Kampus Mengajar 4; Literasi dan Numerasi untuk Sekolah Dasar
PRABANGKARANEWS.COM || Literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang dapat membekali peserta didik dalam mengolah dan memahami informasi, serta mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari. Literasi numerik perlu kita tingkatkan dengan melakukan kolaborasi pembelajaran numerik baik di sekolah.
Seperti apa serta cara dalam rangka untuk membantu peserta didik dalam mencapai kompetensi literasi dan numerasi. Untuk jenjang Sekolah Dasar kita bisa mengenalkan kepada peserta didik dengan menggunakan konteks di sekolah dengan memanfaatkan benda-banda yang ada disekitar sekolah.
Untuk jenjang kelas 1-3 kita mudah untuk mengenalkan kepada mereka disebabkan jumlah angkanya tidak mencapai ratusan hanya puluhan. Namun yang sulit kita lakukan pada anak SD kelas V bisa kita manfaatkan soal yang berbentuk soal cerita yang berkaitan dengan nilai ekonomis budidaya Cabe, Budidaya Lele, Beternak Domba, Budidaya Padi dan kegiatan ekonomis lainnya di sekitar sekolah.
Untuk budaya juga bisa kita lakukan denganmencari jumlah bangun yang ada di pakaian sebuah tarian, jumlah kotak, jumlah lingkaran, dan sebagainya. Namun yang menjadi kendala jika kita kaitkan dengen konteks masyarakat yaitu sistem penilaian yang masih menggunakan test dengan alat ukur yang telah ditentukan, akan membuat siswa yang diajarkan dengan pembelajaran merdeka yang mengasyikkan akan kebingungan mengerjakan soal-soal yang ada di layar komputer maupun soal yang sementara digunakan sebagai alat evaluasi.
Persoalan inilah yang akan dijawab pada saat pelaksanaan Kampus Mengajar 4 yang merupakan Program Kemendikbudristek dengan memfokuskan terjadinya kolaborasi anatara guru pamong, mahasiswa program Kampua Mengajar, serta DPL KM4 dalam menjawab tantanangan literasi numerik untuk tingkat Sekolah Dasar. (*)
