Ekonomi Digital Jadi Penentu Pertumbuhan 8% Indonesia: Investasi Digital 59,7% Lebih Efisien daripada Sektor Konvensional

Ekonomi Digital Jadi Penentu Pertumbuhan 8% Indonesia: Investasi Digital 59,7% Lebih Efisien daripada Sektor Konvensional
SHARE

PRABANGKARANEWS – Riset terbaru mengungkap bahwa sektor ekonomi digital Indonesia menjadi faktor penentu (game-changer) dalam mencapai target ambisius pertumbuhan ekonomi 8%. Investasi di sektor digital terbukti hampir dua kali lebih efisien—yakni 59,7% lebih tinggi dibandingkan sektor tradisional.

Studi tersebut menunjukkan bahwa ekonomi digital beroperasi dengan ICOR (Incremental Capital Output Ratio) hanya 4,3, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata 10,6 di 17 sektor lainnya. Artinya, setiap rupiah yang ditanamkan di sektor digital menghasilkan output ekonomi dan pertumbuhan yang jauh lebih besar.

Raksasa digital Indonesia, GoTo, menjadi contoh nyata keunggulan efisiensi ini. Dengan ICOR yang lebih rendah dibandingkan rata-rata ekonomi digital, GoTo membutuhkan investasi lebih sedikit untuk memberikan kontribusi tambahan terhadap PDB melalui ekosistem terintegrasinya yang mencakup layanan transportasi daring, pengantaran makanan, hingga jasa keuangan, dikutip dari Seasianews Selasa (26/8/25).

Baca Juga  Badai Matahari Kuat Diperkirakan Menghantam Bumi Akhir Pekan Ini, Berpotensi Mengganggu Jaringan Listrik di AS

Di tengah kondisi makroekonomi global yang tidak pasti dan penuh gejolak, riset dari Prasasti Policy Center menegaskan bahwa investasi strategis di infrastruktur digital, inovasi fintech, dan pengembangan e-commerce berpotensi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sekaligus membangun ketahanan yang lebih kuat menghadapi guncangan eksternal.