Festival Geopark Gunung Sewu ke-6 Kembali Digelar di Wonogiri
WONOGIRI (PRABANGKARANEWS) – Festival Geopark Gunung Sewu ke-6 akan kembali hadir di Bumi Wonogiri dengan tema “Mangsa Labuh,” yang menandai awal musim penghujan. Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 13 Oktober 2024 di Museum Kars Indonesia. Festival ini merupakan ajang tahunan yang merayakan kekayaan geologi, alam, dan budaya lokal yang unik di kawasan Geopark Gunung Sewu.
Faris Wibisono kepada jurnalis menjelaskan Minggu (6/10/24) menjelaskan Festival Geopark kali ini menyajikan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik bagi pengunjung dari segala usia. Pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan kesenian lokal, yang menampilkan kekayaan budaya Wonogiri dan sekitarnya. Selain hiburan, pengunjung juga diajak untuk berdiskusi dan belajar melalui forum-forum ilmiah dan workshop yang mengangkat tema lingkungan, budaya, dan potensi geologi.
Festival ini juga menampilkan panggung kesenian yang menghadirkan berbagai pertunjukan lokal dari komunitas di wilayah Geopark Gunung Sewu. Dengan suasana meriah, para seniman lokal akan mempersembahkan tarian, musik tradisional, hingga pertunjukan budaya lainnya. Acara ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarana melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda dan para wisatawan, jelas Faris Wibisana.
Faris menke;askan bahwa kegiatan tersebut selain hiburan, pengunjung juga bisa mengikuti berbagai forum diskusi dan workshop. Forum ini akan menghadirkan para ahli geologi, lingkungan, serta komunitas pemerhati Geopark Gunung Sewu yang akan berbagi pengetahuan dan wawasan terkait pelestarian lingkungan, ekologi, serta perkembangan Geopark sebagai bagian dari warisan alam dunia.
Untuk menyemarakkan acara, Festival Geopark juga menggelar lomba video untuk para pelajar. Kompetisi ini bertujuan untuk mengajak generasi muda terlibat dalam mengangkat tema Geopark Gunung Sewu melalui karya kreatif mereka. Video-video yang dihasilkan diharapkan dapat memperkenalkan dan mempromosikan keindahan alam, kekayaan budaya, serta pentingnya menjaga kelestarian Geopark.
“Festival ini diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Wonogiri, dengan dukungan penuh dari berbagai komunitas lokal di kawasan Geopark Gunung Sewu. Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas ini diharapkan bisa memperkuat potensi wisata dan memperkenalkan Geopark Gunung Sewu sebagai salah satu destinasi wisata alam dan budaya unggulan di Indonesia,” tutupnya.
