Bupati Pacitan Hibahkan 50 Buku Koleksi Pribadi untuk Perpustakaan Daerah, Perkuat Gerakan Literasi

Bupati Pacitan Hibahkan 50 Buku Koleksi Pribadi untuk Perpustakaan Daerah, Perkuat Gerakan Literasi
Bupati Pacitan Hibahkan 50 Buku Koleksi Pribadi untuk Perpustakaan Daerah, Perkuat Gerakan Literasi , Jum'at (10/7/26)
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam memperkuat budaya literasi kembali ditunjukkan melalui hibah puluhan buku koleksi pribadi milik Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan.

Sebanyak 50 eksemplar buku bacaan yang masih dalam kondisi baru diserahkan sebagai hibah untuk menambah koleksi layanan perpustakaan daerah. Penyerahan dilakukan oleh ajudan Bupati, Tian, mewakili Bupati Pacitan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, di Gedung Layanan Perpustakaan, Jumat (10/7/2026).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian Bupati terhadap pengembangan literasi di daerah.

Baca Juga  Kadispotdirga Lanud Iswahjudi Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke-126 Kodim 0801/Pacitan di Desa Petungsinarang

Menurutnya, hibah buku tersebut tidak hanya memperkaya koleksi perpustakaan, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas hibah buku koleksi pribadi dari Bapak Bupati. Bantuan ini akan menambah koleksi perpustakaan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan bacaan yang berkualitas,” ujarnya.

Amat Taufan berharap kehadiran buku-buku tersebut mampu memperluas wawasan masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Pacitan.

“Kami berharap koleksi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan pengetahuan, dan mendukung terwujudnya Pacitan yang semakin sejahtera dan bahagia melalui penguatan budaya literasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan literasi dengan menghibahkan buku-buku layak baca yang sudah tidak digunakan.

Baca Juga  Tri Hartanto Hadiri Workshop Wayang di Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

Menurut Amat Taufan, buku-buku yang tersimpan di rumah akan memiliki nilai manfaat lebih besar apabila menjadi koleksi perpustakaan dan dapat dibaca oleh masyarakat luas.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki koleksi buku layak baca dan sudah tidak dimanfaatkan untuk menghibahkannya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Dengan demikian, buku-buku tersebut dapat terus memberi manfaat serta menjadi media transformasi ilmu pengetahuan lintas generasi,” jelasnya.

Program hibah buku ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem literasi di Kabupaten Pacitan. Dengan semakin bertambahnya koleksi bacaan yang berkualitas, perpustakaan diharapkan mampu menjadi pusat belajar, berbagi pengetahuan, sekaligus ruang pengembangan sumber daya manusia menuju masyarakat Pacitan yang cerdas, maju, sejahtera, dan berbahagia.

Baca Juga  Buka UST Tingkat Kompi Yonif 511/DY, Ini Pesan dan Harapan Danrem 081/DSJ