Sumbu Filosofi Yogyakarta: Mahakarya Sri Sultan Hamengku Buwono I yang Diakui Dunia
Keputusan UNESCO untuk mengukuhkan Sumbu Filosofi Yogyakarta sebagai warisan dunia menjadi bukti nyata kerja sama antara berbagai pihak, dari pemerintah hingga masyarakat setempat, dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang bernilai tinggi ini. Sri Sultan Hamengku Buwono X, dengan tulus, mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam upaya ini.
Namun, lebih dari sekadar pengakuan internasional, penetapan ini menghadirkan peluang berharga untuk belajar bersama. Sumbu Filosofi bukan hanya simbol Yogyakarta, tetapi juga menyimpan nilai-nilai universal yang dapat menginspirasi dunia. Karya ini menggambarkan keterkaitan erat antara seni, budaya, dan filsafat, menunjukkan betapa pentingnya kesatuan dalam keberagaman, DIKUTIP DARI aNTARANEWS.COM rABU (20/9/2023).
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap bahwa pengakuan ini akan menjadi sumber inspirasi bagi semua orang untuk menjadikan nilai-nilai universal ini sebagai dasar dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. Ini adalah panggilan untuk menciptakan dunia baru yang lebih harmonis dan beradab, di mana keberagaman dihormati, seni diapresiasi, dan filsafat menjadi panduan menuju kedamaian. (*)
