Ceprotan: Upacara Adat yang Memancarkan Kebudayaan dan Keharmonisan di Desa Sekar, Pacitan

Ceprotan: Upacara Adat yang Memancarkan Kebudayaan dan Keharmonisan di Desa Sekar, Pacitan
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Di Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, terdapat sebuah upacara adat yang masih dilaksanakan setiap tahunnya, yaitu Ceprotan. Asal usul nama upacara ini memiliki beberapa pendapat yang menarik. Salah satunya menyebutkan bahwa “Ceprotan” berasal dari kata “ceprot” dengan tambahan akhiran “-an”.

Dalam bahasa Jawa, “ceprot” memiliki arti memancar dengan deras seperti semprotan. Pendapat lain menyatakan bahwa nama “Ceprotan” diambil dari bunyi “ceprot” yang terdengar saat puncak acara, yaitu ketika embut-embutan saling dilempar hingga pecah. Selain itu, ada juga pendapat yang mengatakan bahwa istilah “Ceprotan” berasal dari kejadian saat Dewi Sekartaji minum air kelapa muda dan menumpahkan sisa airnya ke tanah, sehingga air memancar dengan kuat.

Baca Juga  Bupati Pacitan Resmi Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Pacitan 2024

Upacara adat Ceprotan merupakan salah satu bentuk produk budaya lokal di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang masih terus dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Tradisi ini diadakan setiap tahun dengan mengacu pada kalender Jawa pada bulan Lokang. Tujuan dari upacara ini adalah untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Pencipta atas segala karunia-Nya.

Tradisi ini terus lestari berkat dukungan masyarakat yang merasakan pentingnya tradisi ini dalam kehidupan mereka. Bagi masyarakat di Desa Sekar, upacara ini sangat membantu dalam menjaga persatuan dan gotong-royong di antara mereka. Secara tidak langsung, kegiatan ini juga menjadi salah satu aset wisata budaya, dilansir dari laman warisanbudaya.kemendikbud.go.id.

Baca Juga  Nyeker Saat Khofifah Indar Parawansa Menanam Mangrove di Watu Mejo Park Pacitan

Upacara tradisional Ceprotan diadakan setiap tahun pada hari Senin Kliwon bulan Longkang dalam penanggalan Jawa. Jika tidak ada hari Senin Kliwon dalam bulan Longkang, maka upacara dilaksanakan pada hari Minggu Kliwon. Puncak upacara ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 18.00 WIB dan diadakan di rumah Kepala Desa Sekar yang terletak di Dusun Krajan Kidul, Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Secara turun-temurun, upacara adat Ceprotan dilakukan oleh warga Dusun Krajan Lor dan Krajan Kidul, dan tempat pelaksanaannya harus di salah satu dusun tersebut.

Untuk tahun 2023 akan dilaksanakan tanggal 27-29 Mei 2023, di Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. (*)

Baca Juga  Sirkuit Nasional Voli Pantai Seri 2 Digelar di Pantai Pancer Door Pacitan, Disparpora Pacitan Gratiskan Tiket Masuk