Pelestarian Kebudayaan Pacitan: Apresiasi untuk Karya Garuda Wisnu Kencana
PRABANGKARANEWS || PACITAN – Alhamdulillah Wa Syukurillah, “Garuda Wisnu Kencana Pacitan” lahir dari Desa Melati, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Selama ini, barang antik Garuda Wisnu biasanya berasal dari Pulau Dewata, Bali.
Amat Taufan, di Kantin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Selasa (9/7/24) menyampaikan kepada jurnalis memberikan apresiasi terhadap karya seni dengan memanfaatkan akar tanaman jati atau biasa disebut dengan bonggol kayu jati menjadi karya seni patung yang bernilai.
Amat Taufan bersama dengan penulis buku ensiklopedia “Pacitan Kota Misteri Jilid 1”, bahwa mereka berencana untuk segera menerbitkan jilid kedua dari ensiklopedia tersebut. Mereka akan terus menulis dan mempromosikan objek kebudayaan di Kabupaten Pacitan.
Niat tulus mereka untuk terus memberikan karya terbaik diwujudkan dengan memberikan apresiasi kepada karya “Garuda Wisnu” yang terbuat dari bongkol atau akar kayu jati.
Karya ini dibuat oleh seorang seniman dari Desa Melati, menjadi barang seni yang bernilai tinggi. Dr. Agoes Hendriyanto juga mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan untuk terus melakukan inovasi dalam mengenalkan khasanah seni budaya Pacitan, terutama agar dikenal oleh generasi penerus.
Semoga Allah SWT memberikan berkah kepada semua dan penerus Kanjeng Nabi Muhammad SAW, bumi langit beserta isinya.
