Siswa SDLB Pacitan Ikuti Outing Class di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan

Siswa SDLB Pacitan Ikuti Outing Class di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan
Siswa SDLB Pacitan Ikuti Outing Class di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM, Pacitan, 22 Juli 2026 – Sebanyak 42 siswa dan siswi SDLB Pacitan mengikuti kegiatan outing class dengan mengunjungi Gedung Layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui program Nonton Bareng (NOBAR) di ruang bioskop R. Panji.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa didampingi oleh bapak dan ibu guru pembimbing untuk menyaksikan film dokumenter Sejarah Pacitan, sebuah produk literasi lokal yang merupakan hasil transformasi digital dari buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri. Film dokumenter ini dikemas dalam bentuk konten literasi digital sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik di era digital.

Baca Juga  Sebaran Covid-19 Pacitan, Tambah 2 Kasus Sedangkan Sembuh 3 Pasien per 14 Juli 2020

Melalui pemanfaatan teknologi informasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan terus berupaya menghadirkan inovasi layanan yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga memperkenalkan sejarah dan budaya lokal kepada generasi muda. Transformasi buku ke dalam bentuk audiovisual menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan dan literasi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat bahwa “Perpustakaan hadir demi harkat dan martabat bangsa”, melalui upaya pelestarian arsip serta aset sejarah lokal Pacitan, sekaligus memperkuat jati diri generasi muda sebagai penerus bangsa yang mengenal dan mencintai warisan budayanya.

Para guru pendamping menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelayanan serta inovasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Menurut mereka, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi peserta didik, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus, karena mampu menghadirkan pembelajaran sejarah secara lebih interaktif, inklusif, dan menyenangkan.

Baca Juga  Korlantas Polri Siapkan Strategi Pengamanan Arus Mudik dan Balik Nataru 2024

Melalui program perpustakaan berbasis inklusi sosial, Pemerintah Kabupaten Pacitan diharapkan terus mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin cerdas, sejahtera, dan bahagia, dengan menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat bagi seluruh lapisan masyarakat.