Program Kemitraan dengan Petani Ponpes Jangkung Nawangan, Pacitan; Sukses Panen Perdana Kacang Sacha inchi

Program Kemitraan dengan Petani Ponpes Jangkung Nawangan, Pacitan; Sukses  Panen Perdana  Kacang Sacha inchi
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Pacitan– Setelah menanti hampir 7 bulan lamanya menanam kacang Sacha inchi pola kemitraan.Petani yang tergabung di Ponpes Jangkung,  Kecamatan Nawangan, Kabupaten  Pacitan, Provinsi Jawa Timur  tersenyum gembira. Bagaimana tidak tanaman yang ditunggu akhirnya membuahkan hasil dengan panen perdana dengan hasil  yang lumayan.

Ada lebih dari 30 orang petani ponpes Jangkung Nawangan yang menanam kacang Sacha inchi (Plukenetia volubil) atau orang biasa sebut kacang bintang dengan pola sistem kemitraan.Dalam hal ini petani Jangkung tersebut menjalin kemitraan dengan Koperasi Tani Sejahtera Indonésia. Hal ini penting dilakukan sebagai langkah untuk memudahkan pemasaran hasil komoditi pertaniannya.

Dalam kesempatan panen perdana kacang Sacha inchi tersebut yang dipusatkan di pondok Pesantren Jangkung Kecamatan Nawangan Kabupatèn Pacitan juga digelar kegiatan sarasehan hortikultura dengan tema “Potensi Ekonomi budidaya Kacang Sacha Inchi,” yang diikuti seluruh anggota petani ponpes Jangkung,jajaran Pimpinan ponpes Jangkung, masyarakat,dan di hadiri perwakilan perusahaan, Minggu (12 /03/2023).

Baca Juga  Perjanjian Maritim Rp87 Triliun: Indonesia dan Inggris Bangun 1.000 Kapal dan Tingkatkan Kapabilitas Pertahanan

Dalam Sarasehan tersebut berbagai persoalan,hambatan, kendala seperti bibit,pupuk, hama penyakit dalam budidaya Sacha inchi maupun sistim kemitraan diurai dan dicari solusi permasalahan sehingga petani kacang Sacha inchi dapat tenang berbudidaya tanaman tersebut karena pihak perusahaan menjamin penyerapan hasil panen petani, sehingga par petani tidak takut hasil panennya tidak terbeli.

Karidi selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Jangkung, memberikan apresiasi  terselenggaranya saresehan Hortikultura tanaman Sacha inchi dan panen perdana.

“Petani Sacha Inchi binaan di Ponpes Jangkung, bagian ikhtiar ponpes dalam ikut serta membudidayakan tanaman asli Peru  terdapat nilai ekonomi yang tinggi serta dapat membantu mensejahterakan taraf hidup petani,” jelas Karidi.

Karidi berharap kedepanya Ponpes Jangkung menjadi setra budidaya kacang Sacha inchi untuk wilyah Kabupatèn Pacitan.

Baca Juga  Optimalisasi Pemulihan Aset: KPK Raih Rp17 Miliar dari Lelang Barang Rampasan di Hakordia 2024

“Alhamdulillah panen perdana Kemitraan untuk petani Sacha inchi ini dapat menjadi barokah dalam mengangkat kesejahteraan petani nantinya,dan semoga ponpes Jangkung kedepannya dapat menjadi sentra budidaya pengembangan Sacha inchi di Kapubaten Pacitan,” harap Karidi.

Pemateri  Jhony Arisanto wakil dari perusahan menyampaikan,  sistem kemitraan usaha inti plasma bagi petani Sacha Inchi  di Ponpes Jangkung Nawangan dan sekitarnya merupakan upaya untuk mensejahterakan petani. Karena itu, kebijaksanaan perusahaan dalam membangun kemitraan petani Sacha Inchi menjadi primadona dan diyakini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi petani, terutama ketika melaksanakan sistem kemitraan inti plasma.

“Keberhasilan sistem kemitraan tergantung pada penerapan dan kuncinya adalah peningkatan intensitas hubungan perusahaan dan petani berdasarkan kepercayaan satu dengan yang lainnya. Artinya, dalam kemitraan harus ada komitmen yang saling menguntungkan, baik petani dan perusahaan inti,” kata Jhony,Minggu(12/03)

Baca Juga  Iran Nyatakan Perang Setelah Serangan AS Terhadap Fasilitas Nuklir

Menurut dia, tolok ukur keberhasilan kemitraan dapat dilihat dari kinerja kebun produksi yang menunjukkan produktivitas kebun apakah naik atau turun, harga pokok produksi terkendali, kualitas tandan buah segar (TBS) terus meningkat, stabilitas pasokan bahan baku terjamin, adanya kelembagaan petani yang kuat.

Saresehan yang berlangsung santai dan gayeng ini ditutup dengan penyerahan buku tabungan milik petani secara simbolis dan penimbangan hasil perdana petani Sacha Inchi ponpes Jangkung Nawangan yang mencapai lebih kurang 2 ton .Acara di tutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh pengasuh Ponpes Jangkung.  Dilanjutkan dengan penimbangan hasil panen petani kemitraan Sacha inchi.( zain)