Elis, Guru SMA LB Negeri Banyuwangi Ciptakan Aplikasi Pembelajaran Ice Cube
PRABANGKARANEWS.COM || @dirjen.gtk Iwan Syahril beberapa waktu lalu mengungkapkan pandangannya tentang inovasi dalam pembelajaran.
“Orientasi pada murid itu yang paling penting, always start from the student. Kemudian kita susun program inovasi, sesuai dengan konteks sekolah kita, sesuai dengan visi sekolah tersebut,” kata Iwan Syahril.
“Karena dalam konteks Merdeka Belajar itu, sekolah memiliki otonomi, sekolah diberikan opsi untuk melakukan apa yang paling relevan untuk menghadapi, melayani murid-murid yang ada di sekolah tersebut dan sesuai dengan konteks sekolahnya,” tambah Mas Dirjen, dikutip dari ditjen.gtk.kemdikbud Kamis (30/12/2021).
Sementara itu, salah satu guru penerima penghargaan dalam Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif Jenjang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tahun 2021 adalah Elis Dwi Wulandari. Elis melakukan inovasi pembelajaran lewat aplikasi Ice Cube.
Elis adalah guru SMA Luar Biasa (SMA LB) Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, yang menciptakan aplikasi Ice Cube, yaitu sebuah aplikasi pembelajaran matematika dengan menggunakan bahasa isyarat.
Ice Cube adalah aplikasi berbasis android untuk pembelajaran matematika bagi siswa tunarungu yang berisi materi tentang luas permukaan kubus dan volume kubus yang disajikan secara runtut.
Dalam memudahkan penyampaian informasi, materi pada aplikasi Ice Cube disajikan menggunakan teks, suara, dan bahasa isyarat sesuai dengan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh siswa tunarungu.
Aplikasi Ice Cube memuat teks, audio, video, animasi, dan panduan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Aplikasi tersebut dikembangkan dengan software Power Point, iSpring Suite 9, dan Website 2 Apk Builder. Software pendukung lainnya adalah Geogebra, Adobe Flash, Photoshop, dan Corel Dra
