasad Hadiri Upacara Pelepasan Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi

“Untuk pengairan sawah diharapkan 600 Ha lahan sawah yang dapat memanfaatkan untuk ketahanan pangan.  Diharapkan yang semula 1 kali tanam padi dan 1 kali tanam palawija, diharapkan dengan keberadaan Bendungan Tukul dapat 2 kali tanam padi, dan 1 kali tanam palawija, ” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk memaksimalkan keberadaan Bendungan Tukul untuk kesejahteraan masyarakat. Kemudian Presiden Joko Widodo membunyikan sirene dan penandatangan prasasti.