Kolaborasi Seni dan Pendidikan, SMKN 1 Pacitan Tuan Rumah Workshop Keaktoran FFH 2025
PRABANGKARANEWS, Pacitan — SMKN 1 Pacitan berkesempatan menjadi tuan rumah dalam kegiatan Workshop Keaktoran dan Teaterawan yang diselenggarakan pada Jumat, (12/12/25), pada pukul 15.00-17.00 WIB bertepatan di Aula SMKN 1 Pacitan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Film Horor (FFH) 2025 yang diselenggarakan oleh Ruang Film Pacitan bersama para komunitas perfilman dan seni.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman dan dari tingkat nasional, Whani Darmawan dan Pritt Timothy, yang membagikan pengetahuannya seputar dunia keaktoran dan teater. Materi yang disampaikan meliputi dasar dasar akting, penghayatan karakter, hingga pentingnya teater sebagai wadah pengekspresian dan pengembangan kepekaan artistik.
Acara ini dihadiri oleh guru guru dari SMKN 1 Pacitan, para alumni SMKN 1 Pacitan, serta para siswa, khususnya mereka yang bergabung dalam ekstrakurikuler teater dan jurnalistik. Kehadiran lintas generasi ini menciptakan suasana diskusi yang hangat dan inspiratif, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdialog dan berlatih langsung bersama pemateri.
Salah satu peserta workshop, Yelda pelajar SMKN 1 Pacitan, mengungkapkan kesan positifnya setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurut nya workshop keaktoran dan eaterawan ini berlangsung dengan sangat seru dan juga memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya.
“Acaranya sangat seru dan semoga kedepannya kota pacitan ini mempunyai inovasi inovasi yang sangat menarik di kalangan anak anak, remaja, hingga orang dewasa. Saya juga mendapatkan ilmu baru dari pemateri yang sudah tingkat nasional dan memiliki pengalaman yang banyak dari berpuluh-puluh tahun mendalami di dunia seni dan perfilman, ” ujar Yelda.
Menurut Yelda, kegiatan seperti ini menambah wawasan tentang juga seni dan teater. Dengan diselenggarakannya Workshop Keaktoran dan Teaterawan ini, diharapkan minat dan bakat siswa SMKN 1 Pacitan di bidang seni peran, teater dan jurnalistik semakin berkembang, dan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif dan kritis dalam dunia seni dan media.
Nama: Rafa Agista Prasetyo-PBSI STKIP PGRI Pacitan
