kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dpendekatan sederhana analisis performa bermainstrategi parlay berbasis data globalevaluasi timing bermain dan keputusantransformasi strategi bermain lebih sistematisstabilitas performa dari keputusan terukurmodel parlay adaptif untuk pemulastrategi adaptif dalam permainan modernpemanfaatan rtp untuk strategi rasionalpendekatan statistik untuk evaluasi peluanganalisis adaptif untuk strategi fleksibelpendekatan adaptif untuk fokus keputusanmodel parlay analisis peluang terstrukturoptimalisasi pemanfaatan rtp modernstrategi bermain adaptif masa kinipendekatan analitis pengambilan keputusan probabilitasstrategi berkelanjutan modal terbatasanalisis timing untuk konsistensi performapendekatan statistik untuk evaluasi peluanganalisis adaptif strategi dinamisstrategi parlay kompetisi globalbonus adaptif dan analisis datadata adaptif dan penilaian objektifevaluasi historis dan return terukurkecepatan interaksi dan dinamika sistemprobabilitas dan timing aktivitasprobabilitas modern dan strategi berkelanjutanpsikologi kognitif dan rtp stabilputaran bertahap dan perubahan konsistenstatistik modern dan sistem acak variabel dinamis dan pengamatan terukurjam operasional dan rtp akuratkorelasi adaptif dan momentum terukurprediksi modern dan rasio pengembalianprobabilitas terapan dan return stabilputaran adaptif dan evaluasi sistemsinkronisasi waktu dan siklus berulangstrategi praktis dan pendekatan objektifstruktur dinamis dan kinerja systemtiming dinamis dan bonus analitisvariasi formasi dan analisis dataoptimalisasi modal terbatas secara strategisevaluasi peluang berbasis datastrategi adaptif hadapi dinamika permainanpendekatan statistik fondasi manajemen risikostrategi efisien untuk profit hariananalisis timing untuk performa strategisstrategi adaptif berbasis analisismodel rasional untuk keputusan modalpemanfaatan rtp indikator strategis evaluasistrategi parlay untuk presisi keputusananalisis peluang modern dengan rtpanalisis ritme strategi adaptif modernevaluasi timing dan optimalisasi performaparlay momentum strategi berbasis jadwalpendekatan sederhana dukung stabilitas performapendekatan statistik strategi parlay objektifperspektif fleksibilitas strategi adaptifstrategi bermodal terbatas pendekatan sistematisstrategi parlay terukur evaluasi peluangtransformasi strategi berbasis insight dataPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacoralgoritma dan performa stabildinamika bonus dan observasi dataobservasi data dan putaran adaptifpengujian berskala dan pola sistematisprobabilitas dan struktur interaktifrtp adaptif dan keputusan terukursimulasi komputasional dan pola adaptifsistem acak dan bonus digitalstatistik dan pengganda maksimumtiming dan ritme bermaindinamika interaksi dan rasio pengembalianformasi adaptif dan stabilitas rtppendekatan rasional dan analisis objektifpsikologi terapan dan keputusan objektifsiklus spin dan timing optimalsinkronisasi aktivitas dan putaranstatistik observasi dan evaluasi terukurvalidasi data dan struktur dinamisvariasi aktivitas dan strategi berkelanjutanvolatilitas dan bonus digitalaktivitas virtual dan variasi temporalalgoritma dan simbol adaptifantarmuka digital dan stabilitas sistemdinamika digital dan rtp komprehensifformasi simbol dan mekanisme akuratgerak reel dan pembacaan visualpsikologi terapan dan evaluasi rasionalputaran terukur dan simulasi statistiksinkronisasi aktivitas dan perspektif analitisvisualisasi data dan struktur adaptifalgoritma dan mekanisme statistikamplitudo sistem dan penelaahan empirisformasi dinamis dan bonus objektiffrekuensi adaptif dan keputusan terukurinteraksi ritmis dan formasi berulangmomentum aktivitas dan sinkronisasi digitalputaran adaptif dan perspektif analitisrasio pengembalian dan variasi kronologisritme acak dan stabilitas rtpsinkronisasi digital dan simulasi terukur analisis efisien untuk modal terbatasstrategi harian adaptif untuk konsistensievaluasi peluang strategis globalanalisis pola harian untuk performaevaluasi data dan probabilitasrtp sebagai indikator strategi objektifsinkronisasi timing untuk konsistensi performapembaruan analisis pendukung keputusan strategisevaluasi platform dalam strategi bermainpola parlay sederhana untuk strategi berkelanjutanformasi berulang dan perencanaan efektifkajian ilmiah dan struktur bertahapmekanisme modern dan simbol khususneuromotorik dan stabilitas rtpparadigma digital dan evaluasi sistemsimbol dinamis dan bonus adaptifsinkronisasi putaran dan respons algoritmiksistem dinamis dan statistik datastatistik adaptif dan timing terukurvalidasi empiris dan adaptasi penggunadinamika digital dan rasio pengembalianformasi aktivitas dan rtp sistematisfrekuensi kontekstual dan respons sisteminsentif dinamis dan keputusan objektifmomentum interaksi dan evaluasi terukurprobabilitas modern dan ritme interaksiputaran terstruktur dan strategi analitissimulasi digital dan siklus berulangtiming adaptif dan insentif datavariasi temporal dan bonus adaptifanalisis dinamis variabelanalisis objektif terarahevaluasi mekanisme terukurmetode eksperimental interpretasi datapanduan investigasi temporalpanduan kajian korelatifstrategi berbasis faktastrategi kemenangan rasionalstrategi memahami dinamikastudi performa prioritasalgoritma modern dan timing adaptifmatematika sistematis dan pola berulangpengelolaan modal dan statistik objektifperilaku pengguna dan adaptasi sistemrespons visual dan putaran akuratrtp dan variasi bonussinkronisasi bonus dan pendekatan analitisstatistik lanjutan dan rasio pengembalianvariabel terstruktur dan momentum efektifvisual empiris dan siklus aktivitasirama aktivitas dan dinamika rtpirama aktivitas dan simbol khususlangkah terukur dan keputusan objektifpendekatan kuantitatif dan simulasi objektifsinkronisasi putaran dan perspektif analitisstatistik dan variasi temporalstruktur adaptasi dan bonus komprehensifstruktur simbol dan pendekatan empirisalgoritma dan sinkronisasi digitalformasi dinamis dan bonus adaptifevaluasi kontekstual analisismetode berbasis buktimetode probabilistik penelaahan variansipanduan evaluasi objektifpanduan struktur mekanismependekatan numerik strategipengamatan longitudinal komprehensifstrategi analisis digitalstrategi dinamika variabelstrategi optimalkan keputusanPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacor Pola GacorPola GacorPola GacorPola Gacoranalisis parlay berbasis datapembaruan analisis dukung momentum strategismix parlay untuk peluang sistematisketepatan keputusan fondasi efektivitas strategipemanfaatan rtp untuk analisis performaanalisis pola harian untuk evaluasi momentumpendukung strategi bermain adaptifstrategi terstruktur untuk momentum harianmomentum evaluasi peluang berbasis analisispendekatan parlay efisien untuk konsistensianalisis stabilitas returnanalisis struktur dinamiskajian formasi berulangpenelitian kuantitatif adaptifperspektif analitis visualstrategi momentum datastrategi momentum pengembalianstrategi perencanaan efektifstrategi simulasi statistikstrategi timing adaptif rtpvolatilitas dan simbol khususevaluasi objektif dan strategi praktisjam operasional dan rtp analitisprobabilitas terapan dan rasio pengembaliansiklus spin dan momentum putaransinkronisasi interaksi dan siklus efektifsinkronisasi waktu dan formasi berulangstruktur dinamis dan kinerja konsistenvariasi formasi dan penafsiran datavisual temporal dan timing adaptifanalisis mekanisme adaptif rtpanalisis stabilitas rasioeksplorasi variasi visualkajian struktur interaksipanduan sinkronisasi bonusperspektif analitis putaranritme aktivitas analitisstrategi disiplin rasionalstrategi interpretasi datastrategi observasi statistikanalisis sistematis untuk pengambilan keputusanpencatatan pola harian strategi modernpendekatan sistematis pengambilan keputusan rasionaladaptasi strategi harian dan perilakuanalisis peluang efisien untuk parlayevaluasi objektif strategi bermain adaptifpemanfaatan rtp indikator seleksi permainan datastrategi parlay modal terbatas analitisevaluasi peluang strategis globalpembaruan analisis identifikasi momentum bermainanalisis formasi dinamispenelitian kuantitatif bonusperspektif analitis efek visualstrategi interval statistikstrategi keputusan berbasis datastrategi perencanaan efektifstrategi timing adaptif rtpstrategi waktu presisianalisis stabilitas returnkajian formasi empirisanalisis formasi adaptifeksplorasi momentum analitiskajian ilmiah bonusobservasi statistik adaptifpendekatan analitis objektifpenelitian interval waktuperspektif baru formasi dinamisstrategi berbasis data empirisstrategi struktur data harianstudi pengamatan berbasis simulasipresisi keputusan optimalkan performa bermainpendekatan parlay modern untuk evaluasi peluangmodel mix parlay adaptif untuk modalrtp sebagai seleksi permainan objektifstrategi adaptif kelola pergantian sesievaluasi platform dalam strategi modern analisis pola harian keputusan strategisparlay dengan pendekatan berbasis dataevaluasi peluang strategis globalpembaruan analisis untuk identifikasi momentumpendekatan efisien untuk pengambilan keputusansinkronisasi waktu dengan strategi adaptifpembaruan analisis momentum strategispemanfaatan rtp dasar seleksi permainan datapendekatan parlay rasional untuk evaluasi peluangstrategi modern mix parlay sistematisevaluasi penelitian strategi bermain adaptifmomentum kompetisi global peluang strategisreinterpretasi strategi klasik modernanalisis pola harian untuk performaanalisis rtp objektifanalisis variansi bonuskomunitas digital berkesinambunganpendekatan matematis simulasipenelitian fenomena alamperspektif analitis sinkronisasistrategi dinamika interaksistrategi efisiensi pembacaanstrategi formasi terstrukturstrategi struktur adaptifanalisis simbol visualdinamika interaksi rtpeksplorasi struktur mikroobservasi perilaku penggunaperspektif analitis putaranriset durasi aktivitasritme harian efisien objektifsimulasi statistik terukurstrategi formasi visualstrategi timing adaptifanalisis probabilistik rasionaleksplorasi variabel dinamiskajian empiris asesmenkonfigurasi fleksibel variabelpendekatan empiris terkinipenelitian temporal modernpengamatan mobilitas strategisritme aktivitas digitalstrategi adaptif harianstrategi riset kuantitatifanalisis pergerakan virtualevaluasi respons algoritmikpenelitian ritme digitalriset temporal keputusanstabilitas siklus berkalastrategi dinamika adaptif modernstrategi interaksi fleksibelstrategi kajian longitudinalstrategi observasi adaptifstruktur dinamis multivariatanalisis simbol adaptifdurasi aktivitas konsisteneksplorasi struktur mikrokajian formasi visualperspektif analitis sinkronisasiritme harian efisiensi aktivitassimulasi statistik terukurstrategi formasi dinamis rtpstrategi respons dinamisstrategi timing adaptifanalisis data rtpobservasi momentum aktivitaspanduan analitis risikopanduan pengelolaan risiko berkelanjutanpanduan visualisasi probabilistikstrategi formasi pengembalianstrategi keputusan terstrukturstrategi pengambilan keputusanstrategi respons dinamisstrategi simulasi terukuranalisis komputasional perencanaan presisidinamika variabel andalevaluasi aktivitas adaptifpeluang strategi pengembanganpemetaan analitik perubahan perilakustrategi optimasi infrastruktur strategi pergeseran siklusstrategi ritme berkalastrategi statistik digital terukurwawasan efektivitas metode

Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers

Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
SHARE

Oleh: Mohammad Nasir (*)

(*) Wartawan Harian Kompas (1989- 2018), Penguji Kompetensi Wartawan, dan Wakil Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat.

ADA harapan baru Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber. Salah satu harapannya yang diperjuangkan selama Oktober- Desember 2025 adalah menjadikan Podcast sebagai media institusi pers.

Apa keuntungan Podcast menjadi pers? Podcast selama ini bekerja pada ruang yang gelap, tidak ada regulasi yang mengaturnya. Tidak ada perlindungan hukum. Selalu dihantui pasal Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE).

Mari kita lihat Pasal 1 ayat (2) UU ITE: Transaksi Elektronik
adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

Apa yang dilarang dalam UU ITE itu? Larangannya adalah secara sengaja melakukan hasutan kebencian.

Selanjutnya Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45A ayat (2) UU ITE, berbunyi:  “Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan
dan/atau mentransmisikan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang sifatnya menghasut, mengajak, atau mempengaruhi
orang lain sehingga menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap individu dan/atau kelompok masyarakat berdasarkan ras, kebangsaan, etnis, warna kulit, agama, kepercayaan, jenis kelamin, disabilitas mental, atau disabilitas fisik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara selama 6 tahun atau denda paling banyak satu miliar rupiah.”

Karena Podcast merupakan media non-pers berbasis elektronik, maka kesalahan yang dibuat dikenakan hukuman yang berasal dari pasal UU ITE yang menakutkan. Telah terjadi kriminalisasi orang-orang yang bersuara kritis lewat podcastnya.

“Podcast Rudi S. Kamri dikriminalisasi karena mengangkat kasus Korupsi 16,5 triliun. Kasus korupsinya dibiarkan, pengritiknya dijerat pidana ITE. Fenomena Pembungkaman dan kriminalisasi pada orang-orang kritis yang menyuarakan kritikannya lewat media baru harus dilindungi secara hukum,” kata Prof Henri Subiakto, guru besar Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga, Surabaya yang menjadi narasumber dalam rangkaian dialog nasional SMSI di Jakarta, Desember 2025.

Konten podcast memang rawan dipidanakan dengan pasal-pasal UU ITE. Kanal Podcast dapat disita sebagai barang bukti.

Hingga kini, Podcast belum diatur secara jelas. Belum ada mekanisme koreksi dan hak jawab yang harus dilakukan di dalam Podcast.

Sementara itu Podcast juga rawan disalah-gunakan antara lain untuk propaganda, ujaran kebencian, dan penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus beberapa kali dalam dialog mengatakan, Podcast muncul dan berkembang sebagai salah satu media baru yang paling dinamis.

Baca Juga  Sandiaga Kunjungan ke Bali, Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan di Destinasi Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Podcast menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas waktu, biaya produksi yang relatif rendah, serta format komunikasi yang personal, dialogis, serta mendalam.

“Podcast sekarang menjadi medium yang diminati masyarakat, narasumber, dan pakar dari berbagai bidang. SMSI sebagai organisasi perusahaan pers siber,
memandang penting untuk merespons perkembangan ini secara strategis, terukur, dan
bertanggung jawab demi menjaga kualitas demokrasi, kebebasan pers, serta kepastian hukum bagi pelaku media baru,” kata Firdaus dalam suratnya tertanggal 20 Desember 2025 yang disampaikan kepada Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat.

Surat yang ditandatangani Firdaus dan dan Makali Kumar (Sekretaris Jenderal SMSI) ditembuskan kepada Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin, mantan Wakil Presiden RI, selaku Ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat, dan Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH., MH. CREL, Ketua Dewan Pembina SMSI Pusat.

Firdaus sangat berharap Podcast menjadi media pers platform baru yang diakui oleh Dewan Pers. Ia meyakini pengakuan dan pengaturan Podcast sebagai media pers merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas demokrasi, kebebasan pers, dan tanggung jawab jurnalistik di era digital.

Podcast kalau ditetapkan menjadi media pers, diharapkan ada regulasi khusus untuk Podcast, termasuk kode etiknya, dan peraturan lainnya. Seperti halnya media pers siber, cetak, televisi, dan radio.

Semua media pers dalam menjalankan operasional mengikuti aturan main yang berlaku, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers, dan semua peraturan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.

Karena itu Dewan Pers diharapkan menetapkan Podcast sebagai media pers dan selanjutnya membuatkan regulasinya, serta aturan mainnya.

Dengan demikian, siapa pun yang bekerja di Podcast bisa memedomaninya, mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang ada. Mereka bisa bekerja dengan aman, dan tenang.

Tidak seperti sekarang, tidak ada aturan main, dibiarkan berjalan semaunya. Tetapi undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) terus menghantui para awak Podcast.

Tetapi kalau sudah resmi dikategorikan sebagai media pers, maka apabila ada perselisihan pemberitaan, akan dimediasi oleh Dewan Pers dalam upaya penyelesaikan. Tidak langsung kasus perselisihannya dilaporkan kepada polisi.

Kami menyebut ada media pers dan media non-pers. Media pers dalam operasionalnya mengacu pada Undang-undang No 40 Tahun 1999 Tentang Pers, Kode Etik Junalistik, dan peraturan Dewan Pers lainnya.

Sedang media non-pers tidak terikat undang-undang pers dan peraturan Dewan Pers. Tidak mengenal verifikasi kebenaran informasi, dan metode jurnalistik sehingga rawan terkena pasal UU ITE.

Baca Juga  Luhut Binsar Pandjaitan Bersedia Menjadi Ketua Umum Partai Golkar Jika Mendapat Dukungan

Karena itu lah Henri Subiakto yang mendampingi Firdaus dalam rangkaian diskusi tentang media baru mengusulkan Podcast menjadi institusi pers.

“Pentingnya menjadi institusi pers, UU ITE tidak memblokir institusi Pers. Bagi pers berlaku UU Nomor 40 tahun 1999, berazas Lex Spesialis, yaitu UU Pers, jika ada berita yang salah atau bermasalah, diselesaikan dengan mekanisme Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai pasal 6 UU Pers,” tutur Henri.

Setiap perusahaan media menyebut lembaganya sebagai institusi pers, syarat utamanya harus berbentuk Badan Hukum Indonesia (pasal 9 UU Pers).

Badan hukum tersebut harus resmi terdaftar di Direktorat Jenderal AHU, Kementerian Hukum dan HAM, sebagai badan hukum di
bidang pers atau jurnalistik.

Badan hukum yang dimaksud perusahaan secara khusus menyelenggarakan kegiatan menyiarkan, atau menyalurkan informasi. Tidak boleh sekedar PT atau badan hukum bidang lain. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Dewan Pers No.01/SEDP/1/2014 Tentang Pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers.

“Di sini jelas, begitu menyebut pers, media institusi pers, harus mengikuti cara kerja pers, terikat undang-undang tentang pers dan peraturan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers,” kata anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, yang juga Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network, ketika menjadi narasumber diskusi nasional yang membahas kebebasan bermedia.

Secara khusus, Henri Subiakto berpendapat Podcast adalah salah satu bentuk jurnalisme baru di era digital. Alasannya Podcast memungkinkan untuk fungsi jurnalisme, penyampaian informasi tentang fakta, data, dan analisis, berdasar wawancara, dan narasi mendalam secara langsung bersama narasumber yang kredible, dengan format fleksibel dan personal.

Henri memberi contoh, podcast, seperti The Daily dari The New York Times, This American Life (oleh Ira Glass), Reveal (oleh The Center for Investigative Reporting), The Rest is Politics (oleh Alastair Campbell and Rory Steward). Semuanya menawarkan pelaporan mendalam, investigasi, dan storytelling yang berkualitas, sehingga menjadi ciri khas jurnalisme baru yang disukai khalayak di era digital.

Meyakini Podcast sebagai media baru, SMSI sepanjang Oktober- Desember 2025 melakukan serangkaian dialog yang melibatkan banyak pihak. Mulai kalangan wartawan, pengusaha pers, praktisi media Podcast, akademisi hingga Dewan Pers dan pejabat negara.

Mereka yang hadir langsung sebagai narasumber antara lain:

  • Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Kabinet Kerja tahun 2014- 2016, dan Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat)
  • Totok Suryanto, (Wakil Ketua Dewan Pers),
  • Prof. Dr. Drs. H. Henri Subiakto, SH, MSi (Guru Besar Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Airlangga),
  • Hersubeno Arief (Praktisi Media Podcast),
  • Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum SMSI),
  • Anang Supriatna (Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI),
  • Dahlan Dahi (Anggota Dewan Pers),
  • Rudi S. Kamri (Praktisi Media Podcast),
  • Dr. Agus Sudibyo (Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik TVRI),
  • Alexander Suban (komisioner Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Jurnalisme Berkualitas),
  • Prof. Komaruddin Hidayat (Ketua Dewan Pers),
  • Aiman Witjaksono (Wartawan),
  • Yunes Herawati (Perencanaan Ahli Madya Direktorat IKPD Bappenas),
  • Wahyu Dhyatmika (Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia/AMSI),
  • Dr. Ariawan (Koordinator Wartawan Parlemen).
Baca Juga  Polda Jateng Berhasil Mengungkap 112 Kasus Perjudian dengan 256 Tersangka

Dalam serangkaian dialog nasional dipandu tiga moderator secara bergantian. Ketiga moderator itu adalah Prof. Dr. Taufiqurochman (penasehat SMSI), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum SMSI), dan Mohammad Nasir (Wartawan Senior, Kolumnis, dan Wakil Ketua Dewan Pakar SMSI).

SMSI, menurut Firdaus siap menjadi wadah pembinaan, advokasi, dan verifikasi media Podcast yang menerapkan prinsip kerja jurnalistik. SMSI siap mendorong Podcast tunduk pada etika pers, prinsip keberimbangan, dan tanggung jawab publik.

“Podcast adalah keniscayaan perkembangan teknologi media dan telah menjadi bagian penting dalam ekosistem komunikasi publik di Indonesia. Podcast tidak boleh dibiarkan berada di wilayah abu-abu hukum, karena berpotensi merugikan demokrasi, kebebasan
berekspresi, serta hak publik atas informasi,” kata Firdaus.

Menurut We Are Social Februari 2025, seperti dikutip Henri Subiakto, Indonesia menempati posisi terdepan secara global dalam
konsumsi podcast.

Sebanyak 80,6% dari populasi Indonesia adalah pengguna internet.

Dari jumlah tersebut, 42,6% di antara mereka yang berusia 16 tahun ke atas secara rutin mendengarkan Podcast setiap minggu, melebihi rata-rata global 22, 1%.

Ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan konsumen Podcast terbanyak di dunia. Oktober 2024, proporsi ini mencapai 40,6%, ada tren peningkatan yang konsisten.

Konsumen Podcast Indonesia 70% didominasi Gen Z (usia 12- 27 tahun) dan Milenial (28-43 tahun). Mereka mendengarkan secara multitasking sambil melakukan kegiatan lain, seperti bekerja dan ketika dalam perjalanan.

Sebanyak 53% mengikuti Podcast 2-3 kali seminggu, dengan durasi rata-rata 1 jam 4 menit per hari (peringkat ke-9 tertinggi
global), naik dari 54 menit pada 2023. (*)