Proyek Pembangunan Tanjakan Mloko Pacitan untuk Meningkatkan Aksesibilitas
PRABANGKARANEWS || Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan sedang mengerjakan proyek pembangunan jalan di daerah tanjakan Mloko, Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan. Proyek ini melibatkan pembangunan jalan sepanjang 450 meter dan diharapkan selesai serta dapat digunakan pada akhir tahun 2023. Sumber pendanaan proyek ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Proyek ini penting karena jalan alternatif Sedeng berperan sebagai penghubung antara Kota Pacitan dan wilayah-wilayah barat seperti Kecamatan Pringkuku, Punung, dan Donorojo. Jalan ini juga menjadi akses penting ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Petugas pengerjaaan proyek Muhammad Muslih kepada Jurnalis, Sabtu (14/10/2023), menjelaskan pengerjaan jalan alternatif Sedeng dimulai pada awal tahun 2023, dan saat ini sudah mencapai tahap 60%. Pembangunan jalan ini berlokasi di Mloko, Desa Sedeng, Pacitan, dan memiliki tanjakan yang cukup sulit dilalui.
Sebelumnya, kendaraan roda empat sering mengalami kesulitan menaiki tanjakan ini, terutama jika mereka kurang mempersiapkan kendaraan atau pengemudi tidak berpengalaman. Banyak pengendara motor bahkan harus mendorong kendaraan mereka karena tidak dapat melewati tanjakan ini.
Proyek pembangunan jalan alternatif Sedeng-Pringkuku ini dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus dengan tujuan utama meningkatkan aksesibilitas dan mengundang lebih banyak wisatawan ke Pacitan. Meskipun jalan baru dibangun, jalan lama akan tetap digunakan sebagai jalan lingkungan dan tidak akan ditutup. (Permata Alam )
