Prof. Yuddy Chrisnandi: Gubernur Idealnya Perpanjangan Tangan Presiden

Prof. Yuddy Chrisnandi: Gubernur Idealnya Perpanjangan Tangan Presiden
Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Nasional, Prof. Yuddy Chrisnandi
SHARE

PRABANGKARANEWS – Gubernur atau kepala daerah tingkat provinsi merupakan instrumen kelembagaan pembangunan yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam menjalankan agenda pembangunan nasional. Karena itu, seluruh kebijakan dan program yang dilaksanakan di daerah idealnya sejalan dan selaras dengan rencana besar pembangunan nasional. Hal tersebut disampaikan Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Nasional, Prof. Yuddy Chrisnandi, Senin (5/1/2026).

Menurut Prof. Yuddy, pelaksanaan program pembangunan membutuhkan keterpaduan kebijakan serta garis komando yang jelas dari pusat hingga ke daerah. Oleh sebab itu, posisi gubernur idealnya diisi oleh figur pilihan Presiden yang memiliki kapasitas manajerial birokrasi yang kuat, kepemimpinan yang kokoh, serta kesamaan visi dengan Presiden.

Baca Juga  Indonesia Dinobatkan sebagai Negara Pecinta Tidur Nomor Satu di Dunia

Ia menegaskan, gubernur sejatinya berperan sebagai pembantu Presiden setingkat menteri yang bertugas memastikan keberhasilan pembangunan nasional di wilayahnya, sekaligus mengoordinasikan para bupati dan wali kota di bawahnya. Dengan peran strategis tersebut, Prof. Yuddy menilai gubernur dapat ditunjuk atau dipilih langsung oleh Presiden, dengan penetapan yang tetap memerlukan persetujuan DPRD Provinsi.

“Persetujuan DPRD penting sebagai bentuk dukungan moral sekaligus mekanisme check and balances, agar calon gubernur yang diajukan Presiden benar-benar sosok yang dapat diterima masyarakat di daerahnya,” ujar Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) itu.

Lebih lanjut, Prof. Yuddy menekankan bahwa calon gubernur yang diajukan idealnya merupakan putra daerah yang memiliki rekam jejak ketokohan, integritas, serta dikenal luas oleh masyarakat setempat.

Baca Juga  Sederet Tugas Para Kapolda Baru dari Kapolri