624 Jumlah Pendaftar Seleksi Anggota PPK di KPU Pacitan

624 Jumlah Pendaftar Seleksi Anggota PPK di KPU Pacitan
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Persaingan menjadi anggota pantia pemilik kecamatan (PPK) Pemilu 2024 di Pacitan bakal sangat ketat. Sebab, jumlah pelamarnya membeludak. Hingga Selasa (29/11) tercatat ada 624 orang yang telah mendaftar seleksi anggota PPK di KPU Pacitan.

Padahal, total kebutuhan PPK yang bakal bertugas di 12 kecamatan hanya 60 orang. Setiap kecamatan diisi lima petugas. ‘’Ini berarti masyarakat antusias menjadi bagian dari penyelenggara pemilu,’’ ujar Ketua KPU Pacitan Sulis Styorini, dikutip dari laman kpu.go.id.

Seluruh pelamar mendaftar secara online melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA). Berkas pendaftaran seperti KTP, ijazah, dan surat lamaran diunggah ke laman www.siakba.kpu.go.id.

Selain mendaftar mandiri, banyak juga yang mendatangi help desk KPU Pacitan untuk menanyakan prosedur pendaftaran.

Baca Juga  Kasdam I / BB Rapat Panitia Program Kerja dan Anggaran Kodam I / Bukit Barisan Triwulan I Tahun 2020

Rini menduga meningkatnya animo masyarakat mendaftar sebagai calon anggota PPK ini karena telah dihapusnya sistem periodesasi bagi petugas yang sudah dua kali menjabat sebagai badan ad hoc. ‘’Kalau dilihat dari berkas yang masuk, rata-rata pendaftar berusia sekitar 20–40 tahunan,’’ ungkapnya.

Setelah pendaftaran ditutup kemarin, tahap selanjutnya KPU akan meneliti kelengkapan administrasi calon anggota PPK. Penelitian kelengkapan administrasi berlangsung hingga awal Desember.

Kemudian dilanjutkan tes tulis dan computer assisted test (CAT). ‘’Untuk CAT akan kami mulai awal Januari nanti. Selain itu, karena pelamarnya banyak mungkin nanti akan digilir,’’ katanya.

Rini berharap bagi pelamar yang seandainya nanti tidak diterima untuk tak berkecil hati. Mereka masih bisa ikut mendaftar sebagai panita pemungutan suara (PPS) maupun kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Baca Juga  Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan

‘’Kebutuhan SDM kami untuk keperluan penyelenggaraan pemilu 2024 masih banyak. Mulai dari PPS, KPPS, petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) hingga petugas keamanan. Kalau ditotal kebutuhannya mencapai 14 ribu orang,’’ terang Rini. (*)


SHARE