Situs Makam Eyang Hadi Moyo, Desa Mantren Punung, Pacitan
PRABANGKARANEWS || PACITAN – Bismillah. Salam Literasi Sejarah. Pacitan, Kota Misteri. Pacitan adalah sebuah kota yang memiliki sejarah yang kaya, dan salah satu aspek sejarah yang menarik adalah keberadaan makam Empu Keraton Surakarta, Eyang Hadi Moyo. Makam tersebut terletak di Dusun Suruhan, Desa Mantren, Kecamatan Punung, Pacitan.
Diperkirakan pada abad ke-18 hingga ke-19 M, saat Keraton Surakarta Hadiningrat masih berkuasa di wilayah selatan Jawa, termasuk Pacitan, hiduplah seorang Pamong Projo bernama Eyang Hadi Moyo. Beliau diberi kepercayaan oleh Keraton Surakarta untuk menjadi seorang Empu di keraton. Meskipun memiliki jabatan yang terhormat dan dihormati oleh Keraton Solo, Eyang Hadi Moyo hidup dengan sederhana dan bersahaja.
Eyang Hadi Moyo menjalani kehidupan sehari-harinya di sekitar wilayah Punung dan menjadi pepunden dalam setiap acara adat dan adab di Pacitan. Ia sangat dihormati dan menjadi teladan bagi masyarakat di zamannya. Meskipun memiliki kedudukan tinggi, ia tetap menunjukkan kesederhanaan dan memberikan contoh kepada rakyat di bawahnya.
Makam Eyang Hadi Moyo menjadi saksi sejarah dan bukti kesederhanaan tokoh masyarakat tersebut. Meskipun telah lama meninggal, makam ini tetap dihormati oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada Eyang Hadi Moyo.
Mugio Gusti Allah Paring Berkahipun Teng Engsun, Keluarga, Rakyat, dan Penerus dalam Kanjeng Nabi Muhammad Rasulullah, semoga Tuhan memberkahi mereka semua di dunia dan akhirat. (Amat Taufan)
