Peringatan HUT ke-277 Kota Solo Menggelar Kirab Boyong Kedhaton dan Tarian Kolosal

Peringatan HUT ke-277 Kota Solo Menggelar Kirab Boyong Kedhaton dan Tarian Kolosal
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || SOLO – Peringatan HUT ke-277 Kota Solo diadakan secara sederhana dengan menggelar kirab boyong kedhaton dan tarian kolosal di halaman Balai Kota, Kamis (17/2).

Untuk kirab boyong kedhaton seperti dikutip dari laman timlo.net mengambil rute Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Benteng Vastenburg ke Balai Kota, dengan jarak tempuh 150 km.

Kirab tarian kolosal tersebut sebagai penggambaran berdirinya Kota Solo yang dimulai dari perpindahan Keraton Kartasura yang rusak parah karena tragedi geger Pecinan. Paku Buwono (PB) II memutuskan memindah lokasi kerajaan ke Desa Sala.

Pantauan Timlo.net pada barisan pertama rombongan kirab ada pasukan drumband pasukan keraton, abdi dalem keraton perempuan membawa pohon beringin, hewan kuda dan gajah, sebanyak 17 jenis jenang dan sejumlah pasukan elit keraton.

Baca Juga  Warga Ambal, Kebumen, Penjual Serbuk Petasan Ditangkap Polisi

Diketahui ini merupakan kirab pertama yang diadakan Pemkot Solo di tengah pandemi, dengan mengangkat tema “Sesarengan Gumregah, Sesarengan Jumangkah”.

Di Desa Solo itu yang akhirnya menjadi Kota Solo sampai sekarang. Di Kota Solo tersebut berdiri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Ia mengatakan untuk tahun ini kita adakan lagi dengan pembatasan prokes ketat. Kirab boyong kedhaton ini merupakan peringatan penting bagi Kota Solo

“Kegiatan ini diadakan sesingkat mungkin karena kasus corona naik. Kirab boyong kedhaton ini setidaknya bisa menghidupkan wisata Solo,” kata dia. (*)