Lembaga Pendidikan TK-SD Se-Kecamatan Tulakan Pacitan, Gelar Gebyar Merah Putih
PRABANGKARANEWS, PACITAN – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, keluarga besar Lembaga Pendidikan TK-SD se-Kecamatan Tulakan menginisiasi gelaran Gebyar Merah Putih. Meski persiapan sempat tertunda, berkat komitmen, sinergi, dan dedikasi, panitia resmi terbentuk di bawah payung hukum SK Kepanitiaan PPHBN Kecamatan Tulakan dengan Camat Tulakan, Joko Harjanto, S.P., M.M., sebagai pengarah.
Rangkaian acara diisi dengan beragam kegiatan dari bidang olahraga, keagamaan, hingga kesenian. Bidang olahraga menghadirkan turnamen sepak bola siswa SD antar desa dan lomba PBB antar lembaga. Bidang keagamaan meliputi lomba adzan, lomba menulis kaligrafi, serta lomba rontek sholawat. Sementara itu, bidang kesenian menjadi sorotan dengan lomba pidato bahasa Jawa (sesorah) antar lembaga SD, lomba pidato guru antar desa, lomba geguritan, hingga lomba menyanyi tunggal antar siswa. Puncaknya ditutup dengan Karnaval Nusantara tingkat TK-SD, yang menampilkan keanekaragaman budaya dari Sabang hingga Merauke.
Acara yang berlangsung sejak 25 hingga 30 Agustus 2025 ini mendapat apresiasi tinggi dari Korwil Pengawas SD Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan wilayah Tulakan, Suwarno, S.Pd., M.Pd., serta Ketua K3S Tulakan, Barjo, S.Pd., selaku penanggung jawab. Mereka menilai dedikasi pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah Tulakan patut diapresiasi, meski tetap perlu evaluasi untuk penyempurnaan ke depan. Bidang kesenian yang dipimpin Bambang Pidera bersama koordinator Jarwadi, S.Pd.SD., menekankan pentingnya mencintai budaya Jawa sebagai fondasi pembentukan karakter anak didik, karena adab harus selalu di atas ilmu.
Camat Tulakan, Joko Harjanto, menegaskan bahwa kemajuan teknologi maupun derasnya arus globalisasi tidak dapat menggantikan peran guru. Oleh karena itu, menghadirkan juri dari luar kecamatan dipilih sebagai upaya menjaga objektivitas, transparansi, dan marwah lomba. Acara ini diharapkan menjadi oase bagi minimnya panggung bakat anak-anak Tulakan, sekaligus wadah pembentukan mental, keberanian, serta rasa percaya diri.
Kerja sama erat antar sekolah TK-SD, para kepala sekolah, dan guru-guru berhasil menjadikan acara ini sukses meski sempat diguyur hujan. Dari pelosok Pacitan, khususnya Tulakan, semangat Merah Putih terus berkibar untuk Indonesia yang semakin maju. (Bambang-Pidera)
