Gala Dinner PORSENASMA V di Madiun: Ajang Silaturahmi dan Apresiasi untuk Dunia Pendidikan
PRABANGKARANEWS, MADIUN — Rangkaian Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (PORSENASMA) V PT PGRI 2025 terus bergulir meriah. Salah satu momen istimewa dalam perhelatan ini adalah Gala Dinner yang digelar di halaman Bakorwil Kota Madiun, Senin malam (4/8/2025), sebagai bentuk penyambutan kontingen dari berbagai penjuru Indonesia sekaligus ajang silaturahmi antar insan pendidikan tinggi.
Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Kota Madiun atas keberhasilannya menjaga keindahan dan kebersihan kota.
“Madiun ini kotanya indah, paling bersih. Pinggiran kotanya pun tertata rapi. Ini berkat kepemimpinan Pak Maidi,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mencetak Generasi Emas 2045 yang cerdas secara intelektual dan unggul secara moral. Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen terus memberikan ruang bagi para pendidik dan kampus untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Madiun sebagai tuan rumah ajang nasional ini.
“Terima kasih kepada Unipma dan Pengurus Besar PGRI yang telah mempercayakan Madiun menjadi tuan rumah Porsenasma. Kami siap memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Gala dinner semakin istimewa dengan penandatanganan prasasti peresmian Gedung Fakultas Teknik UNIPMA oleh Gubernur Khofifah, disaksikan langsung oleh Wali Kota Maidi, Rektor UNIPMA, dan Ketua Umum PB PGRI.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi dunia pendidikan, Ketua Umum PB PGRI turut menyerahkan buku berjudul “Berhidmat untuk Guru” kepada Gubernur dan Wali Kota. Buku tersebut menjadi simbol penghargaan atas perjuangan para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk karakter generasi masa depan.
Gala dinner ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi ruang berharga untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
