Ketua KPK Soroti Kebocoran APBN Capai Rp309 Triliun: Jangan Sampai Jadi Budaya!

Ketua KPK Soroti Kebocoran APBN Capai Rp309 Triliun: Jangan Sampai Jadi Budaya!
SHARE

PRABANGKARANEWS – Jakarta, April 2025 — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, mengeluarkan pernyataan tegas terkait temuan kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan bahwa kebocoran tersebut berpotensi kuat terjadi akibat persekongkolan jahat, instruksi atasan, hingga praktik manipulatif dalam pengelolaan proyek.

Data yang disampaikan menunjukkan bahwa pada Oktober 2024, nilai kebocoran APBN mencapai Rp309,2 triliun, naik drastis dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar Rp153,7 triliun. Angka tersebut, menurutnya, menjadi alarm serius bagi upaya penegakan integritas keuangan negara.

“Ini bukan hal baru, tetapi jadi bahaya jika kebocoran ini berubah jadi budaya, bahkan dianggap kearifan lokal,” tegas Setyo dalam keterangannya, dilansir dari Antaranews Sabtu (19/4/25).

Baca Juga  Kemenparekraf Gelar Gerakan BISA di Curug Cinulang Jawa Barat

Ketua KPK juga menyebut beberapa modus utama yang diduga menjadi penyebab kebocoran dana negara, antara lain:

  • Proyek fiktif

  • Pembengkakan komponen biaya

  • Manipulasi spesifikasi barang/jasa

  • Pengadaan yang tidak sesuai kebutuhan riil

Ia mengingatkan bahwa korupsi bukan hanya akibat dari tindakan individu semata, tetapi juga hasil dari sistem yang memungkinkan praktik kolutif berlangsung dalam jangka panjang.

KPK pun berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan secara sistematis. Setyo menyerukan agar semua pihak, terutama pemangku kebijakan di kementerian dan lembaga negara, meneguhkan integritas serta membuka ruang transparansi dalam pengelolaan anggaran. (Rio Feisal / Antaranews)