Daya Listrik Pelanggan 450 VA, Apakah Layak Dihapus ?
Oleh: Rony Seto Wibowo (*)
Dalam rapat panitia kerja (Panja) pembahasan asumsi dasar RUU APBN 2023, Badan Anggaran DPR RI mengusulkan kenaikan daya listrik pelanggan PLN dari 450 VA menjadi 900 VA. Selain karena sudah tidak jaman lagi, alasan usulan ini adalah kondisi PLN yang oversupply.
Usulan ini memicu polemik mengingat konsumen PLN dengan daya 450 VA adalah masyarakat miskin yang mendapatkan subsidi listrik.
Sebenarnya, usulan ini ada benarnya. Tidak hanya untuk menanggulangi over supply, alasan utama peningkatan daya listrik konsumen adalah untuk mendukung transisi energi.
Tanpa daya listrik yang besar, transisi energi sulit dijalankan. Karena, ujung dari transisi energi adalah era energi terbarukan dimana penggunaan energi listrik yang lebih masif akan terjadi. Sumber-sumber energi berbasis energi terbarukan seperti matahari, angin, panas bumi, air, biomasa dan lain-lain akan dikonversi menjadi listrik.
Di sisi lain, peralatan rumah tangga seperti kompor, sepeda motor dan mobil akan menggunakan listrik. Dan alat-alat ini mengkonsumsi daya listrik yang sangat besar. Kompor listrik dapat mengkonsumsi listrik hingga 1000 Watt dan sepeda motor membutuhkan daya sekitar 400 Watt untuk pengisian baterai.
Hampir pasti daya listrik 450 VA tidak akan mencukupi. Apalagi jika satu rumah mempunyai lebih dari satu kompor listrik dan sepeda motor listrik.
Memang, beberapa permasalahan dapat timbul akibat kenaikan daya listrik ini. Pertama, jika daya dinaikkan menjadi 900 VA atau lebih, konsumen kuatir bila subsidi yang diterima akan berkurang atau hilang. Untuk itu, pemerintah dan DPR perlu mencari jalan keluar agar daya listrik dapat naik namun subsidi listrik tetap diberikan. Subsidi dapat dialihkan dari subsidi barang ke subsidi langsung.
Kedua, kualitas instalasi listrik rumah masih diragukan, khususnya penggunaan kabel. Ada kemungkinan bahwa kualitas instalasi listrik di rumah-rumah keluarga miskin tidak memenuhi standard sehingga berpotensi mengalami kelebihan beban. Hal ini dapat menimbulkan panas berlebihan dan kebakaran.
Ketiga, Tidak hanya instalasi rumah, jaringan listrik PLN pun berpotensi mengalami kelebihan beban bila banyak orang beralih ke peralatan listrik. Karena itu, pengembangan jaringan distribusi listrik adalah suatu keharusan.
Implementasi Bertahap
Bila ketiga permasalahan di atas dapat diselesaikan, penggunaan daya listrik besar dapat segera diimplementasikan. Perubahan dapat dilakukan secara bertahap tetapi konsisten. Bila perlu, minimal sewa daya listrik adalah 1300 VA atau 2200 VA.
Tidak dapat dihindari, tahapan transisi energi harus dijalankan. Memperbesar daya listrik pelanggan PLN adalah salah satu tahap mendasar yang harus dilakukan.
(*) Dosen Elektro ITS, Anggota Dewan Pakar Masyarakat ketenagalistrikan indonesia
Sumber: bisnistoday.co.id
