Festival Jaranan Jawa Khas Kediri: Melestarikan Seni dan Kebudayaan Tradisional dalam Keberagaman

Festival Jaranan Jawa Khas Kediri: Melestarikan Seni dan Kebudayaan Tradisional dalam Keberagaman
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Festival Jaranan Jawa khas Kediri yang diadakan di Kediri, Jawa Timur, pada hari Minggu, tanggal 21 Mei 2023, menjadi panggung bagi sejumlah peserta yang tampil dalam acara tersebut. Festival ini diadakan sebagai upaya dari pemerintah daerah setempat untuk melestarikan seni budaya Jaranan Jawa, mengingat keberadaannya dalam masyarakat semakin tergantikan oleh tari jaranan kreasi, dilansir dari laman Jatim.Antaranews.com Selasa (23/5/2023).

Pentas Jaranan Jawa khas Kediri ini melibatkan sekitar 600 penari yang berasal dari 83 kelompok jaranan. Para penari ini datang dengan penuh semangat untuk mempersembahkan pertunjukan yang memukau dan memperlihatkan keindahan seni tradisional Jaranan Jawa.

Dalam festival ini, para penari memadukan gerakan-gerakan khas Jaranan Jawa dengan sentuhan kreativitas dan inovasi. Mereka mengenakan kostum tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya Jawa, dengan hiasan kepala yang khas serta pakaian yang berwarna-warni.

Baca Juga  Kapolri: Kerahkan Kekuatan Terbaik, Dirikan 2 Posko Evakuasi KRI Nanggala 402

Pertunjukan Jaranan Jawa khas Kediri ini menampilkan gerakan yang energik dan dinamis. Para penari beraksi dengan lincah dan penuh keahlian, menggerakkan kuda-kuda atau “kuda lumping” yang menjadi simbol utama dalam tarian Jaranan. Mereka membawakan kisah-kisah legendaris dan mitos-mitos tradisional melalui gerakan tubuh yang ekspresif dan dramatis.

Selama festival, suasana riang dan meriah terasa di antara penonton yang memadati tempat acara. Bunyi alat musik tradisional seperti kendang, gamelan, dan siter terdengar memenuhi udara, menciptakan irama yang menggugah semangat. Sejumlah pengunjung juga ikut bergabung dalam tarian, menyatu dengan para penari dan merasakan kegembiraan yang ditawarkan oleh Jaranan Jawa.

Dengan adanya Festival Jaranan Jawa khas Kediri ini, diharapkan seni budaya Jaranan Jawa dapat terus hidup dan berkembang, serta menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Kediri dan Jawa Timur pada umumnya. Melalui upaya melestarikan tradisi ini, generasi muda juga diharapkan dapat mengenali dan menghargai warisan budaya yang berharga ini, menjaga keberlanjutan kehidupan seni Jaranan Jawa dalam masa yang akan datang. (*)

Baca Juga  Budaya Sehat Jamu Indonesia, Resmi Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO