kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestieSekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah PemudaBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIYAloha4daloha4daloha4daloha4dbimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dpanduan tempo digital konsistenstrategi pola dan ritmeanalisis rng digital modernstrategi waktu aktivitas optimalanalisis pola aktivitas digitalintegrasi data adaptif modernobservasi sistem statistik digitalpemetaan frekuensi simbol digitalcara membaca pola digitalanalisis pola visual modernbonus dinamis dan stabilitas performamomentum aktivitas dan pola interaksipendekatan modern dan hasil adaptifperilaku pengguna dan efektivitas aktivitaspola adaptif dan efisiensi hasilputaran terstruktur dan konsistensi performarespons visual dan performa aktivitasritme interaksi dan pola adaptasitiming aktivitas dan performa terukurvalidasi rtp dan strategi adaptifputaran nonkonvensional dan stabilitas rtprespons adaptif dan variasi rtpsiklus aktivitas dan stabilitas performasimbol dinamis dan konsistensi performasinkronisasi aktivitas dan performa efisienadaptasi komunitas dan ritme aktivitasbonus berulang dan konsistensi hasilinteraksi visual dan aktivitas adaptifkoneksi stabil dan efisiensi aktivitas pola progresif dan kinerja jangka panjangintegrasi analisis mikro makro strategioptimalisasi modal terbatas berbasis probabilitasevaluasi pola dalam peluang adaptifpemanfaatan rtp dan analisis polaparlay dalam strategi terstrukturtiming terukur untuk hasil konsistensinergi manajemen modal untuk performapergerakan odds indikator sentimen pasarstrategi efisiensi bermain ritmedisiplin strategis untuk hasil optimalkontrol timing adaptif stabilitas performadisiplin operasional konsistensi hasilintegrasi manajemen modal dan statistikpemahaman rtp untuk keputusan dataoptimalisasi peluang dalam beragam skenariopergerakan odds dinamika kompetitifanalisis pola dan efektivitas permainanstrategi parlay modal terbataskesesuaian permainan pendukung pengalaman efisienpendekatan mikro makro strategi konsistenpenelitian aktivitas digital terlewatfrekuensi interaksi jam tertentuperilaku modern konsistensi stabiladaptasi lebih penting prediksifokus dan stabilitas aktivitasdata real time pola bergeserpola beruntun perolehan besarkarakteristik aktivitas dinamis modernfrekuensi dan ritme aktivitasadaptasi bertahap pemain seniordurasi aktivitas dan momentum efektiffrekuensi interaktif dan strategi adaptifgaya bermain dan variasi hasilmikrostruktur rtp dan performa aktivitaspola visual dan stabilitas performaritme biologis dan keputusan adaptifsimbol digital dan bonus konsistentiming aktivitas dan efektivitas bermaintiming aktivitas dan konsistensi hasiltren rtp dan pengamatan komunitasdistribusi simbol dan stabilitas hasilgerakan mikro dan performa interaktifkebiasaan pengguna dan performa optimalkeputusan adaptif dan konsistensi performamomentum digital dan pola aktivitaspendekatan bertahap dan return adaptifpresisi strategi dan hasil stabilrtp dan dinamika interaksistatistik aktivitas dan performa terukurstrategi terstruktur dan frekuensi bonusdisiplin strategis capai hasil optimalanalisis pola untuk keputusan adaptifmanajemen modal dan statistik optimalpemahaman rtp untuk strategi dataintegrasi analisis pengambilan keputusananalisis pergerakan odds pra pertandingantiming optimal penentu efektivitas konsistensistrategi permainan untuk hasil berkelanjutanpendekatan mikro makro evaluasi dinamikastrategi parlay modal terbatasbonus dinamis dan performa berkelanjutaninteraksi visual dan variasi rtpmekanisme digital dan efektivitas operasionalpendekatan terstruktur dan konsistensi hasilpola aktivitas dan performa terukurritme aktivitas dan performa adaptifstrategi adaptif dan aktivitas konsistenstruktur sistem dan efisiensi kinerjatiming pagi dan efisiensi performavalidasi rtp dan variasi hasilPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacor Pola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorstatistik sederhana hasil berubahkomunitas dan kebiasaan berulangsiklus aktivitas jangka panjangfrekuensi digital efisiensi waktukarakteristik perubahan dinamis modernmomen produktif terstruktur modernfrekuensi digital indikasi besarperubahan aktivitas jam tertentudistribusi bonus dan probabilitassiklus konsisten observasi longitudinaldurasi aktivitas dan momentum efektiffrekuensi interaktif dan strategi adaptifgaya bermain dan variasi hasilmikrostruktur rtp dan performa aktivitaspola visual dan stabilitas performaritme biologis dan keputusan adaptifsimbol digital dan bonus konsistentiming aktivitas dan efektivitas bermaintiming aktivitas dan konsistensi hasiltren rtp dan pengamatan komunitasalgoritma adaptif dan bonus berkelanjutanefisiensi aktivitas dan strategi adaptifinteraksi digital dan efektivitas kinerjakecerdasan buatan dan interaksi digitalperilaku pemain dan aktivitas populerputaran dinamis dan adaptasi sistemrisiko terukur dan stabilitas performasimbol dinamis dan stabilitas performasinyal visual dan perubahan rtptiming aktivitas dan konsistensi performaanalisis bonus adaptifanalisis pembelajaran adaptifeksperimen transisi performaevaluasi konsistensi jangka menengahkajian rtp adaptifmodel kecerdasan adaptifpendekatan big data rtp dinamispenelitian performa datariset timing aktivitas digitalstrategi interaksi digitalanalisis momentum bonusanalisis performa adaptifevaluasi konsistensi performakajian bonus dinamispenelitian putaran adaptifstrategi momentum aktivitasstrategi pengurangan kesalahanstrategi stabilitas performastrategi timing aktivitas digitalstudi perilaku keputusandata dinamis dan variasi rtpeksperimen real time dan efisiensi performakebiasaan digital dan konsistensi hasilpendekatan matematis dan aktivitas stabilperilaku pengguna dan pola mikroputaran awal dan aktivitas konsistenritme adaptif dan efisiensi performasistem adaptif dan dinamika bonussistem terstruktur dan efektivitas aktivitasstrategi awal dan adaptasi performaobservasi terukur momen efektifdinamika performa momentum berubahkarakteristik fase produktif modernkebiasaan harian hasil baikmomentum konsistensi aktivitas modern frekuensi terukur indikasi menarikstatistik pencapaian performa tinggifrekuensi momentum berkala modernadaptasi dinamis performa rasionalpola frekuensi ritme modernhubungan posisi reel analisisjejak scatter hujan emaskilau scatter pertamasimbol scatter wild reelmomen pecahan reel maxwinpergerakan simbol reelpola scatter wild emasrahasia perkalian berantaiscatter wild kilauan emasstruktur reel jadi sorotananalisis rtp strategi adaptifanalisis simulasi sistemanalisis sistem adaptifevaluasi psikologi digitalmetode aktivitas singkatpenelitian bonus dinamispenelitian bonus performapola perilaku digitalstrategi rtp dinamisstudi perilaku berbasis dataanalisis pergerakan odds pra pertandinganintegrasi modal dan statistik kompetitifevaluasi pola dalam strategi bermaintiming strategis efektivitas pengambilan keputusanoptimalisasi peluang berbasis probabilitasdisiplin operasional untuk performa jangka panjangpendekatan multidimensi membaca dinamika peluangfondasi efisiensi strategi bermainoptimalisasi modal terbatas strategi adaptifpemahaman rtp dan pola rasionalpeneliti digital mulai menyoroti perubahan pola hiburan modernkomunitas online ramai membahas fenomena virtual yang terus berkembangaktivitas digital malam hari mulai menarik perhatian banyak kalangantren baru dunia interaktif membentuk kebiasaan generasi masa kinifenomena hiburan modern ini menjadi sorotan komunitas siberbanyak pengguna mulai tertarik dengan sistem digital yang dinamiskajian perilaku virtual mengungkap kebiasaan baru generasi onlinekomunitas maya mulai mengikuti perkembangan tren interaktif terkinidunia hiburan digital menghadirkan pengalaman yang semakin berbedaaktivitas virtual modern kini menjadi bagian gaya hidup barustrategi adaptif dengan rtp dan polafaktor pendukung pengalaman bermain efisienintegrasi observasi dan analisis makropergerakan odds indikator sentimen pasarstrategi praktis optimalisasi peluangsinergi modal dan statistik efektifstrategi parlay dengan pendekatan sistematisevaluasi pola dalam perspektif adaptasidisiplin strategis kunci pertumbuhan performatiming optimal menuju keputusan terarahdata modern dan strategi adaptiffrekuensi aktivitas dan konsistensi bonusinteraksi terstruktur dan return optimalkarakter akun aktif dan hasil optimalmekanisme pengembalian dan peluang optimalpendekatan konsisten dan pengembalian jangka panjangprobabilitas dan pendekatan terukurritme aktivitas dan lonjakan hasilstrategi adaptif dan efektivitas rtptiming bermain dan stabilitas hasilaktivitas visual pola tersembunyianalisis pola interaktif bonusanalisis probabilistik ritme bonusfaktor pemicu bonus takterdugaperubahan ritme simbol dinamispola digital timing tepatpola visual dan peluang bonustiming bermain hasil konsistentiming efektif performa stabilvariabel interaktif bonus konsisten analisis data rp87 jutaanalisis pola reel adaptifanalisis strategi perkaliandinamika simbol modernfenomena sinkronisasi simbolkajian probabilistik simbolobservasi struktur visualpola statistik momentumstudi frekuensi putaran gratisstudi probabilitas ritme simbolperilaku pemain pola konsistenritme digital dan fokuskarakteristik aktivitas harian modernperforma harian dan efisiensipola dan frekuensi modernalasan pemain lebih konsistenprobabilitas dan frekuensi bonusstatistik modern faktor performafenomena statistik pemain proritme acak karakteristik teramatianalisis performa terukuranalisis prediktif modernanalisis stabilitas dinamikakajian bonus dinamispenelitian pola klik adaptifpenelitian timing perilaku digitalstrategi evaluasi rtp dinamisstrategi rtp adaptifstudi interaksi digital efektifstudi putaran adaptif

Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers

Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
SHARE

Oleh: Mohammad Nasir (*)

(*) Wartawan Harian Kompas (1989- 2018), Penguji Kompetensi Wartawan, dan Wakil Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat.

ADA harapan baru Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber. Salah satu harapannya yang diperjuangkan selama Oktober- Desember 2025 adalah menjadikan Podcast sebagai media institusi pers.

Apa keuntungan Podcast menjadi pers? Podcast selama ini bekerja pada ruang yang gelap, tidak ada regulasi yang mengaturnya. Tidak ada perlindungan hukum. Selalu dihantui pasal Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE).

Mari kita lihat Pasal 1 ayat (2) UU ITE: Transaksi Elektronik
adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

Apa yang dilarang dalam UU ITE itu? Larangannya adalah secara sengaja melakukan hasutan kebencian.

Selanjutnya Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45A ayat (2) UU ITE, berbunyi:  “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan
dan/atau mentransmisikan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang sifatnya menghasut, mengajak, atau mempengaruhi
orang lain sehingga menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap individu dan/atau kelompok masyarakat berdasarkan ras, kebangsaan, etnis, warna kulit, agama, kepercayaan, jenis kelamin, disabilitas mental, atau disabilitas fisik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara selama 6 tahun atau denda paling banyak satu miliar rupiah.”

Karena Podcast merupakan media non-pers berbasis elektronik, maka kesalahan yang dibuat dikenakan hukuman yang berasal dari pasal UU ITE yang menakutkan. Telah terjadi kriminalisasi orang-orang yang bersuara kritis lewat podcastnya.

“Podcast Rudi S. Kamri dikriminalisasi karena mengangkat kasus Korupsi 16,5 triliun. Kasus korupsinya dibiarkan, pengritiknya dijerat pidana ITE. Fenomena Pembungkaman dan kriminalisasi pada orang-orang kritis yang menyuarakan kritikannya lewat media baru harus dilindungi secara hukum,” kata Prof Henri Subiakto, guru besar Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga, Surabaya yang menjadi narasumber dalam rangkaian dialog nasional SMSI di Jakarta, Desember 2025.

Konten podcast memang rawan dipidanakan dengan pasal-pasal UU ITE. Kanal Podcast dapat disita sebagai barang bukti.

Hingga kini, Podcast belum diatur secara jelas. Belum ada mekanisme koreksi dan hak jawab yang harus dilakukan di dalam Podcast.

Sementara itu Podcast juga rawan disalah-gunakan antara lain untuk propaganda, ujaran kebencian, dan penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus beberapa kali dalam dialog mengatakan, Podcast muncul dan berkembang sebagai salah satu media baru yang paling dinamis.

Baca Juga  GS Gita Jala Taruna AAL Getarkan Surabaya Car Free Day

Podcast menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas waktu, biaya produksi yang relatif rendah, serta format komunikasi yang personal, dialogis, serta mendalam.

“Podcast sekarang menjadi medium yang diminati masyarakat, narasumber, dan pakar dari berbagai bidang. SMSI sebagai organisasi perusahaan pers siber,
memandang penting untuk merespons perkembangan ini secara strategis, terukur, dan
bertanggung jawab demi menjaga kualitas demokrasi, kebebasan pers, serta kepastian hukum bagi pelaku media baru,” kata Firdaus dalam suratnya tertanggal 20 Desember 2025 yang disampaikan kepada Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat.

Surat yang ditandatangani Firdaus dan dan Makali Kumar (Sekretaris Jenderal SMSI) ditembuskan kepada Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin, mantan Wakil Presiden RI, selaku Ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat, dan Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH., MH. CREL, Ketua Dewan Pembina SMSI Pusat.

Firdaus sangat berharap Podcast menjadi media pers platform baru yang diakui oleh Dewan Pers. Ia meyakini pengakuan dan pengaturan Podcast sebagai media pers merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas demokrasi, kebebasan pers, dan tanggung jawab jurnalistik di era digital.

Podcast kalau ditetapkan menjadi media pers, diharapkan ada regulasi khusus untuk Podcast, termasuk kode etiknya, dan peraturan lainnya. Seperti halnya media pers siber, cetak, televisi, dan radio.

Semua media pers dalam menjalankan operasional mengikuti aturan main yang berlaku, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers, dan semua peraturan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.

Karena itu Dewan Pers diharapkan menetapkan Podcast sebagai media pers dan selanjutnya membuatkan regulasinya, serta aturan mainnya.

Dengan demikian, siapa pun yang bekerja di Podcast bisa memedomaninya, mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang ada. Mereka bisa bekerja dengan aman, dan tenang.

Tidak seperti sekarang, tidak ada aturan main, dibiarkan berjalan semaunya. Tetapi undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) terus menghantui para awak Podcast.

Tetapi kalau sudah resmi dikategorikan sebagai media pers, maka apabila ada perselisihan pemberitaan, akan dimediasi oleh Dewan Pers dalam upaya penyelesaikan. Tidak langsung kasus perselisihannya dilaporkan kepada polisi.

Kami menyebut ada media pers dan media non-pers. Media pers dalam operasionalnya mengacu pada Undang-undang No 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Kode Etik Junalistik, dan peraturan Dewan Pers lainnya.

Sedang media non-pers tidak terikat undang-undang pers dan peraturan Dewan Pers. Tidak mengenal verifikasi kebenaran informasi, dan metode jurnalistik sehingga rawan terkena pasal UU ITE.

Baca Juga  Gunakan Hak Pilih dengan Selalu Patuhi Protokol Kesehatan

Karena itu lah Henri Subiakto yang mendampingi Firdaus dalam rangkaian diskusi tentang media baru mengusulkan Podcast menjadi institusi pers.

“Pentingnya menjadi institusi pers, UU ITE tidak memblokir institusi Pers. Bagi pers berlaku UU Nomor 40 tahun 1999, berazas Lex Spesialis, yaitu UU Pers, jika ada berita yang salah atau bermasalah, diselesaikan dengan mekanisme Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai pasal 6 UU Pers,” tutur Henri.

Setiap perusahaan media menyebut lembaganya sebagai institusi pers, syarat utamanya harus berbentuk Badan Hukum Indonesia (pasal 9 UU Pers).

Badan hukum tersebut harus resmi terdaftar di Direktorat Jenderal AHU, Kementerian Hukum dan HAM, sebagai badan hukum di
bidang pers atau jurnalistik.

Badan hukum yang dimaksud perusahaan secara khusus menyelenggarakan kegiatan menyiarkan, atau menyalurkan informasi. Tidak boleh sekedar PT atau badan hukum bidang lain. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Dewan Pers No.01/SEDP/1/2014 Tentang Pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers.

“Di sini jelas, begitu menyebut pers, media institusi pers, harus mengikuti cara kerja pers, terikat undang-undang tentang pers dan peraturan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers,” kata anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, yang juga Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network, ketika menjadi narasumber diskusi nasional yang membahas kebebasan bermedia.

Secara khusus, Henri Subiakto berpendapat Podcast adalah salah satu bentuk jurnalisme baru di era digital. Alasannya Podcast memungkinkan untuk fungsi jurnalisme, penyampaian informasi tentang fakta, data, dan analisis, berdasar wawancara, dan narasi mendalam secara langsung bersama narasumber yang kredible, dengan format fleksibel dan personal.

Henri memberi contoh, podcast, seperti The Daily dari The New York Times, This American Life (oleh Ira Glass), Reveal (oleh The Center for Investigative Reporting), The Rest is Politics (oleh Alastair Campbell and Rory Steward). Semuanya menawarkan pelaporan mendalam, investigasi, dan storytelling yang berkualitas, sehingga menjadi ciri khas jurnalisme baru yang disukai khalayak di era digital.

Meyakini Podcast sebagai media baru, SMSI sepanjang Oktober- Desember 2025 melakukan serangkaian dialog yang melibatkan banyak pihak. Mulai kalangan wartawan, pengusaha pers, praktisi media Podcast, akademisi hingga Dewan Pers dan pejabat negara.

Mereka yang hadir langsung sebagai narasumber antara lain:

  • Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kabinet Kerja tahun 2014- 2016, dan Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat)
  • Totok Suryanto, (Wakil Ketua Dewan Pers),
  • Prof. Dr. Drs. H. Henri Subiakto, SH, MSi (Guru Besar Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Airlangga),
  • Hersubeno Arief (Praktisi Media Podcast),
  • Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum SMSI),
  • Anang Supriatna (Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI),
  • Dahlan Dahi (Anggota Dewan Pers),
  • Rudi S. Kamri (Praktisi Media Podcast),
  • Dr. Agus Sudibyo (Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI),
  • Alexander Suban (komisioner Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Jurnalisme Berkualitas),
  • Prof. Komaruddin Hidayat (Ketua Dewan Pers),
  • Aiman Witjaksono (Wartawan),
  • Yunes Herawati (Perencanaan Ahli Madya Direktorat IKPD Bappenas),
  • Wahyu Dhyatmika (Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia/AMSI),
  • Dr. Ariawan (Koordinator Wartawan Parlemen).
Baca Juga  PPWI Terima Sertifikat Penghargaan Kedubes Maroko

Dalam serangkaian dialog nasional dipandu tiga moderator secara bergantian. Ketiga moderator itu adalah Prof. Dr. Taufiqurochman (penasehat SMSI), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum SMSI), dan Mohammad Nasir (Wartawan Senior, Kolumnis, dan Wakil Ketua Dewan Pakar SMSI).

SMSI, menurut Firdaus siap menjadi wadah pembinaan, advokasi, dan verifikasi media Podcast yang menerapkan prinsip kerja jurnalistik. SMSI siap mendorong Podcast tunduk pada etika pers, prinsip keberimbangan, dan tanggung jawab publik.

“Podcast adalah keniscayaan perkembangan teknologi media dan telah menjadi bagian penting dalam ekosistem komunikasi publik di Indonesia. Podcast tidak boleh dibiarkan berada di wilayah abu-abu hukum, karena berpotensi merugikan demokrasi, kebebasan
berekspresi, serta hak publik atas informasi,” kata Firdaus.

Menurut We Are Social Februari 2025, seperti dikutip Henri Subiakto, Indonesia menempati posisi terdepan secara global dalam
konsumsi podcast.

Sebanyak 80,6% dari populasi Indonesia adalah pengguna internet.

Dari jumlah tersebut, 42,6% di antara mereka yang berusia 16 tahun ke atas secara rutin mendengarkan Podcast setiap minggu, melebihi rata-rata global 22, 1%.

Ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan konsumen Podcast terbanyak di dunia. Oktober 2024, proporsi ini mencapai 40,6%, ada tren peningkatan yang konsisten.

Konsumen Podcast Indonesia 70% didominasi Gen Z (usia 12- 27 tahun) dan Milenial (28-43 tahun). Mereka mendengarkan secara multitasking sambil melakukan kegiatan lain, seperti bekerja dan ketika dalam perjalanan.

Sebanyak 53% mengikuti Podcast 2-3 kali seminggu, dengan durasi rata-rata 1 jam 4 menit per hari (peringkat ke-9 tertinggi
global), naik dari 54 menit pada 2023. (*)