Bupati Pacitan Buka Acara Seminar International “ICLE’ STKIP PGRI Pacitan
PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan pentingnya berproses memunculkan inovasi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, sebuah ide gagasan akan memunculkan inovasi jika didasari oleh rasa cinta terhadap dunia tempat berkarya.
Mas Aji menyampaikan hal tersebut saat memberikan materi sekaligus membuka acara International Conference On Learning And Education (ICLE) STKIP Pacitan melalui media daring Zoom Meeting, Jumat (22/07/2022).
“Saya meyakini munculnya sebuah inovasi karena didasari oleh rasa cinta kita, karena dari rasa cinta ini akan muncul kepedulian dan dari kepedulian tersebut apa yang menurut rekan-rekan perlu benahi dan lakukan dengan sendirinya akan memunculkan inovasi,” kata Bupati.
Selain rasa cinta menurut Bupati harus ada “kemerdekaaan” berfikir serta mengapresiasikan pemikiran. Dari kemerdekaan inilah sekat atau ruang kosong yang selama ini mungkin menjadi belenggu akan terbongkar sehingga muncul inovasi lebih. Dan ruang merdeka itu harus diberikan menyeluruh sampai tingkatan yang paling kecil sekalipun.
“Kesuksesan inovasi akan lebih maksimal ketika ada kolaborasi,” katanya kembali.
International Conference On Learning And Education (ICLE) STKIP PGRI Pacitan merupakan satu rangkaian dari Dies Natalis STKIP PGRI Pacitan ke-30. STKIP Pacitan sendiri sangat serius meningkatkan kualitas lulusan menyiapkan diri dari tantangan jaman yang kian kompleks.
Ketua STKIP PGRI Pacitan Mukodi menyatakan, melalui ICLE ini diharapkan akan ada pertukaran pengetahuan bagi para guru dan dosen, mahasiswa, alumni serta insan pendidik lainya. ICLE menghadirkan dua narasumber internasional yakni dari National Dong Hwa University Taiwan, University Islam Sultan Syarif Ali Brunei Darussalam serta Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
