BRIN Kembangkan Mobil Listrik Tanpa Pengemudi yang Ramah Lingkungan
PRABANGKARANEWS.COM || DPFK BRIN dan ITK Bahas Kerja Sama Pemanfaatan Sumber Bekas Zat Radioaktif. Salah satu bentuk kerja samanya adalah penelitian dengan memanfaatkan limbah radioaktif Stronsium-90 (Sr-90) dalam sumber bekas Zat Radioaktif Terbungkus Tidak Digunakan (ZRTTD) untuk dibuat menjadi energi listrik dalam bentuk baterai betavoltaik, dikutip dari istagram brin_indonesia Selasa (22/2/2022).
BRIN mengembangkan mobil listrik tanpa pengemudi yang ramah lingkungan.
Tim peneliti merancang dan membangun dari awal platform kendaraan listrik yang digunakan. Platform tersebut diperuntukkan bagi kendaraan satu penumpang.
Secara global, kendaraan listrik masa depan untuk perkotaan memang dirancang untuk satu atau dua penumpang. Kendaraan ini sering disebut sebagai micro electric vehicle. (*)
