Wakil Bupati Pacitan Buka Seminar KIE Edukasi Masyarakat Tentang Keamanan Pangan

Wakil Bupati Pacitan Buka  Seminar KIE Edukasi Masyarakat Tentang Keamanan Pangan
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Pengawasan obat dan makanan mempunyai implikasi yang luas terhadap kesehatan masyarakat. Sebagai konsumen makanan, masyarakat membutuhkan perlindungan dari risiko peredaran produk pangan yang tidak memenuhi syarat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gagarin, mewakili Bupati Pacitan dalam acara Kegiatan Komunikasi Informasi Dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan di Pendopo Kabupaten, Rabu (24/08/2022).

“Melalui kegiatan ini kita harapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pangan yang aman, bermutu dan bermanfaat serta meningkatkan peran berbagai pihak dalam pengawasan makanan yang beredar di masyarakat,” katanya.

Pengawasan makanan yang beredar menurut Wabup, perlu dukungan perangkat daerah terkait dan masyarakat melalui pemberdayaan. Untuk itu, pengawasan berbasis risiko yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan dan BPOM lebih difokuskan pada upaya preventif. Tantangan terberat lanjutnya, adalah pengaruh lingkungan dan perilaku masyarakat sendiri dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Baca Juga  3 Desa di Pacitan Raih Penghargaan Prospektif Good Governance

“Saya berharap agar sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga faktor risiko dari berbagai masalah kesehatan dapat dikendalikan,” sambungnya.

Kegiatan Komunikasi Informasi dan edukasi (KIE) Keamanan Pangan berlangsung dalam berbagai kegiatan. Diantaranya, pelayanan perijinan PIRT dan BPOM, bazar UMKM serta seminar dengan menghadirkan nara sumber dari BPOM Surabaya. Peserta seminar terdiri dari para pengusaha makanan dan UMKM, ketua TP PKK kecamatan, camat kepala desa serta pelajar.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kepada Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan sertifikat cara pembuatan obat yang baik (CPPOB) kepada pengusaha makanan dan restoran serta UMKM di Pacitan.

Baca Juga  Pesan Bupati Pacitan, Saat Lepas Kontingen Jambore Nasional Pramuka Cibubur