“Candi Tegowangi” Plemahan, Kediri

“Candi Tegowangi” Plemahan, Kediri
SHARE

PRABANGKARANEWS || Candi Tegowangi, yang terletak di Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, merupakan salah satu peninggalan dari masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Bangunan candi ini dibangun menggunakan batu andesit, sementara pondasinya terbuat dari batu bata merah, memberikan petunjuk yang kuat bahwa bangunan ini berasal dari masa Majapahit.

Struktur Candi Tegowangi memiliki tiga panil tegak di setiap sisi, yang dihiasi dengan gambar raksasa yang duduk jongkok, dengan kedua tangan diangkat ke atas sebagai penyangga candi. Bagian tengah candi dilengkapi dengan pilar polos di setiap sisinya, dikutip dari BPK_XI Selasa (2/4/24).

Selain struktur fisiknya, Candi Tegowangi juga mengandung panil-panil cerita seperti kebanyakan candi lainnya. Panil-panil ini menceritakan tentang proses penyucian Dewi Durga, yang awalnya berwujud jahat dan jelek, kemudian bertransformasi menjadi Dewi Uma yang baik.

Baca Juga  Gibran Tunjuk Emil Elestianto Dardak dan istrinya Arumi Bachsin, sebagai Juru Bicara

Candi Tegowangi secara jelas berakar pada kepercayaan agama Hindu, yang terbukti dari penemuan arca-arca seperti arca Parwati dan Garuda berbadan manusia (atau Garudheya), serta penemuan Yoni.