Penyerahan Mahasiswa Kampus Mengajar 7 SDN 2 Losari: Implementasi Kurikulum Merdeka di Perguruan Tinggi

Penyerahan Mahasiswa Kampus Mengajar 7 SDN 2 Losari: Implementasi Kurikulum Merdeka di Perguruan Tinggi
SHARE

PRABANGKARANEWS || PACITAN – Dalam upacara bendera pada Senin (26/2/24), DPL Agoes Hendriyanto secara resmi menyerahkan  mahasiswa Kampus Mengajar 7 penempatan di SDN 2 Losari, Pacitan. Kepala sekolah SDN 2 Losari menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat datang, menyatakan perbedaan antara sekolah di pedesaan dengan kota, tetapi mengapresiasi disiplin siswa terutama dalam menjalankan tugas sebagai petugas upacara pada hari Senin.

Mahasiswa dari STKIP PGRI Pacitan yang mendapat tugas di sekolah ini adalah Anis Putri, Devita Arif, Niken Ardella, Sindi Widya Arini, dan Siska Nur Rohimah. Mereka secara resmi akan bertugas hingga awal Juni 2024 dalam rangka mengimplementasikan kurikulum merdeka di Perguruan Tinggi, di mana kegiatan Kampus Mengajar akan dikonversi menjadi 20 sks mata kuliah di perguruan tinggi.

Baca Juga  Ponorogo Creative Festival: Mewujudkan Ambisi Kota Kreatif dan Motor Ekonomi Kreatif
Gambar: Penyerahan Mahassiwa KM-7 kepada pihak SD Negeri 2 Losari, dengan Upacara Bendera
Gambar: Penyerahan Mahassiwa KM-7 kepada pihak SD Negeri 2 Losari, dengan Upacara Bendera

SDN 2 Losari, sebagai salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Pacitan, memiliki 9 tenaga kependidikan, termasuk 6 guru wali kelas, 1 guru PAI, dan 1 guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa.

“Ikrar menjaga kebersihan selalu diucapkan siswa setiap hari senin.  Hal ini untuk mewujudkan budaya hidup bersih terutama dalam membuang sampah, kebersihan di wc maupun ruangkelas, dan tempat umum.  hal ini sebagai komitmen untuk membudayakan hidup bersih sejak dini.  Untuk literasi dan numerasi SDN 2 Losari sudah berada pada wilayah kuning bukan merah.  Sehingga mahasiswa KM 7 diharapkan bisa meningkatkan literasi dan numerasi,” jelas Kepala Sekolah.

Dengan total 92 siswa dari berbagai wilayah sekitar, SDN 2 Losari dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti ruang kelas, ruang guru, mushola, kamar mandi, ruang extra gamelan, perpustakaan, UKS, ruang kantin, serta fasilitas luar ruangan seperti tempat sampah pilah, papan pengumuman, tempat cuci tangan, dan lapangan. (M Rafid).

Baca Juga  Nono Sampono: Indonesia Siap Kuasai Geo Politik dan Geo Ekonomi Asia Selatan