Sinergisitas Mewujudkan Suatu Karya, untuk Selalu Optimis Menghadapi Tantangan Jaman

Sinergisitas Mewujudkan Suatu Karya, untuk  Selalu Optimis Menghadapi Tantangan Jaman
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Pacitan,- Tinggal 1 semester menimba ilmu di Program Studi PBSI STKIP PGRI Pacitan, bertempat di ruang  gedung kuliah mahasiswa melaksanakan ujian proposal Skripsi, hari Kamis (13/1/2022).

Agoes Hendriyanto sebagai salah satu dosen pembimbing menjelaskan, sebuah proses yang harus dilalui jangan sampai penulisan skripsi yang dilakukan oleh mahasiswa  hanya copy paste.  hargailah pemberian akal pikiran yang telah dikasih Allah SWT kepada kita untuk kita gunakan untuk berpikir dengan memerintahkan tangan kita untuk merangkaikan kata-kata ilmiah untuk dirangkaikan menjadi sebuah karya berupa proposal Skripsi.

Riza Dwi Tyas Widoyoko, M.Pd sosok muda yang juga sebagai Kaprodi PBSI STKIP PGRI juga menjadi penguji dalam seminar proposal kali ini.  Memberikan penekanan kepada mahasiswa untuk serius dalam mengerjakan proposal skripsi.  Memberikan apresisasi kepada mahasiswa yang telah tepat waktu untuk mengikuti ujian proposal Skripsi 2022.

“Ujian skripsi kali ini yang paling penting adalah mahasiswa harus mengetahui  subyek atau objek dari penelitian yang dia tulis.  Harus mengetahui kebaruan dan orisinilitas karya skripsinya dengan penelitian yang terdahulu.  Setelah itu gunakan teori dan kajian yang sesuai dengan  judul penelitian,” jelas Agoes.

Baca Juga  Inovasi Terbaru Budidaya Lobster di Banyuwangi, Metode Resirkulasi Bisa Hasilkan 2 - 3 Kuintal

Muhamad Devi Hendriyansyah, mahasiswa tingkat terakhir program Studi PBSI STKIP PGRI Pacitan, Alhamdulillah untuk seminar proposal hari ini berjalan lancar, semua dapat terkendali.  Dari kedua pembimbing dalam memberikan saran dan arahan sangat mudah diterima, selalu sabar, enjoy serta santai namun serius dalam membimbing kami. Pembimbing pertama Agoes Hendrriyanto dan kedua Eni Setyowati terimakasih untuk prosesnya sampai ujian proposal  skripsi.  Untuk revisian nantinya, saya usahakan lebih giat lagi dan semaksimal mungkin untuk lebih kesempurnaan proposal penelitian saya.

Afifah Asma Nuraini, dengan pembimbing Dr. Sri Pamungkas, M.Hum dan Agoes Hendriyanto mengatakan, Alhamdulillah saya ucapkan dengan ketulusan hati yang terdalam. Proses seminar proposal hari ini berjalan dengan lancar tanpa adanya halangan apapun. Saran dari kedua pembimbing mudah ditangkap dan diterima dengan baik. Santai namun serius, hal itu membuat saya semakin percaya diri dan tidak bingung dalam menjawab. Terkait revisian akan saya usahan seperti apa yang telah pembimbing arahkan dan jadi tepat waktu. Jika ada salah kata, salah perlakuan mohon maaf setulus-tulusnya.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Gelar Rembuk dan Advokasi STBM 5 Pilar untuk Tahun 2025

Dyan Trio Ananto, mengungkapkan isi hatinya,  Ucapan Alhamdulillah untuk tahapan proposal dan seminar proposal, meskipun saya sendiri kurang disiplin bimbingan. Bapak Pembimbing  Agoes Hendriyanto dan Bakti Sutopo, MA  tetap memberikan lampu hijau dalam mengikuti seminar proposal. Terima kasih bapak tadi sudah memberikan saran, masukan, arahan dan juga motivasi untuk saya. Terima kasih atas kesabarannya. Nuwun.

“Demikian sebuah proses perjuangan yang perlu kita berikan apresiasi terhadap generasi penerus  yang harus selalu kita bimbim dan motivasi agar mereka bisa tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang menggunakan akal pikirannya guna kebermanfaat kepada sesama,” tegas Bakti Sutopo.

Wardiana Yulianti, menjelaskan, Alhamdulillah, seminar proposal pada hari ini berjalan lancar. Tidak ada halangan apapun. Terima kasih yg setulus-tulusnya kepada kedua pembimbing saya. Untuk Bapak Agoes Hendriyanto terima kasih karena dari awal sudah membantu saya, mengarahkan, memberi masukan maupun saran, dari proses bimbingan hingga smpai tahap seminar proposal ini. Walaupun banyak  kekurangan dari saya, tetapi kedua pembimbing sangat sabar menghadapi. Saran maupun masukan sangat berarti bagi saya untuk melanjutkan penelitian selanjutnya. Ke depan  saya akan memperbaiki lagi dan tetap semangat.

Baca Juga  Sajak Matahari "W.S. Rendra"

Seminar terakhir yang bikin heboh dengan dihadiri oleh mahasiswa namun Protokol Kesehatan selalu diterapkan dalam ujian seminat proposal Skripsi kali ini.  Semoga kegiatan ini akan selalu dikenang sebagai proses yang penuh makna.  Amiin YRA. (*)