“Kue Apem” Pelengkap Tradisi Megengan Menyambut Bulan Ramadan
PRABANGKARANEWS || Megengan merupakan tradisi yang dilaksanakan di Jawa Timur untuk menyambut bulan suci Ramadan. Setiap rumah mempersiapkan makanan dan minuman yang kemudian dihantarkan ke tetangga dan kerabat, atau disantap bersama di Musholla atau Masjid. Salah satu kue tradisional yang tak terpisahkan dari tradisi Megengan adalah kue Apem.
Kue Apem adalah kue bulat yang terbuat dari tepung beras, dihiasi dengan irisan daun pandan dan buah nangka di atasnya. Kue ini menjadi khas masyarakat Jawa sebagai makanan hantaran dalam tradisi Megengan. Kue Apem yang dibungkus dengan daun nangka sangat diminati oleh masyarakat menjelang puasa.
Kue Apem selalu menjadi barang yang laris manis menjelang bulan puasa. Biasanya dicari oleh ibu-ibu rumah tangga sebagai pelengkap hantaran nasi ingkung untuk tetangga atau dibawa ke Musholla untuk dijadikan hidangan bersama. Kehadiran kue Apem dalam tradisi Megengan tidak hanya sebagai makanan, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan keharmonisan dalam menyambut bulan Ramadan.
