Dari Pindad ke Pasar Massal: Strategi Indonesia Mewujudkan Mobil Listrik Nasional i2C
PRABANGKARANEWS – Pemerintah Indonesia menargetkan harga jual di bawah Rp 300 juta (kurang dari USD 18.000) untuk mobil nasional yang akan datang, i2C (Indonesian Indigenous Car), dengan tujuan merebut segmen pasar otomotif terbesar di Indonesia, yaitu kelompok kendaraan dari LCGC di bawah Rp 200 juta hingga low MPV populer seperti Toyota Avanza yang mendominasi penjualan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penyusunan anggaran khusus untuk pengembangan mobil nasional, dengan patokan harga di bawah Rp 300 juta sebagai acuan utama, berdasarkan data Gaikindo yang menunjukkan bahwa segmen tersebut memiliki pangsa pasar terbesar dalam industri otomotif Indonesia, dilansir dari Seasianews Minggu (7/12/25).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan bahwa BUMN pertahanan PT Pindad telah ditunjuk sebagai pengembang proyek tersebut. Produksi diproyeksikan dimulai pada 2027 setelah pembahasan detail terkait jenis kendaraan, teknologi manufaktur, strategi harga, pendekatan pemasaran, dan layanan purnajual untuk merealisasikan arahan Presiden mengenai mobil nasional Indonesia.

SUV listrik i2C, yang diperkenalkan sebagai model clay di GIIAS 2025 dengan masukan desain dari rumah desain Italia Italdesign, memiliki panjang 4.910 mm dan akan ditenagai baterai NMC 83,4 kWh yang menawarkan jangkauan klaim 617 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. PT Teknologi Militer Indonesia menekankan bahwa sistem integrasi, perangkat lunak, dan platform dikembangkan di dalam negeri agar hak kekayaan intelektual sepenuhnya dimiliki Indonesia.
Sementara pengembang PT TMI awalnya menyebut target harga di bawah Rp 500 juta, mandat keterjangkauan pemerintah menciptakan ketegangan harga, dengan pejabat mendorong target di bawah Rp 300 juta untuk bersaing langsung dengan kendaraan listrik Tiongkok terlaris seperti BYD Atto 1 (Rp 235 juta) dan SUV listrik Jaecool (Rp 299,9 juta) yang telah sukses masuk ke segmen harga yang sangat kompetitif ini.
