Pekan Keempat Mahasiswa PPL STKIP PGRI, Persiapan Pembelajaran Tatap Muka SDN Candi 2
Pacitan,- PTM merupakan kegiatan pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan di tengah pandemic covid 19. Pembelajaran tatap muka di Kabupaten Pacitan dilaksanakan secara bertahap, yaitu tahap pertama pada tanggal 1 September 2021, tahap kedua pada tanggal 13 September 2021, dan tahap ketiga pada tanggal 27 September 2021. SD Negeri 2 Candi mendapatkan kesempatan PTM pada tahap ketiga. Dengan demikian guru dan staf serta dibantu mahasiswa melaksanakan persiapan PTM.
Persiapan PTM yang dilaksanakan pada tanggal 24 September 2021 dengan berbagai kegiatan, seperti membersihkan lingkungan sekolah, penataan ruang kelas, dan mempersiapkan fasilitas kebersihan sesuai dengan program kesehatan yang berlaku di lingkungan sekolah. Menurut Bapak Noto Dwi Mulyono selaku guru kelas 5 “Fasilitas meja dan kursi yang dimiliki sekolah belum mencukupi jumlah siswa, jika setiap satu siswa menempati 1 meja dan 1 kursi. Jadi persiapan PTM ini sedikit menguras tenaga, oleh karena itu guru harus memindahkan meja dan kursi ke ruang kelas yang digunakan”. Selain persiapan fasilitas yang akan digunakan pihak sekolah juga merubah jadwal pembelajaran.
PTM merupakan kegiatan yang dinanti oleh semua siswa dan orang tua semenjak diberlakukannya kegiatan belajar dari rumah. Orang tua memberikan respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang akan berlangsung. “Saya sangat setuju dengan adanya kegitan PTM, karena melalui PTM anak dibimbing oleh guru secara langsung dan cara berpikirnya juga lebih berkembang dibandingkan pembelajaran dari rumah”, ujar orang tua siswa, Sabtu (25/9/2021).
Mahasiswa praktikan sangat antusias dalam membantu persiapan PTM yang akan dilaksanakan di SD Negeri 2 Candi. Pada saat pelaksanaan persiapan PTM ini sudah diatur pihak sekolah yang sudah direkomendasikan oleh puskesmas. Hal ini menjadi salah satu pengalaman baru yang didapat oleh mahasiswa praktikan. Dengan adanya persiapan tersebut diharapkan dalam pembelajaran dapat mengantisipasi penularan virus covid 19. (*)
