Jerry Massie: Hanya Purbaya dan Amran yang Berani Lawan Mafia di Kabinet Prabowo

Jerry Massie: Hanya Purbaya dan Amran yang Berani Lawan Mafia di Kabinet Prabowo
Direktur eksekutif P3S, Jerry Massie, PhD
SHARE

PRABANGKARANEWS – Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai hanya dua menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto yang benar-benar menunjukkan keberanian menghadapi kelompok mafia dan kepentingan besar di pemerintahan. Kedua tokoh tersebut adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menurut Jerry, kepada Jurnalis Prabangkaranews  menjelaskan bahwa keduanya menonjol berkat integritas tinggi dan ketegasan dalam menindak praktik kotor yang merusak lembaga negara. Ia menegaskan, “Dari seluruh jajaran kabinet, hanya Purbaya dan Amran yang benar-benar jujur serta berani melawan para begundal. Sisanya masih belum tampak gebrakan nyata.”

Jerry juga menyoroti maraknya serangan terhadap Purbaya akhir-akhir ini, yang menurutnya bukan tanpa sebab. Ia menduga, langkah keras Purbaya dalam menertibkan sektor pajak dan bea cukai yang selama ini sarat praktik mafia menjadi pemicunya. “Kalau pejabatnya bersih dan tegas, pasti jadi sasaran serangan,” ujarnya.

Baca Juga  KPU RI: Realisasi Anggaran Pilkada 2024 Capai Rp 28,6 Triliun

Pernyataan Jerry muncul setelah mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mengkritik Purbaya secara terbuka. Ia menilai tindakan tersebut tidak pantas karena Hasan masih menjabat sebagai komisaris independen di Pertamina. “Lucu saja, pejabat BUMN menyerang Menkeu di ruang publik. Ada aroma politik di baliknya,” tambahnya.

Sikap tegas Purbaya juga tampak ketika ia menolak penggunaan APBN untuk menanggung utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh). Langkah ini, menurut Jerry, menunjukkan konsistensi dalam menjaga agar keuangan negara tidak disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Proyek kereta cepat tersebut diketahui memiliki utang sekitar USD 3,26 miliar (sekitar Rp54 triliun) dengan bunga tahunan sekitar Rp1,2 triliun. Saat ini proyek tengah dalam proses restrukturisasi dengan pihak Tiongkok dan berpotensi baru lunas hingga enam dekade mendatang.

Baca Juga  Pangdam I/BB Cek Kondisi Anak Asuh Stunting dan Rehab RTLH di Wilayah Kodim 0201/Mdn

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dinilai memiliki karakter serupa. Jerry menilai Amran tidak hanya berani, tetapi juga aktif turun langsung ke lapangan memastikan harga pupuk stabil dan distribusinya tepat sasaran, serta menutup ruang gerak mafia pupuk.

“Amran adalah pemimpin yang berani dan bekerja nyata. Ia tidak gentar melawan mafia yang merugikan petani,” tegas Jerry.

Menurutnya, ketegasan Purbaya dan Amran menjadi cerminan arah baru pemerintahan Prabowo yang menitikberatkan pada integritas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara. “Selama Presiden Prabowo mendukung penuh, Purbaya akan tetap menjadi benteng utama dalam membersihkan birokrasi,” tutup Jerry.