Kejagung Resmi Tetapkan Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis Tersangga TPPU Korupsi Tata Niaga Timah

Kejagung Resmi Tetapkan Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis Tersangga TPPU Korupsi Tata Niaga Timah
SHARE

PRABANGKARANEWS || Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan Harvey Moeis, suami dari Sandra Dewi, sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait dengan korupsi di sektor tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kuntadi, mengonfirmasi hal tersebut di gedung Kejagung RI, Jakarta Selatan, pada hari Kamis.

Kejagung menetapkan Harvey Moeis sebagai tersangka TPPU karena diduga terlibat dalam pencucian uang yang berasal dari tindak pidana korupsi terkait tata niaga timah. Namun, Kuntadi tidak memberikan rincian mengenai proses pencucian uang yang dilakukan oleh Harvey dalam kasus ini.

Pihak kejaksaan masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna mengidentifikasi kemungkinan adanya aktor lain yang terlibat dalam kasus korupsi timah tersebut.

Baca Juga  Satreskrim Polres Ponorogo Berhasil Menangkap Dua Tersangka Pembunuhan di Tol Solo-Kertosono

Sebelumnya, dalam kasus ini, Kejagung telah memeriksa 174 saksi dan menetapkan 16 orang sebagai tersangka. Diantara tersangka tersebut terdapat SW alias AW dan MBG, yang merupakan pengusaha tambang di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, tersangka lainnya termasuk HT alias ASN selaku Direktur Utama CV VIP, MRPT alias RZ selaku Direktur Utama PT Timah Tbk periode 2016-2021, EE alias EML selaku Direktur Keuangan PT Timah Tbk periode 2017-2018, serta sejumlah nama lain yang terlibat dalam manajemen dan operasional perusahaan-perusahaan terkait.

Terdapat dua tersangka yang menarik perhatian publik, yaitu Helena Lim, manajer PT QSE, dan Harvey Moeis sendiri yang merupakan perpanjangan tangan PT RBT, dilansir dari Antaranews Jum’at (5/4/24).

Baca Juga  Pangdam XVIII/Kasuari Selaku Anak Adat Berhasil Perjuangkan Kuota Penerimaan Caba PK TNI AD Otsus OAP Wanita (Kowad) dari 3 Orang menjadi 40 Orang

Selain itu, penyidik juga menetapkan satu tersangka terkait dengan perintangan penyidikan, dengan inisial TT.