Tragis! Pengantin Pria di Palembang Dibacok dan Diancam Ditembak Saat Hendak Menikah

Tragis! Pengantin Pria di Palembang Dibacok dan Diancam Ditembak Saat Hendak Menikah
SHARE

PRABANGKARANEWS, Palembang, Sumatera Selatan – Momen bahagia berubah menjadi tragedi bagi Ahmad Anda (31), seorang pengantin pria asal Palembang. Ia nyaris meregang nyawa setelah diserang oleh orang tak dikenal dengan senjata tajam dan senjata api sesaat sebelum acara akad nikahnya, Minggu (11/5/2025).

Insiden mengejutkan itu terjadi di Jalan Panca Usaha, Palembang, lokasi tempat digelarnya akad dan resepsi pernikahan antara Ahmad Anda dan calon istrinya, Parida. Menurut keterangan yang dihimpun, Ahmad baru saja tiba bersama keluarganya dengan mobil. Saat turun dari kendaraan, tiba-tiba empat pria tak dikenalsalah satunya disebut bernama Ian langsung menghadangnya, dilansir dari Antarnews Senin (12/5/25).

Tanpa basa-basi, para pelaku menyerang Ahmad menggunakan senjata tajam. Suasana di lokasi seketika berubah menjadi kepanikan. Teriakan dan kepanikan para tamu undangan pun tak terhindarkan. Banyak yang berhamburan menyelamatkan diri dari tempat kejadian.

Baca Juga  Timnas Indonesia Mantapkan Persiapan Jelang Duel Melawan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Akibat serangan brutal tersebut, Ahmad mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki. Ia pun segera dilarikan ke RSUD Bari Palembang dan kini masih dirawat intensif di ruang perawatan dengan sekujur tubuh diperban.

Tragisnya, acara resepsi yang sedianya menjadi hari paling membahagiakan dalam hidup Ahmad dan Parida terpaksa dibatalkan.

Dalam keterangan singkatnya di rumah sakit, Ahmad menyebut bahwa penyerangan itu kemungkinan dilatarbelakangi dendam lama. Ia mengaku pernah berselisih dengan seseorang bernama Jono pada tahun 2019, yang diduga berkaitan dengan para pelaku penyerangan.

Pihak kepolisian Polrestabes Palembang saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengejar pelaku penyerangan dan mengungkap motif sebenarnya di balik kejadian mengerikan tersebut. ( Dolly Rosana/Antaranews).

Baca Juga  Melangkah Bersama: Edukasi, Regulasi, dan Kesadaran Sosial dalam Menanggulangi Kekerasan Seksual