Menyelamatkan Warisan Budaya Pacitan Melalui Usaha “Batik Tulis Anthera”
PRABANGKARANEWS, PACITAN – Di tengah arus modernisasi, seorang pengusaha bernama Rifai Thaha di Dusun Diro, Fesa Bogoharjo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan telah mengambil langkah besar untuk melestarikan seni batik tulis, warisan budaya Indonesia yang kaya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapinya.
Rifai Thaha berhasil mempertahankan keaslian dan keindahan batik tulis melalui usaha kecilnya yang bernama “Batik Tulis Anthera”.
Rifai Thaha Senin (18/3/24) menjelaskan bahwa misinya adalah untuk tidak hanya menjual produk batik tulis, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya. “Batik tulis bukan hanya kain biasa, tetapi juga cerminan dari kekayaan budaya nenek moyang kita,” ujarnya Rifai Thaha dengan antusias.
Meskipun menghadapi persaingan dari batik cetak massal yang lebih murah, Rifai Thaha tetap mempertahankan kualitasnya. Keunikan batik tulis terletak pada setiap goresan tangan yang mengandung nilai keunikan dan keindahan yang tidak dapat ditiru oleh mesin, tambahnya sambil tersenyum.
Dukungan dari komunitas lokal dan turis yang tertarik pada warisan budaya telah membantu usaha Rifai Thaha berkembang.
“Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pelestarian warisan budaya Indonesia,” ungkap salah satu pelanggan setia, Mutiah.
Melalui usaha kecilnya, Rifai Thaha telah membuktikan bahwa dengan tekad dan dedikasi, kita dapat menjaga keberlanjutan warisan budaya yang berharga bagi generasi mendatang.
Pewarta: Irgi Rahmat Fahrezi – PGSD STKIP PGRI Pacitan
