Kesiapan Gelar Budaya & Karya Anak Bangsa: Reuni Akbar FIB UNS 2026 “Merajut Pelangi Budaya Nusantara”
PRABANGKARANEWS.COM, KAFIB UNS – Menjelang pelaksanaan Gelar Budaya & Karya Anak Bangsa dalam rangka Reuni Akbar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) serta DIes Natalis UNS ke 50 Universitas Sebelas Maret, panitia memastikan seluruh persiapan acara telah memasuki tahap akhir. Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Pelangi Budaya Nusantara” ini akan digelar di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS dan diproyeksikan menjadi momentum penting bagi para alumni serta sivitas akademika untuk merayakan kebudayaan sekaligus mempererat hubungan lintas generasi.
Sehari menjelang pelaksanaan (H-1) Rabu (25/3/26), panitia telah menyelesaikan sebagian besar proses persiapan teknis. Sejak pagi hari, tim panitia melakukan tahap finishing berbagai kebutuhan acara, mulai dari penataan panggung, instalasi pameran, hingga kesiapan perlengkapan pendukung. Sementara itu, seksi acara juga menjadwalkan gladi bersih guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar saat pelaksanaan nanti.
Acara ini merupakan reuni besar bagi para alumni yang pernah menempuh pendidikan di fakultas yang kini bernama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, yang sebelumnya dikenal sebagai Fakultas Sastra (FS) dan Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR). Selain menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang dialog budaya yang mempertemukan akademisi, seniman, alumni, serta pemerhati kebudayaan.
Ketua KAFIB UNS, Kandar, Rabu (25/3/26), menjelaskan bahwa reuni akbar ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, memperkuat komunikasi antaralumni yang memiliki latar belakang akademik yang sama, namun kini berkarya dalam berbagai bidang profesi yang berbeda. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjadi proses saling berbagi pengalaman dan inspirasi yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan diri masing-masing alumni.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepekaan sosial di kalangan sivitas akademika UNS maupun para alumninya. Menurutnya, kontribusi alumni sangat penting dalam menjaga nama baik serta mendorong kemajuan UNS, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih lanjut, Kandar menegaskan bahwa penyelenggaraan gelar budaya ini juga sejalan dengan visi Universitas Sebelas Maret, yaitu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang berlandaskan pada budaya bangsa. Melalui pameran dan berbagai karya budaya yang ditampilkan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran kampus dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah pameran keris yang menghadirkan koleksi dari Museum Keris Nusantara. Dalam pameran tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai keris yang memiliki nilai filosofis serta sejarah panjang dalam tradisi Nusantara. Para ahli keris juga akan hadir untuk berbagi pengetahuan mengenai seni perkerisan, sekaligus membuka ruang konsultasi mengenai weton dalam tradisi Jawa yang masih dipraktikkan oleh sebagian masyarakat.
Selain pameran keris, berbagai pertunjukan seni dan kegiatan budaya lainnya juga akan memeriahkan acara ini, menjadikan ruang auditorium UNS sebagai panggung besar bagi keberagaman budaya Nusantara.
Dengan persiapan yang telah mencapai tahap final, panitia optimistis Gelar Budaya dan Reuni Akbar FIB UNS Kamis (26/3/26) dapat berjalan lancar serta menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring alumni sekaligus merayakan kekayaan budaya Indonesia. Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai 11.05 dan diharapkan dapat menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat di antara para alumni dan sivitas akademika.
Acara akan dihadiri Prof. (Hon). Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, sekaligus akan Orasi Kebudayaan” yang dijadwalkan 10.11 – selama 30 menit.
Selain itu juga tokoh nasional, lokal serta tamu undangan akan menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran tokoh lokal dan nasional tersebut diharapkan memberikan perspektif kebudayaan yang lebih luas sekaligus menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dan alumni dalam menjaga keberlanjutan budaya Indonesia di tengah dinamika global.
