Jelang Idul Fitri 1443 H, Pemkab Ngawi Gelar Bazar Ramadhan Upaya Tekan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar

Jelang Idul Fitri 1443 H, Pemkab Ngawi  Gelar Bazar Ramadhan Upaya Tekan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar
SHARE

 PRABANGKARANEWS.COM || NGAWI – Bulan ramadan bulan baik untuk berbagi, di momen ini Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja mengajak BUMN, BUMD serta instansi lain di lingkup wilayah Ngawi untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk Bazar Ramadan Tahun 2022, Selasa (26/04/22) di Alun – Alun Merdeka Ngawi.

Dalam Bazar Ramadhan ini, menurut Wabup Ngawi barang yang dijual dibawah harga normal.

“Berbagi sekaligus ikut serta dalam menstabilkan harga jelang Idul Fitri 1443 H,” katanya usai tinjau sejumlah stand dilansir dari istagram ngawikab_  Selasa (26/4/2022).

Dijelaskan Wabup Ngawi, Bazar Ramadhan juga menjadi salah satu strategi Pemkab Ngawi menghadapi kenaikan sejumlah bahan pokok jelang Idul Fitri 1443 Hijriah dengan memberikan alternatif belanja dengan harga lebih murah.

Baca Juga  Prosedur Pengambilan Keputusan Taktis, Danrem 071 / Wijayakusuma Taklimat Awal Latposko I Kodim 0720 / Purbalingga

“Salah satu contoh minyak goreng kemasan harga pasaran Rp. 25 ribu disini dijual berkisar Rp. 21 ribu termasuk bahan pokok lainnya kita jamin harganya lebih murah,” terangnya.

Dwi Rianto Jatmiko mengatakan Bazar Ramadhan ini akan berlangsung selama sehari saja, namun jika kegiatan ini memberikan impact bagus, maka akan dilakukan lagi dengan sejumlah evaluasi salah satunya pengelompokan jenis komoditi yang dijual.

“Akan dilaksanakan lagi paling tidak sampai Idul Fitri dengan pengelompokan jenis komoditi agar masyarakat lebih mudah dalam membeli,” tuturnya.

Sementara disampaikan Kadin Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja, Yusuf Rosyadi sejumlah BUMN, BUMD, kelompok tani, instansi pemerintahan terkait dan perorangan yang ikut Bazar Ramadhan berdasarkan partisipasi sedangkan Pemkab Ngawi hanya memfasilitasi tempat.

Baca Juga  Menkumham Yasonna Laoly Tepis Tuduhan Anaknya Terlibat Monopoli Bisnis di Lapas

“Dengan total lima puluh peserta, intinya dengan partispasi bazar kali ini benar-benar dari mereka untuk mereka,” ujarnya.