Raih Emas Kejurnas Karate, Alex Dedikasikan untuk Mendiang Pelatih Lukman Arif

Raih Emas Kejurnas Karate, Alex Dedikasikan untuk Mendiang Pelatih Lukman Arif
SHARE

PRABANGKARANEWS, SIDOARJO — Kejurnas Karate Piala Ketum FORKI 2024, bukan hanya menorehkan prestasi terbaik meraih emas, bagi Variel Alexandro memiliki kesan mendalam, terutama hasil binaan pelatih bertangan dingin simpe Lukman Arif yang meninggal dunia, pada 4 Maret 2024.

Teguh, orangtua Variel Alexandro ikut terharu bahagia, perjuangan anaknya mewakili FORKI Jatim (FORKI Sidoarjo) dan siswa SMAN 4 Sidoarjo kelas X membawa hasil memuaskan.

“Alhamdulillah, semangat dan kegigihan Alex serta gemblengan simpe Lukman Arif mampu mengharumkan FORKI Jatim. Ini tentu menjadi kado terakhir simpe Lukman Arif, semoga beliau Khusnul Khatimah,” ujar Teguh, saat dihubungi media Rabu (13/3/2024).

Lanjut Teguh juga dinas di Polri ini, Kejurnas Karate PB FORKI berlangsung di Tangerang mulai 6-8 Maret. “Saya juga berterima kasih kepada Pengurus Forki dan SMAN 4 Sidoarjo yang memberikan kesempatan kepada anak saya untuk meraih prestasi, meraih emas,” pungkasnya.

Baca Juga  Kejagung Resmi Tetapkan Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis Tersangga TPPU Korupsi Tata Niaga Timah

Sebelumnya, Ketum FORKI Sidoarjo, H. Awan Hendrawan SE MH, mengatakan, kontingen Jatim berhasil meraih 3 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu. Kebetulan, dua medali emas disumbangkan Sabrina Aulia kelas Cadet 61 Pi dan Varial Alexandro KU Yunior +76 Pa dari FORKI Sidoarjo.

“Sebetulnya atlet karate dari FORKI Sidoarjo menorehkan prestasi 2 emas, 2 perak diraih Sutan Nafaf Junior KU-68 dan Aura Pinky ku+68 under Pi serta 2 perunggu dipersembahkan Fidelya kt yunior Pi dan Moniko ku senior 68 Pi,” paparnya.

Secara khusus, Abah Awan mengapresiasi perjuangan dan dedikasi simpe Lukman Arif yang berjuang tidak mengenal lelah demi prestasi karate di Jawa Timur dan Indonesia. “Semoga simpe Lukman Arif tenang di alam barzah dan mendapatkan RahmatNya,” tutupnya. (*)

Baca Juga  Pekan Keempat KM 5 SD Negeri 2 Borang Pacitan