Prestasi Kilau Atlet Pacitan: Luluk Diana dan Aisyah Indika di Sea Games 2023 dan Paralayang Internasional
PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Luluk Diana Tri Wijayana, seorang atlet angkat besi asal Pacitan, berhasil membawa pulang medali perunggu di Sea Games 2023 di Kamboja dan mendapatkan sambutan hangat ketika pulang. Tidak hanya Luluk, tapi juga atlet perempuan yang luar biasa lainnya, Aisyah Indika Desta Rahmadany, seorang atlet paralayang, juga mendapatkan sambutan yang serupa.
Berbeda dengan Luluk, yang mewakili Indonesia dalam ajang olahraga Asia Tenggara tersebut, Aisyah mewakili Jawa Timur dalam kompetisi internasional Parigi Moutong Open 2023 dan meraih medali emas. Selain itu, dia juga berhasil meraih medali perak di 7th Thailand Paragliding Accuracy Open dan medali perunggu di Kejuaraan Asia AFA.
Upacara penyambutan untuk kedua atlet sukses asal Pacitan ini sangat meriah. Di gerbang masuk antara Pacitan dan Wonogiri, terdapat barisan kendaraan yang menunggu, termasuk pejabat pemerintah, anggota masyarakat, dan masyarakat umum. Bahkan, jeep terbuka khusus disiapkan untuk konvoi Luluk dan Aisyah menuju Pendopo Kabupaten.
Setibanya di Pendopo, Luluk, Aisyah, dan pelatih mereka disambut dengan tarian Kethek Ogleng. Mereka diterima oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), orang tua atlet, dan pejabat dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Ini adalah sesuatu yang patut dirayakan karena perayaan ini bukanlah suatu perlebih-lebihan, tetapi ungkapan rasa syukur karena Pacitan memiliki atlet-atlet yang membanggakan,” kata Mas Aji pada Sabtu, 20 Mei 2023.
Mas Aji juga menyatakan bahwa Luluk dan Aisyah adalah bukti bahwa Pacitan mampu meraih prestasi besar. Dengan bakat dan pengembangan yang tepat, prestasi luar biasa dapat dicapai. Bupati berharap prestasi mereka dapat menginspirasi individu muda berbakat lainnya dari berbagai cabang olahraga untuk berprestasi.
Sebagai penghargaan atas prestasi mereka, Pemerintah Kabupaten memberikan bonus kepada kedua atlet tersebut. Luluk Diana Tri Wijayana menerima bonus sebesar 10 juta Rupiah, dengan tambahan 7,5 juta Rupiah untuk pelatihnya. Aisyah Indika Desta Rahmadany menerima bonus sebesar 3 juta Rupiah, serta 2 juta Rupiah untuk pelatihnya. (*)
