Festival Mangrove ke-9 Provinsi Jawa Timur Digelar Meriah di Pacitan
PRABANGKARANEWS, PACITAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Festival Mangrove ke-9 Tahun 2025 di Kabupaten Pacitan. Kegiatan bergengsi tingkat provinsi ini dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan berlangsung meriah sejak Senin pagi hingga sore hari (22/12/2025).
Festival ini menjadi momentum penting bagi Pacitan sebagai wilayah pesisir selatan Jawa yang memiliki karakter geografis kuat dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Berbagai rangkaian kegiatan konservasi, edukasi lingkungan, serta penanaman mangrove melibatkan unsur pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat pesisir.
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Amat Taufan, berdasarkan literasi sejarah Pacitan, wilayah ini terbentuk dari proses sedimentasi Kali Grindulu sekitar abad ke-15 Masehi, yang sebelumnya merupakan lautan bebas. Fakta sejarah tersebut mempertegas bahwa Pacitan memiliki keterkaitan erat dengan dinamika laut dan ekosistem pesisir sejak masa lampau.
Oleh karena itu, penyelenggaraan Festival Mangrove memiliki arti strategis dalam upaya konservasi dan pelestarian biota serta ekosistem pesisir Pacitan. Keberadaan hutan mangrove dinilai mampu menjadi benteng alami dalam menanggulangi abrasi air laut, sekaligus mengurangi ancaman dampak negatif gelombang besar dan perubahan iklim dari laut selatan Pulau Jawa.
Melalui gerakan kolektif ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa pelestarian mangrove bukan hanya agenda lingkungan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan wilayah pesisir, perlindungan ekosistem, serta kesejahteraan masyarakat Pacitan.
