Kornas Jokowi Milenial Terkait PLT: Tidak Perlu ‘Mengintervensi’ Kepala Negara dan Kementerian Dalam Negeri

Kornas Jokowi Milenial Terkait PLT: Tidak Perlu ‘Mengintervensi’ Kepala Negara dan Kementerian Dalam Negeri
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || JAKARTA – Ketua Umum Kornas Jokowi Milenial, Riyon menyampaikan ketidaksetujuannya terkait apa yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Pasalnya Riza mengatakan kepada publik, bahwa dapat saja Presiden Jokowi merevisi peraturan perundang-undangan tentang pemilu khususnya Pilkada, agar ia dan Anies Baswedan dapat diperpanjang masa jabatannya sampai digelarnya pemilu 2024.

Mengenai hal itu, Riyon menyampaikan bahwa Wagub DKI sama halnya sedang melakukan penggiringan opini publik. Dan, lebih jauhnya lanjut Riyon, Wagub DKI sama saja sudah melanggar peraturan perundangan-undangan. Khususnya UU Pemilu tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Oleh karena itu, Riyon meminta kepada Presiden Joko Widodo agar tidak menghiraukan permintaan atau usulan dari Wagub DKI yang beraroma kepentingan tersebut.

Baca Juga  Babinsa Manahan Bekerjasama dengan BKSDA Jateng Berperan Aktif Dalam Upaya Mencegah Penyebaran Virus Corona

“Saya kira Presiden Jokowi tidak perlu mendengarkan kicauan Wagub DKI Jakarta itu,” tegas Ketua Umum Kornas-Jokowi Milenial dalam rilisnya, Rabu (12/1/2022).

Selain itu, Riyon juga menambahkan, untuk menentukan siapa PLT di Jakarta dan beberapa daerah lainnya di Indonesia, sepatutnya elit politik tidak perlu ‘mengintervensi’ Kepala Negara dan Kementerian Dalam Negeri.

“Sudah lah, elit politik jangan terlalu jauh melakukan intervensi,” tutup sosok pemuda yang juga relawan kemanusiaan ini.

Sebelumnya Wagub DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan di berbagai media mengusulkan kepada Presiden Jokowi, bahwa presiden dapat saja mengubah aturan agar ia dan Gubernur Anies Baswedan dapat menjabat hingga digelarnya Pilkada DKI tahun 2024. (*)

Baca Juga  Pangdam I/BB Pimpin Langsung PAM VVIP RI-1 di Wilayah Korem 023/KS

SHARE