kilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratprabangkara newsyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiKiyo4dkiyo4dstrategi timing aktivitas digitalsimulasi permainan modernpola interaksi digital terukurpendekatan probabilistik simbolpanduan momentum bermainobservasi frekuensi scatterinvestigasi rtp presisievaluasi big data bonusanalisis pergeseran momentumanalisis kuantitatif simulasivisualisasi variabel adaptifstrategi pola volatilitassintesis big data bonussimulasi probabilistik putaran modernpengamatan statistik potensipanduan dinamika digital rtppanduan stabilitas aktivitasinvestigasi perubahan aktivitas hariandata mining sistem digitalevaluasi temporal permainantelaah algoritmik dan variabel interaktifanalisis komputasional dan pendekatan numerikanalisis timing bonusdinamika pemain dan perilaku adaptifekosistem digital dan teknologi modernmahjong ways dan ritme simbolobservasi media virtual dan pola aktivitaspertumbuhan platform digitalperubahan rtp live dan ritme dinamisstudi rtp dan frekuensi putaranPola Gacor Pola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorarsitektur data modernderivasi kuantitatif variabel dinamisevaluasi struktur operasionalobservasi hubungan bonuspanduan perilaku interaktifpendekatan komputasional pola aktivitasproyeksi perubahan aktivitassimulasi matematis potensisimulasi probabilistik simboltransformasi ekosistem digitalarsitektur komputasi real timeobservasi frekuensi aktivitaspanduan menafsirkan rtp adaptifpola adaptif sesi berkelanjutansimulasi probabilistik simbolstrategi bonus siklus putaranstrategi evaluasi numerikstrategi interaksi digital sistematisstruktur aktivitas terukurvisualisasi data penggunartp untuk strategi berbasis datapengelolaan modal dengan keputusan sistematisevaluasi waktu bermain performa harianpendekatan probabilistik kombinasi odds rasionalanalisis peluang berbasis strategipemilihan permainan adaptif untuk stabilitasevaluasi over under dinamika pertandinganstrategi terukur untuk keputusan efektifmanajemen modal demi performa berkelanjutanrotasi permainan adaptif dukung momentumrotasi adaptif untuk identifikasi momentumseleksi rasional untuk performa konsistenevaluasi waktu bermain strategi harianstrategi modal terbatas yang sistematisanalisis over under perspektif modernpendekatan bermain terukur analisis dataoptimalisasi odds dengan pendekatan probabilistikmanajemen modal untuk stabilitas risikomomentum kompetisi global strategisrtp dasar keputusan bermain objektifpenelitian terbaru mengungkap alasan pola digital mudah menarik perhatian manusiastudi psikologi menjelaskan mengapa otak tertarik pada pola yang berubah ubahkajian ilmiah menemukan hubungan antara fokus pikiran dan respons digital modernanalisis akademik mengungkap cara manusia mengambil keputusan dalam lingkungan virtualpenelitian kognitif menyoroti fenomena baru di balik kebiasaan digital masyarakatstudi perilaku modern mengungkap mengapa rasa penasaran terus meningkat di era digitalkajian psikologi membahas mekanisme otak dalam menghadapi pola yang tidak terdugapenelitian ilmiah menemukan faktor yang membentuk kebiasaan pengguna di dunia digitalanalisis neurokognitif menjelaskan perubahan cara berpikir pada aktivitas digital modernstudi akademik mengungkap fenomena psikologis yang mempengaruhi respons manusia terhadap pola digitalanalisis odds untuk peluang harianevaluasi waktu bermain strategi modernseleksi rasional untuk performa stabilanalisis over under objektifrotasi permainan adaptif performa harianpendekatan sistematis strategi berbasis analisisevaluasi peluang strategis globaldasar keputusan lebih rasionaloptimalisasi modal terbatas terukurmanajemen modal adaptif untuk efisiensianalisis numerik dan frekuensi aktivitasdata bonus dan siklus putaraneksperimen data dan pergerakan berkalaevaluasi rtp live dan variasi aktivitaskomputasional dan ritme adaptifpragmatic play dan model statistik probabilistik dan rtp hariansimulasi numerik dan evaluasi variabelsistem interaktif dan perilaku digitalstrategi adaptif dan timing operasionalteknik transformasi aktivitasstrategi momentum kuantitatifstrategi formasi bertahappenelitian potensi raihanobservasi adaptif variabelmetode saintifik formasi simbolkajian numerik evolusi simboldinamika digital efektifanalisis pemetaan terukuranalisis ketelitian aktivitas digitalanalisis matematis dan fenomena acakkajian analitik dan timing adaptifkomputasional dan siklus putaranmahjong ways dan simulasi statistikmodel probabilistik dan pola dinamisobservasi komputasional dan frekuensi aktivitaspemodelan numerik dan evaluasi variabelpendekatan ilmiah dan timing aktivitasprobabilitas rtp dan bonus objektifstrategi statistik dan siklus putarananalisis dinamika platformkerangka algoritmik adaptifmodel probabilistik ritme simbolobservasi pola aktivitas konsistenpanduan sistem digital ekosistempendekatan analitik struktur bonussimulasi numerik potensi 88jutastrategi stabilitas sistemstrategi timing adaptiftransformasi perilaku penggunaanalisis odds untuk profit harianseleksi permainan rasional untuk konsistensistrategi adaptif identifikasi momentum bermainevaluasi over under pertandingan modernefektivitas metode bermain untuk strategianalisis ritme waktu bermain harianpemanfaatan rtp dasar evaluasi strategimomentum kompetisi global strategismanajemen momentum dukung konsistensi performaoptimalisasi modal dengan pengelolaan risikoputaran sore rtp scattersimulasi probabilitas harianpendekatan temporal simbol interaktifobservasi distribusi numerikinterpretasi stabilitas sistemfenomena scatter akhir pekanevaluasi strategi menangbig data bonus permainananalisis time series ritmeanalisis pemodelan numerikteknik observasi dinamika simbolstrategi rng variansistrategi membaca dinamika numerikpotensi raihan 92 jutapengujian efektivitas fitur freespinpanduan memahami pergeseran formasipanduan evolusi simbol digitalkajian sistematis pengambilan keputusaneksperimen digital rtpanalisis momentum presisiPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorinfrastruktur modern dan analitik efisiensikomputasional dan adaptasi sistemmahjong ways dan simulasi probabilistikperilaku interaktif dan ekosistem digitalrekayasa numerik dan siklus putaransebaran frekuensi rtpsimulasi matematis dan evaluasi numerikstatistik dan timing harianstruktur aktivitas adaptif dan buktitransformasi sistem dan rtp adaptif transformasi aktivitas terukurtelaah kuantitatif digitalstrategi membaca simbolstrategi kemenangan ilmiahpanduan waktu observasipanduan momentum aktivitaskajian numerik dinamika formasievaluasi statistik kuantitatifeksperimen rng akurasi tinggianalisis variabel digitalanalisis rtp adaptifevaluasi bonus dan sikluskajian probabilistik paradoks peluangmodel probabilistik timing operasionalpendekatan empiris keputusanreview transformasi perilaku digitalsimulasi matematis potensistatistik perencanaan berbasis datastrategi analitik berkelanjutananalisis probabilitas simbolanalisis komputasional dan frekuensi aktivitasanalisis rtp dan variabel dinamismahjong wins dan observasi statisticoptimalisasi performa dan timing operasionalpendekatan ilmiah dan pola adaptifpertumbuhan ekosistem digitalprobabilitas rtp dan siklus putaransimulasi matematis dan evaluasi numerikstrategi adaptif dan sistem interaktiftransformasi sistem dan interaksi penggunaPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacordisiplin konsisten strategi adaptif stabilkajian statistik jalur parlay populeranalisis probabilitas ritme bermain konsistenpendekatan analitis dengan pertimbangan rasionalfitur adaptif efisiensi strategi dataanalisis rotasi strategi lebih terukurobservasi dorong strategi efisiensi modalpendekatan rasional untuk strategi terarahstrategi parlay analisis risiko terukuranalisis data untuk peluang stabilteknik komputasional keputusananalisis visual timing simbolevaluasi statistik terukurlaporan media digitalobservasi kuantitatif statistispanduan ekosistem digitalpendekatan kalkulus bonussimulasi numerik rp68 jutastrategi adaptif rtp harianmetode kuantitatif frekuensi bonusanalisis pola timing adaptifevaluasi sinkronisasi objektifmemahami mekanisme operasionalmodel probabilistik aktivitaspendekatan statistik bonusperbandingan sistem kartuperspektif baru aktivitaspola aktivitas rasionalsimulasi matematis potensistudi teknologi modern rtpdisiplin strategi hasil stabilstrategi parlay efisien untuk pemulakajian perilaku pemain dan strategianalisis tren digital strategi optimalstrategi analisis untuk pemulastrategi matang dari pendekatan analitisanalisis pola bermain adaptif strategikajian statistik jalur parlay populerstrategi adaptif bermain lebih efisienanalisis pola harian strategi adaptifanalisis adaptif makin banyak dicobastudi perilaku skema bermain pemainobservasi harian alasan pola diminatipendekatan sistematis jalur parlay mudah dipahamianalisis pertandingan target harian terukur strategi terstruktur pola bermain konsistenkajian rotasi game pola profitanalisis fitur dan perbedaan kecilanalisis pemilihan game lebih optimalpendekatan statistik untuk pemula efisienstrategi momentum presisistrategi momentum berkelanjutansimulasi komputasional frekuensi digitalpotensi raih 27 jutakorelasi waktu bermain bonusidentifikasi pola numerikevaluasi statistik aktivitas terkinieksplorasi time series objektifanalisis simbol mendalamtips putaran siang haritransformasi platform interaktifanalisis teknologi virtualkajian probabilistik aktivitasmetode analitik datametode numerik adaptifmetodologis dinamika data terukurmodel perilaku interaktifpendekatan komputasional adaptifsimulasi matematis efektifstrategi statistik dinamisstrategi momentum digitalstrategi distribusi bonussimulasi probabilitas digitalrekomendasi putaran malampola aktivitas modernpendekatan temporal symbolobservasi numerik permainanfenomena rtp harian objektifevaluasi potensi raihaneksplorasi big data komprehensifsimulasi matematis dan tinjauan variabelanalitik dan interaksi komunitasekonometrik dan ekosistem digitalempiris dan perilaku interaktifevaluasi kuantitatif dan rtp adaptifkomputasional dan siklus aktivitasmahjong ways dan simulasi statistikobservasional dan timing aktivitasprobabilistik dan siklus putaranalgoritmik adaptif dan parameter sistemPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacorbonus dan siklus putarandesain grafis dan animasi fleksibeleksperimen komputasional dan pola adaptifmahjong ways dan ritme simbolobservasi global dan pergerakan responsifpemetaan algoritmik dan frekuensi tinggipola pergerakan berulang dan keputusanrumus statistik dan frekuensi aktivitassimulasi numerik dan evaluasi variabelanalisis visual dan timing interaktifteknik efisien ragam simbolstrategi transformasi datastabilitas formasi modernriset observasi mendalampendekatan matematis variabel digitalpemodelan adaptif probabilistikpanduan metode numerik simbolevaluasi sistemik berikutnyaanalisis performa hariananalisis ilmiah momentumbonus dan siklus putaranekonomi digital dan perilaku penggunaekosistem digital dan teknologieksperimen data dan rtp 97 persenformulasi analitik dan mekanisme komputasionalgates of olympus dan timing simbolkomputasional dan kinerja sistemparadigma strategis dan interaksisimulasi numerik dan evaluasi variabelsimulasi presisi dan frekuensi aktivitas

Lima Domain Warisan Budaya Takbenda Berdasarkan Konvensi Unesco 2003

Lima Domain Warisan Budaya Takbenda Berdasarkan Konvensi Unesco 2003
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Warisan Budaya Takbenda atau intangible cultural heritage bersifat tak dapat dipegang (intangible/abstrak), seperti konsep dan teknologi; dan sifatnya dapat berlalu dan hilang dalam waktu seiring perkembangan zaman seperti misalnya bahasa, musik, tari, upacara, serta berbagai perilaku terstruktur lain (Edi Sedyawati, 2002).: dalam pengantar Seminar Warisan Budaya Takbenda, 2002)

Warisan Budaya Takbenda berdasarkan Konvensi 2003 UNESCO Pasal 2 ayat 2:”The “intangible cultural heritage” means the practices, representations, expressions, knowledge, skills – as well as the instruments, objects, artifacts and cultural spaces associated therewith – that communities, groups and, in some cases, individuals recognize as part of their cultural heritage. This intangible cultural heritage, transmitted from generation to generation, is constantly recreated by communities and groups in response to their environment, their interaction with nature and their history, and provides them with a sense of identity and continuity, thus promoting respect for cultural diversity and human creativity. For the purposes of this Convention, consideration will be given solely to such intangible cultural heritage as is compatible with existing international human rights instruments, as well as with the requirements of mutual respect among communities, groups and individuals, and of sustainable development.”

Warisan Budaya Takbenda adalah berbagai praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, keterampilan – serta instrumen, obyek, artefak dan ruang-ruang budaya terkait dengannya- bahwa masyarakat, kelompok dan, dalam beberapa kasus, perorangan merupakan bagian dari warisan budaya tersebut.

Warisan Budaya Takbenda ini diwariskan dari generasi ke generasi, yang secara terus menerus diciptakan kembali oleh masyarakat dan kelompok dalam menanggapi lingkungan sekitarnya, interaksi mereka dengan alam dan sejarah mereka, dan memberikan rasa identitas yang berkelanjutan, untuk menghargai perbedaan budaya dan kreativitas manusia.

Untuk tujuan Konvensi ini, pertimbangan akan diberikan hanya kepada Warisan Budaya Takbenda yang kompatibel dengan instrumen hak asasi manusia internasional yang ada, serta dengan persyaratan saling menghormati antar berbagai komunitas, kelompok dan individu, dalam upaya pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Penjelasan Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Indonesia Menominasikan Empat Elemen Budaya Bisa Terdaftar WBTb Unesco 2022

Mengacu pada konvesi UNESCO tahun 2003 tentang safeguarding of intangible cultural heritage, Warisan Budaya Takbenda dibagi atas lima domain: a) Tradisi Lisan dan Ekspresi; b) seni pertunjukan; c) adat istiadat masyarakat, ritual, dan perayaan-perayaan; d) pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta; dan/atau e) keterampilan dan kemahiran kerajinan tradisional.

Pertama, Tradisi Lisan dan Ekspresi

Budaya Takbenda yang termasuk ke dalam Tradisi Lisan dan Ekspresi adalah :

  1. Bahasa: dialek, tindak tutur, dan tingkatan berbahasa;
  2. Puisi: isi syair, rima syair, tata bahasa yang diucapkan, kapan dibacakan, aturan membacanya, lokasi, siapa yang membacakan, tujuan dibacakan, berbentuk gurindam, syair, tembang, sajak, pantun, pojian (puji-pujian religius), syi’ir (nyanyian religius), kidung, dll;
  3. Cerita Rakyat: isi cerita, tata bahasa, dan moral serta makna cerita yang terkandung di dalamnya, berbentuk dongeng, mite, legenda, epos, dll;
  4. Mantra (pengaruh dari budaya lokal): bahasa yang diucapkan, kapan dibacakan, aturan membacanya, lokasi, siapa yang membacakan, pantangan dan anjuran, tujuan;
  5. Doa (pengaruh dari agama): bahasa yang diucapkan, kapan dibacakan, aturan membacanya, lokasi, siapa yang membacakan, pantangan dan anjuran, tujuan
  6. Nyanyian Rakyat: bermain, kapan, siapa (jenis kelamin usia, stata), lokasi, syair lagu, musik pengiring dan akapela, urutan penyajian.
  7. Peribahasa:
  8. Teka-teki rakyat:
  9. Pertunjukan dramatik: seni teater yang bersifat spontan seperti Dul Muluk, Lenong, dll
  10. dll

Kedua, Seni Pertunjukan.

Seni pertunjukan terdiri atas :

  1. Seni Tari: pola gerakan (konsentris, menyebar); penari (jenis kelamin), lokasi (istana, bangunan sakral, lapangan, dll.); musik pengiring (gamelan/gambelan, gendrang, akapela, dll.); kostum (warna pakaian, motif baju, asesoris, dll.); pencahayaan (blencong, obor, oncor, dll.); komposisi (perorangan, berpasangan, berkelompok, dll.); tujuan (sakral, profan); jenis dan bentuk tari,
  2. Seni Suara: penyanyi, syair, lirik lagu, instrument, lokasi, waktu, pakaian, genre (jenis).
  3. Seni Musik: alat musik, jenis musik, teknik musik, tujuan, pemain, aturan memainkan alat musik, dll
  4. Seni Teater: pemain, lakon, kostum, panggung, waktu, lokasi, alat musik, pencahayaan, dll
  5. Seni Gerak: seni akrobat, seni bela diri, dll
Baca Juga  Objek Pemajuan Kebudayaan Pacitan, Jawa Timur

Ketiga, Adat Istiadat Masyarakat, Ritual, dan Perayaan-perayaan.

Adat Istiadat masyarakat, ritual, dan perayaan-perayaan, terdiri atas:

  1. Upacara Tradisional: daur hidup individu (kelahiran, inisiasi, perkawinan, kematian) dan daur hidup kolektif (bersih desa, nyadran, kesuburan, dll.); tujuan (sakral, tolak bala, dll.); lokasi (gunung, pantai/pesisir, sungai, mata air, dll.); peserta (perorangan, keluarga, masyarakat); waktu (kalender agama, waktu panen, waktu melaut, dll.); aturan (pantangan dan anjuran), urutan upacara (tahapan pelaksanaan kegiatan upacara); kelengkapan (sesaji, asesoris, peralatan, dll.);
  2. Hukum adat: Isi (siapa yang diatur, apa yang diatur, bentuk aturannya, dan sanksi adat)
  3. Sistem Organisasi Sosial: kepemimpinan (adat, desa, agama, pemerintahan); struktur (hierarki, dll.); aturan-aturan adat (pantangan dan anjuran); wilayah organisasi sosial (subak, banjar, wanua, banua, dll.)
  4. Sistem Kekerabatan Tradisional: Jenis kekerabatan, hirarki, hubungan antar hirarki, aturan kekerabatan,
  5. Sistem Ekonomi Tradisional: pasar berdasarkan pasaran (pon, kliwon, legi, wage); pasar berdasarkan hari (minggu, senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu); barter (tukar-menukar hasil tangkapan dan hasil panen, sewa rumah dengan hasil bumi), tawar-menawar, cara pembayaran (tunai, angsuran, lelang, ijon, tebas, dll.);
  6. Perayaan Tradisional : tujuan (sakral, tolak bala, dll.); lokasi (gunung, pantai/pesisir, sungai, mata air, dll.); peserta (perorangan, keluarga, masyarakat); waktu (kalender agama, waktu panen, waktu melaut, dll.); aturan (pantangan dan anjuran), urutan perayaan (tahapan pelaksanaan kegiatan Perayaan); kelengkapan (sesaji, asesoris, peralatan, dll.)

Keempat, Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku Mengenai Alam dan Semesta.

Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta, terdiri atas:

  1. Pengetahuan mengenai alam (mikrokosmos, makrokosmos, adaptasi, pengolahan alam);
  2. Kosmologi (Perbintangan; Pertanggalan; Navigasi;
  3. Kearifan Lokal: mitigasi bencana (pengurangan resiko bencana berbasis budaya), konservasi ekologi, harmoni kehidupan/toleransi
  4. Pengobatan Tradisional: pilihan penyembuhan, teknik pengobatan, bahan pengobatan, penyembuh (sanro, dukun, sekerei, suwanggi, belian, paranormal, “orang pintar”, tabib, sinshe, dll.); etiologi penyakit (faktor-faktor penyebab terjadinya penyakit)

Kelima, Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional

Keterampilan dan kemahiran kerajinan tradisional, terdiri atas

  1. Teknologi Tradisional (proses pembuatan, rancang bangun, cara kerja alat, tujuan, pentingnya teknologi bagi masyarakat sekitar);
  2. Arsitektur Tradisional (proses panduan rancang bangun, antropometrik – ukuran bangunan berdasarkan tubuh manusia – depa, jengkal, nyengking, langka, dll.); antropomorfik (bentuk bangunan berdasarkan tubuh manusia); bangunan berdasarkan motif ragam hias; pembuat (pandrita lopi, pande, ); arah hadap bangunan; bangunan ditentukan oleh status;
  3. Pakaian Tradisional: (filosofi bentuk, ragam hias, warna); status pemakai; waktu dan tata cara pemakaian; fungsi (sakral, profan); jenis kelamin pemakai; aksesoris;
  4. Kerajinan Tradisional: bahan (tanah liat, besi, kayu, batu, rotan, dll); perkakas; pengrajin; hasil karya (gerabah, ukir kayu, kriya, sulam, kain, dll.); teknik pengerjaan (rajut, tempa, anyam, ukir, tenun, dll.)
  5. Kuliner Tradisional: bahan makanan (hewani, tumbuhan), proses (barapen – bakar batu – , pindang, pengasapan, fermentasi, memasak dengan pasir, disangrai, dibakar, dikukus, ditim, pembakaran dengan media lumpur, dll.); juru masak, waktu penyajian (pagi, siang, sore, upacara peralihan, upacara keagamaan, upacara kenegaraan, dll.), lokasi penyajian (bangunan keagamaan, istana, daerah sakral, bangunan pemerintahan, gunung, laut, dll.), tata cara penyajian (makanan pembuka, makanan inti, makanan penutup), tujuan (sakral, profan), media penyajian (takir, tempurung, ongke, gerabah, dedaunan, dll.); makna dari makanan (mengembalikan semangat, kesuksesan, kesucian, dll.), peralatan masak (kukusan, wajan, tungku, anglo, sutil, dll.)
  6. Transportasi Tradisional: media transportasi (binatang, manusia, alat), pengetahuan tentang membuat mode transportasi (dokar, pedati, kole-kole, pinisi, sope-sopepadewakang,)
  7. Senjata Tradisional : bahan (logam, kayu, bambu, dll), filosofi pembuatan senjata  (legitimasi asal-usul); fungsi dan peran (keamanan, dakwah, kewibawaan, kesaktian, substitusi identitas maskulin, simbol – pernyataan perang, menyerah, penghinaan, dll.); pembuat (empu, undagi, pande, dll.), tata cara penggunaan (pantangan/larangan penggunaan senjata dan anjuran), waktu (hari besar, perayaan keagamaan, waktu ada bencana – jamasan -, dll.), proses pembuatan (ditempa, pemberian pamor dan warangan, pemberian warangka, pembuatan hulu/pegangan senjata, dll.)
Baca Juga  Total Hadiah 3,8 Juta: Lomba Menulis Esai "Pesta Literasi Pemuda Pacitan dalam Merawat Kebhinekaan"

Sumber:

  • Edi Sedyawati. (2002). Pengantar Seminar Warisan Budaya Takbenda.
  • Konvensi 2003 UNESCO
  • Kemendikbud.go.id