Jembatan Pangger Desa Segulung-Tileng, Destinasi Wisata Baru di Madiun Selatan
PRABANGKARANEWS.COM || Madiun– Hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, tempat bekerja, ke pasar guna menjual hasil pertanian, serta memperlancar aktivitas warga.
Seperti halnya warga Desa Tilen, Kecamatan Dagangan, Kabupatèn Madiun keberadaan jembatan gantung tidak harus lagi memutar jauh dalam menjalankan aktivitas keseharian.
Melalui Kementrian PUPR tahun 2021 telah dibangun jembatan gantung yang terletak di antara Dusun Gondoroso, Desa Tileng dengan Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupatèn Madiun.
Jembatan yang diberi nama Pangger dengan tinggi tiangnya mencapai 40 meter, panjang 120 meter, lebar 3 meter. Jembatan tersebut dibangun di atas jurang sedalam 300 meter.
Fungsi jembatan tersebut sebagai penghubung antar wilayah juga sebagai jalur distribusi hasil pertanian di wilayah tersebut. Namun yang tak kalah menariknya yaitu eksotika panorama alam yang melatarbelakangi jembatan gantung. Sehingga dijadikan obyek wisata yang instagramable.
Banyak pengunjung yang datang untuk melihat kemegahan Jembatan Gantung Pangger yang baru diresmikan Bupati Madiun beberapa waktu lalu tersebut yang bisa dikatakan sebagai jembatan gantung terpanjang di Kabupaten Madiun. Baik untuk sekedar menikmati keindahan panorama sekitar jembatan dengan berswa foto berlatar jembatan atau yang hobi olaharaga bersepeda dapat sekaligus berolahraga cross country bike karena jalurnya yang ekstrim bisa sedikit menguji adrenalin. Di mana jalurnya sedikit menikung curam yang menjadi destinasi wisata favorit bagi kalangan goweser.
Jembatan gantung Tileng ini juga sangat berpotensi untuk menjadi obyek wisata Rappelling dan Abseilling ( turun tebing). Hal ini bisa menjadi referensi di kemudian hari mengingat medan yang sangat terjal dan curam.
Harus diakui masih banyak fasilatas pendukung yang harus dibangun jika jembatan gantung di Desa Tileng itu nantinya menjadi salah satu destinasi wisata Kabupaten Madiun. Salah satunya harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti; warung makan, mushola. Walaupun sudah ada sedikit fasilitas pendukung seperti warung dan kamar mandi. Selain itu akses jalan menuju jembatan yang bergelombang dan sempit perlu di perbaiki.
Seperti diketahui Pemkab Madiun sedang giat mengembangkan kawasan wisata sebagaimana telah ditetapkan Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2017, “Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Timur Tahun 2017-2032.”
Perda Pemprov Jatim tersebut tertulis ada tiga kawasan pengembangan pariwisata di Kabupaten Madiun yakni, Selingkar Wilis, Selingkar Pandan dan Caruban Raya.
Sedangkan Jembatan Gantung Pangger yang ada di Desa Segulung dan Desa Tileng termasuk dalam pengembangan Selingkar Wilis.( Ng)
