Memperkuat Silaturahmi dan Spiritualitas: Khotmil Quran dan Bukber di STKIP PGRI Pacitan

Memperkuat Silaturahmi dan Spiritualitas: Khotmil Quran dan Bukber di STKIP PGRI Pacitan
SHARE

PRABANGKARANEWS || Pada bulan Ramadan, STKIP PGRI Pacitan mengadakan acara Khotmil Quran dan Bukber yang diikuti oleh berbagai pihak seperti Pengurus PPLP-PT PGRI Pacitan, seluruh civitas akademika, dosen, kepala biro, kepala program studi, ketua organisasi mahasiswa, dan organisasi wanita kampus pendidik (OWKP). Acara dimulai dengan shalat ashar berjamaah di Mushola Darul Fikri,  Selasa (26/3/24).  Suasana khusyuk terasa dengan lantunan ayat suci Al-Quran dari para peserta Khotmil Quran.

Dr. Mukodi, sebagai Ketua STKIP PGRI Pacitan, memimpin acara ini dan mengungkapkan rasa syukurnya atas nikmat Ramadan. Dia juga berharap bahwa acara ini dapat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kekompakan civitas akademika STKIP PGRI Pacitan.

Baca Juga  Keindahan Pantai Watu Bale Pacitan: Spot Foto Menakjubkan dan Kebersamaan dengan Alam

Sekretaris PPLP-PT menyampaikan bahwa momen berpuasa dalam Ramadan adalah waktu untuk introspeksi guna meningkatkan kualitas STKIP PGRI Pacitan. Dia berharap kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah dan memajukan kampus.

Setelah shalat, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, di mana para dosen dan mahasiswa menikmati hidangan dengan keceriaan. Supriyono, Wakil PPLP-PT PGRI Pacitan, menyambut baik acara ini dan menganggapnya sebagai momen penting untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kualitas spiritual civitas akademika.

Acara ditutup dengan kata-kata bijak dari Rais Syuriah PCNU Pacitan, H. Mukarom, yang mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Alquran sebagai petunjuk bagi umat manusia. Dia juga mendorong untuk memanfaatkan momentum Ramadan ini untuk meningkatkan kualitas diri dan memperbanyak amal shaleh.

Baca Juga  Bupati Pacitan Pimpin Upacara Bendera di SRMA 23: “Banggalah Menjadi yang Pertama”

Kegiatan ini menunjukkan komitmen STKIP PGRI Pacitan dalam membangun karakter dan spiritual civitas akademika, tidak hanya dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam pengembangan moral dan spiritual mahasiswanya