Harga Janggelan Melonjak Saat Musim Panen, Petani Tokawi Pacitan Raup Keuntungan

Harga Janggelan  Melonjak Saat Musim Panen, Petani Tokawi Pacitan Raup Keuntungan
SHARE

PRABANGKARANEWS, PACITAN – Harga janggelan sebagai bahan dasar pembuatan cincau mengalami kenaikan signifikan di Desa Tokawi seiring masuknya musim panen. Kenaikan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan pasar serta kualitas hasil panen yang menentukan nilai jual janggelan di tingkat petani.

Berdasarkan informasi dari narasumber petani setempat, harga janggelan saat ini bervariasi sesuai dengan kualitas barang. Untuk daun janggelan kering murni dihargai mencapai Rp 30.000 per kilogram, sementara cecek daun campur batang dijual dengan harga Rp 25.000 per kilogram. Adapun batang janggelan dibanderol seharga Rp 15.000 per kilogram. Perbedaan harga tersebut menyesuaikan mutu dan kebersihan hasil panen.

Kenaikan harga janggelan ini mulai dirasakan petani sejak awal musim panen dan terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Permintaan yang tinggi dari pengepul dan pengusaha cincau membuat hasil panen janggelan cepat terserap pasar. Kondisi ini membawa dampak positif bagi petani Tokawi karena pendapatan mereka meningkat dibandingkan musim sebelumnya.

Baca Juga  97 Kendaraan Tidak Layak Pakai Aset Pemkab Magetan Siap Dilelang.

Salah satu petani janggelan di Desa Tokawi mengungkapkan bahwa harga tertinggi diperoleh dari daun janggelan kering murni. “Kalau kualitasnya bagus dan benar-benar daun kering tanpa campuran batang, harganya bisa sampai Rp 30.000 per kilo. Kalau campur batang tentu harganya berbeda,” ungkap Katirah,  Sabtu  (13/12/2025). Ia juga menambahkan bahwa proses pengeringan dan pemilahan sangat menentukan harga jual.

Meski harga sedang tinggi, petani tetap menghadapi tantangan seperti cuaca yang tidak menentu serta proses pengolahan pascapanen yang membutuhkan ketelatenan. Namun secara umum, musim panen kali ini memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan bagi petani janggelan di Tokawi.

Diharapkan, stabilitas harga dan kualitas produksi dapat terus terjaga sehingga janggelan Tokawi tetap menjadi komoditas unggulan sebagai bahan baku cincau di pasaran.

Baca Juga  10 Jurusan Teknik, Miliki Prospek Kerja Tinggi

Penulis: Dwi Rahmawati-PBSI STKIP PGRI Pacitan